Pintu Masuk Labor SMAN 8 Mandau Disegel Pekerja, Dimon Sapta: Mereka Memang Permisi Sama Saya

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Dua unit pintu masuk ruang laboratorium SMAN 8 Mandau, dipasang palang kayu oleh para pekerja bangunan, di Jl.Sejahtera Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (17/05/23).

Menurut informasi yang berkembang, pemasangan palang kayu itu dilakukan oleh sejumlah pekerja/ tukang bangunan yang membangun dua unit ruang laboratorium SMAN 8 Mandau, dengan alasan upah membangun dua unit ruang labor tersebut belum sepenuhnya diterima pekerja.

Ketika dijumpai wartawan diruangan Tata Usaha, Rabu (17/05/23) pukul 13.00 WIB, Dimon Sapta selaku Kepala Satuan Pendidikan/Kepala Sekolah SMAN 8 Mandau mengatakan, bahwa membenarkan hal itu telah dilakukan oleh pihak pekerja/tukang bangunan, namun kapan pemasangan palang dilakukan, ia mengaku tidak melihat atau tidak mengetahuinya.

“Informasinya tadi baru saya tau dari laporan security dan para guru,” katanya. Dimon Sapta mengakui kalau sebelumnya pihak pekerja/tukang bangunan sudah menjumpainya untuk memasang palang tersebut.

“Mereka (tukang bangunan, red) memang sudah permisi sama saya, minta bantu bagaimana caranya agar upah mereka bisa dibayar oleh Kepala Tukang.Kalau pihak Dinas Pendidikan Riau turun kesini, pasti akan memanggil Kepala Tukang dan tukang bangunan untuk menyelesaikannya.Namun, saya peringati juga mereka, karena ini masalahnya bukan berurusan dengan kami pihak sekolah, dan juga dengan pihak Dinas Pendidikan Riau, tetapi, dengan Kepala Tukang.Begitu saya dapat laporan dari security, saya langsung melihatnya dan memoto, kemudian saya kirim ke Dinas Pendidikan Riau,” ujarnya.

Pada intinya begini, lanjut Dimon, proyek ini adalah Swakelola yang menangani langsung Dinas Pendidikan Riau, dan diberikan kepada Kepala Tukang untuk memborong pekerjaan itu sampai selesai.

“Kalau kami pihak sekolah hanya mengawasi saja bukan yang mengelola/menangani.Karena peraturan sekarang dari Kemendikbud ada 4 yang bisa mengelola proyek Swakelola di sekolah, yakni; 1, Dinas Pendidikan, 2.TNI-Polri, 3.Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), 4.Pihak Sekolah,” ujarnya.

Perlu diketahui, pada papan proyek pembangunan ruang laboratorium kimia SMAN 8 Mandau disebutkan, Pelaksana: Tim 1 Swakelola DAK Fisik SMA, Waktu Pelaksanaan: 183 hari kalender, Dimulai Pelaksanaan : 1 Juli 2022, Rencana Selesai : 30 Desember 2022 ( tetapi waktu pengerjaan lewat batas waktu, hingga January 2023 dilanjutkan pengerjaan), Bantuan anggaran DAK: Rp.363.946.000,- untuk 1 ruang, berarti 2 ruang sejumlah Rp.727.892 000,-(jlr).