Jakarta –
Tower listrik roboh yang menimpa warung mie ayam di Jagakarsa, Jakarta Selatan telah selesai dievakuasi. Evakuasi tower setinggi 15 meter tersebut dilakukan secara manual dengan menggunakan gerinda.
Proses evakuasi berlangsung selama 3 jam. Proses evakuasi cukup lama, mengingat tower yang roboh melintang di atas jalan dan cukup menyulitkan petugas.
Ditambah lagi, dengan banyaknya kabel-kabel yang berada disana, tak ayal membuat petugas dan warga secara hati-hati melakukan evakuasi. Proses evakuasi selesai pada pukul 18.50 WIB setelah tower tersebut dipotong menjadi dua bagian.
Selama proses evakuasi tersebut petugas menutup jalan. Hal ini berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di lokasi.
Tower Roboh Akibat Angin Kencang
Tower listrik roboh dan menimpa sebuah warung ‘Mie Ayam Bakso Agung Purwodadi’ di Jalan Poltangan Raya, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Tower listrik itu roboh akibat diterpa angin kencang sekitar pukul 14.30 WIB.
Pantauan di lokasi, Sabtu (5/3/2022) pukul 15.58 WIB,tower listrik tersebut belum dievakuasi. Tower roboh melintang di atas jalan dan menimpa atap bangunan warung mi ayam.
Rahmad, salah seorang pemilik warung yang berada tak jauh dari lokasi tower roboh tersebut, mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 14.30 WIB.
“Pas lagi angin kencang dan hujan, memang tadi anginnya juga kencang banget,” kata Rahmad saat ditemui di lokasi, Sabtu (5/3/2022).
Rahmad mendengar bunyi mirip dentuman saat tower listrik itu roboh dan menimpa atap bangunan mi ayam. Rahmad kaget.
“Bunyinya seperti atap rumah itu ambruk gitu aja, dan itu cukup mengagetkan sekali. Apalagi saya kebetulan lagi jaga warung juga di situ, pas saya lihat ternyata tower-nya jatuh,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, tower yang roboh itu membuat sebagian atap asbes bangunan warung mengalami kerusakan.
(mei/mei)
Sumber: DetikNews











