Hukrim Tim Reskrim Polsek Mandau Tangkap Dugaan 4 Pelaku Penculik Pakai Senpi

Tim Reskrim Polsek Mandau Tangkap Dugaan 4 Pelaku Penculik Pakai Senpi

BERBAGI

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Keberhasilan Tim Reskrim Polsek Mandau, Polres Bengkalis dalam mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap 4 orang diduga pelaku tindak pidana penculikan bersenjata api, pada hari Kamis tanggal 08 Juli 2021 sekira pukul 20.30 WIB, bertempat di Jalan Lama Duri 13 Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Kronologis kejadiannya yaitu,  bermula dari pengakuan istri korban inisial BM (pelapor) ketika sampai dirumah, langsung didatangi oleh 5 orang yang tak dikenal dengan menodong pelapor diduga menggunakan senjata api, selanjutnya korban (suami pelapor) langsung dibawa oleh orang yang tak dikenal masuk kedalam mobil milik terlapor.

Atas kejadian tersebut, pelapor merasa ketakutan dan melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib/Polri untuk pengusutan lebih lanjut, Laporan Polisi Nomor : LP/166/VII/2021/SPKT.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Mandau AKP Jalifer Lumban Toruan,  memerintahkan penyidik unit Reskrim Polsek Mandau menindaklanjuti perkara tersebut, dimana berdasarkan hasil penyidikan bahwa benar telah terjadi penculikan terhadap Korban.

Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman Fadhila bersama tim opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.Maka pada hari Sabtu tanggal 10 Juli 2021, tim mengetahui pelaku berada di Suram, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Selanjutnya tim bergerak menuju yang diduga tempat persembunyian pelaku, pada hari Minggu 11 Juli 2021 pkl 09.30 WIB, tim berhasil mengamankan 2 (dua) orang diduga tersangka penculikan inisial BT Pasaribu (36 th) dan MI (32 th).

Dimana pada saat tim mengamankan tersangka MI yang sedang duduk didepan rumah, terlihat tersangka BT Pasaribu dari samping rumah berusaha melarikan diri, sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur dan terarah melumpuhkan pelaku. 

“Setelah dilakukan Interogasi bahwa benar keduanya telah melakukan penculikan, mereka melakukan penculikan tersebut bersama 3 rekan lainnya dengan inisial H,S,M.Keterangan kedua tersangka bahwa ketiga tersangka lainya berada di sebuah pondok di daerah Suram, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar bersama korban yang sedang disekap,” terang Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau J.Lumbantoruan, Selasa (13/07/21).

Lebihlanjut dijelaskannya, tidak buang-buang waktu, tim langsung bergerak menuju tempat penyekapan. Setelah sampai di TKP penyekapan, ternyata kedatangan tim diketahui oleh ketiga tersangka yang sedang menyekap korban.

Melihat tim datang, para tersangka berusaha melarikan diri dan akan membawa korban penculikan lari, namun tim langsung bertindak cepat mengamankan korban penculikan, sedangkan ketiga pelaku tersebut berhasil melarikan diri. Tim berhasil menyelamatkan korban dalam keadaan sehat dan selamat.

“Pengakuan dari kedua tersangka, bahwa mereka disuruh oleh tersangka berinisial SS (29 th), dengan tujuan melakukan penculikan agar membayar hutang korban kepada suami tersangka SS sebesar Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah),” kata J.Lumbantoruan.  

Selanjutnya, sambung Kapolsek, tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SS dirumahnya Jalan Jawa Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.  Tim juga berhasil mengamankan tersangka berinisial JJS (24 th) yang hendak akan melarikan diri, namun tim berhasil mengejar dan mengamankannya.

“Peran dari tersangka JJS yaitu, sebagai pemantau atau mencari keberadaan korban, setelah korban terpantau kemudian tersangka JJS memberikan informasi kepada BT Pasaribu (36 th) dan MI (32 th) untuk dilakukan penculikan,” ungkap J.Lumbantoruan.

Ditambahkan Kapolsek, adapun motif dari penculikan ini berdasarkan keterangan korban penculikan, bahwa korban ada meminjam uang kepada suami tersangka berinisial SS (29 th) (seorang residivis perkara narkotika). Uang tersebut digunakan korban untuk membuat kandang ayam sejak satu tahun yang lalu.

Karena korban inisial BM belum bisa melunasi utang tersebut, suami tersangka berinisial SS (29 th) menyampaikan ke tersangka berinisial SS untuk meminta utang tersebut.  “Selanjutnya tersangka SS menghubungi BT Pasaribu (36 th) untuk melakukan penculikan terhadap korban,” kata J.Lumbantoruan.

“Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Mandau, guna penyidikan lebih lanjut,” jelas J.Lumbantoruan.

Barang bukti, 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia BM 1412 PRN warna Silver, 1 (satu) buah handphone merk Nokia warna Hitam, 1 (satu) buah handphone merk Vivo warna Hitam, 1 (satu) buah handphone merk vivo warna Blue Light, 1 (satu) buah handphone merk Oppo warna Hitam, 2 (dua) buah senjata api Replika jenis air soft gun warna Hitam,1 (satu) buah tabung gas air soft gun, 1 (satu) kotak peluru air soft gun.(hms).