Sosbud Ratusan Anak TK Santo Tarcisius Ikuti Kegiatan Polsanak di Mapolres Dumai

Ratusan Anak TK Santo Tarcisius Ikuti Kegiatan Polsanak di Mapolres Dumai

BERBAGI
Kapolres Dumai bersalaman dengan anak-anak dari TK Santo Tarcisius

DUMAI – Sebanyak 210 anak-anak dari Taman Kanak-kanak Santo Tarcisius Jalan Pangeran Diponegoro Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bersama Satuan Lalu Lintas Polres Dumai di Halaman Mapolres Dumai, Kamis (23/01/2020) pagi.

Melalui Polsanak ini, anak-anak dikenalkan dengan tugas-tugas Polisi Lalu Lintas serta pengenalan rambu-rambu lalu lintas beserta artinya.

Selain itu juga diberikan pengenalan tata cara penggunaan helm SNI yang baik dan benar, tata cara aman ke sekolah dan cara menyeberang di Zebra Cross, pengenalan ruangan kerja Polres Dumai, serta pengenalan tata cara dan mekanisme pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para guru dan anak-anak Taman Kanak-kanak Santo Tarcisius.

Hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H dan Kasat Lantas Polres Dumai AKP Agustinus Chandra Pietama, S.H, S.I.K yang diwakili oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Dumai AIPTU Nasti dan Kepala Sekolah TK Santo Tarcisius Florentina Suharsi, S.Pd, SD.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H menyatakan bahwa giat Polsanak ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan seputar Lalu Lintas kepada anak usia dini serta mendekatkan Polisi Lalu Lintas dihati anak-anak Taman Kanak-kanak.

“Tujuannya untuk membentuk karakter anak usia dini yang disiplin, mandiri, memiliki etika dan budaya tertib berlalu lintas yang baik sehingga tercipta kamseltibcarlantas dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat menimpa anak usia dini,” kata AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H.

Disamping itu Kapolres Dumai juga mengatakan dengan bermain dan belajar bersama anggota Satlantas Polres Dumai, anak-anak lebih dekat dan bersahabat dengan anggota Polri serta mencintai Profesi Kepolisian.

“Sehingga anak-anak dan guru pembimbing lebih mengenal dan memahami rambu-rambu lalu lintas dan mengerti apa arti dan maksud kegunaan rambu-rambu tersebut, sehingga tercipta kesadaran hukum dalam berlalulintas dan pentingnya keselamatan dalam berkendara untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutup Kapolres Dumai. (rilis)