ROKAN HULU, Tribun Riau- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengeluarkan kebijakan pembatasan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), hal tersebut dikarenakan semakin menipisnya stok riboon (tinta print khusus) pencetak KTP-el.
Diakui Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri, bahwa pembatasan pencetakan KTP-el sudah dikalukan sejak awal Agustus lalu. Mulai saat itu, pencetakan fisik KTP-el, hanya diberikan ke masyarakat yang belum pernah memiliki KTP-el.
“Akibat terbatasnya ketrsediaan Ribbon, cetak fisik KTP-el hanya kita layani ke warga yang tidak pernah punya KTP-el. Bagi warga yang mengganti KTP-el, diberikan surat keterangan atau Suket,” kata Syaiful Bahri Kepada Wartawan, Selasa (28/8/2018) sore kemarin.
Sebut Syaiful, stock Ribbon di Disdukcpil Rohul tahun 2018 sebenarnya cukup banyak yakni 50 unit per tahunnya, atau mampu mencetak sekitar 25 ribu keping Ktp-el.
Tetapi, kekeosongan blanko yang terjadi akhir tahun 2017 lalu, menyebabkan pencetakan KTP-el tahun 2018 membludak, sehingga cukup menguras stock ketersediaan ribbon Disdukcapil Rohul tahun 2018.
“Kemudian, sejak Januari hingga Agustus 2018 ini saja, Disdukcapil sudah mencetak KTP-el 38.873 keping, itupun sudah dibantu dengan sisa ribbon tahun 2017,” kata Syaiful.
Menurut Syaiful, saat ini stock Ribbon yang tersisa hanya tinggal 3 unit atau maksimal mampu mencetak untuk 1.500 keping KTP-el. setelah stock itu habis otomatis pencetakan KTP-el di Rohul terhenti sementara.
“Diperkirakan, stock ribbon itu tidak mampu bertahan hingga akhir tahun nanti, sehingga kita terpaksa batasi pencetakan,” ujarnya.
Kemudian, agar tetap dapat melayani pencetakan KTP-El hingga akhir tahun, Disdukcapil rohul terpaksa meminjam ribbon dari disdukcapil Riau dan kabupaten kampar serta memakai ribbon Kartu Indonesia Anak (KIA).
“Kita juga sudah mengajukan anggaran penambahan ribbon di APBD-P 2018, dan tahun depan kita akan usulkan stok 100 ribbon di APBD tahun 2019,” ungkapnya.
Lalu, pemberlakuan kebijakan pembatasan pencetakan KTP-el juga berpengaruh pada peningkatan penerbitan surat keterangan (Suket) yang saat ini sudah capai 3.649 suket. padahal stock blanko KTP-el cukup banyak yakni capai 2.200 keping. (mad)












