Semesta Riau Protes Limbah Pabrik Tepung Kelapa, Warga Air Joman Baru Siap Lakukan Aksi...

Protes Limbah Pabrik Tepung Kelapa, Warga Air Joman Baru Siap Lakukan Aksi Unras

BERBAGI
Terlihat aliran air sungai bondar balok yang tercemar limbah pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera di Kecamatan Air Joman, Kab. Asahan.
Terlihat aliran air sungai bondar balok yang tercemar limbah pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera di Kecamatan Air Joman, Kab. Asahan.

ASAHAN, Tribunriau. Warga Air Joman Baru akan lakukan aksi protes dengan unjuk rasa (unras) ke Kantor Bupati Asahan, Kantor DPRD Asahan dan Dinas Lingkungan Hidup, atas pencemaran limbah dari pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera di aliran sungai bondar balok yang ada di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu dikatakan Zulkarnain Marpaung dan Mas Budi Marpaung saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (25/02/2021) mengatakan, bahwa akibat dari dampak pembuangan limbah dari pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera menimbulkan aroma tak sedap dan warna air yang hitam putih berbuih di aliran sungai bondar balok yang ada di pemukiman warga Dusun II dan IV Desa Air Joman Baru mengakibatkan keresahan bagi warga sekitar karena tidak dapat mandi dan mencuci.

Menanggapi protes warga tersebut, Ketua Solidaritas Social Pendukung Aspirasi Masyarakat Asahan (SS-PAMA), Hery Noto mengatakan, diduga izin operasional pabrik tepung kelapa yang sudah beroperasi 10 tahun tidak lengkap.

“Kita menduga izin operasional pabrik tepung kelapa tidak lengkap atau tidak ada, apa lagi sudah 10 tahun beroperasinya”, ujar Hery.

Masih kata Hery Noto, kemungkinan dimana dugaan izin Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL ), Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) Uji Kelayakan Lingkungan (UKL) dan Uji Pengelolaan Lingkungan (UPL) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan bahkan sampai menyoroti pembayaran pajak tahunan perusahaan ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kisaran diragukan.

“Kita menduga terjadi penyimpangan dan atau pelanggaran hukum tentang UU PPLH Nomor 32 Tahun 2009”, ujar Hery.

Warna air sungai yang tercemar limbah pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera
Warna air sungai yang tercemar limbah pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera

Ditempat yang sama, Ketua Indonesia Anti Cooruption Society (IACS) Kabupaten Asahan, Zulham Nainggolan, SH juga mengatakan, ada informasi dari pihak Kecamatan Air Joman bahwa untuk berkomunikasi dengan pihak pengusaha tersebut sangat tertutup.

“Ya, tentunya ada dugaan dampak lingkungan menyalahi aturan. Seharusnya pihak pengusaha membuat kolam tersendiri diareal lokasi pabrik untuk menampung limbah agar tidak tercemar kemana- mana”, ujar Zulham.

Lanjutnya, mengapa limbah pabrik tersebut meluber sampai mencemari air sungai yang selama ini dimamfaatkan warga untuk mandi dan mencuci pakaian. Apakah adanya unsur kesengajaan atau kelalaian yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Dalam hal ini tentunya yang paling bertanggung jawab adalah pihak pengusaha.

“Seharusnya pihak Dinas Llingkungan Hidup secara berkala melakukan monitoring dan uji sample terkait air limbah tersebut. Apakah sudah memiliki ambang batas kewajaran dan bagaimana pula keadaan maupun dampak limbah terhadap lingkungan”, ujar Zulham.

Kemudian Awak Media ini coba mengkonfirmasi pihak Dinas Lingkungan Hidup, namun sampai berita terbit belum berhasil ditemui. (tec)