Hukrim Pj Kades Kembung Baru Bengkalis Terindikasi Markup Ganti Rugi Lahan

Pj Kades Kembung Baru Bengkalis Terindikasi Markup Ganti Rugi Lahan

BERBAGI
Pj Kepala Desa Kembung Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Mujiono

BENGKALIS, Tribunriau- Biaya ganti rugi terhadap pemilik tanah di Pasar Lost Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis terindikasi Markup. Pasalnya, biaya ganti rugi yang diterima oleh pemilik lahan tidak sama dengan biaya yang sudah dianggarkan.

Demikian dikatakan salah seorang pemilik lahan yang tak ingin disebutkan namanya. Dikatakannya, Pj Kepala Desa hanya membayar sebesar Rp25 Juta, namun ia mendengar bahwa biaya ganti rugi tersebut sebesar Rp70 Juta.

“Informasi yang saya dapat, biaya ganti rugi yang dibayarkan kepada pemilik tanah sebesar Rp70 Juta, saya cuma menerima Rp25 Juta dari Pj Kepala Desa,” ujarnya, Rabu (26/4/2017) kemarin.

Lebih lanjut, Ia mengarahkan kepada Pj Kepala Desa, Mujiono yang lebih mengetahui berapa seharusnya yang dibayarkan kepada pemilik lahan.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Kembung Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Mujiono saat dikonfirmasi melalui Whatsup membantah jika biaya ganti rugi lahan tersebut mencapai Rp70 Juta.

“Anggaran ganti rugi tanah hanya Rp50 Juta,” ujar Mujiono.

Lebih lanjut, Mujiono menjelaskan, biaya yang diberikan ke pemilik lahan memang Rp25 Juta, namun ada biaya lain yang juga harus dibayar.

“Ya benar, kalau untuk dibayar kepada pemilik tanah hanya 25 juta, tapi ada tambahan biaya pembuatan jambatan sekitar Rp 15 juta ditambah biaya sertifikat Rp5 juta,” terangnya.

Ketika Tribun Riau menjumlahkan biaya yang disebutkan oleh Mujiono, Rp25 Juta yang diberikan kepada pemilik lahan, ditambah dengan biaya pembuatan jembatan dan sertifikat Rp20 Juta, masih bersisa sekitar Rp5 Juta yang belum diketahui apa kegunaannya. (fri)