Pilih Mudik di Awal Ramadan, Warga Mulai Datangi Terminal Kampung Rambutan

Jakarta

Di pekan pertama Ramadan 2022, para pemudik mulai berdatangan di terminal bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Pemudik baik dari luar kota menuju Jakarta ataupun sebaliknya sudah mulai terlihat.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 09.30 WIB, Senin (4/4/2022) tampak beberapa petugas penjual tiket menawarkan tiket kepada para penumpang.

Sementara itu, di kursi tunggu terlihat beberapa pemudik. Beberapa diantara mereka ada yang membawa tas besar hingga koper. Namun, ada juga yang hanya membawa ransel.

Salah seorang pemudik dengan tujuan Solo, Siti (27) mengatakan, dirinya memilih pulang kampung di awal pekan Ramadan karena takut jika mendekati hari raya Idul Fitri akan sulit mudik. Terlebih, tahun ini tahun pertama pemerintah membolehkan masyarakat mudik sejak dua tahun kemarin.

“Saya milihnya sekarang, soalnya kan kalo nanti bakalan susah mudik, bakal penuh. Soalnya kan dua tahun kemarin dilarang mudik tuh, pasti tahun ini bakal penuh banget,” kata dia saat ditemui di lokasi.

Selain itu, dia juga mengaku takut aturan pemerintah terkait mudik berubah.

“Ya khawatirnya sih berubah lagi peraturan itu, soalnya kan suka berubah-ubah tuh, sekarang boleh nanti takutnya dilarang. Jadi susah nanti saya pulangnya,” imbuhnya.

Hal serupa juga dikatakan Andre (28) pemudik yang baru tiba di Jakarta dari Lampung. Selain karena tuntutan pekerjaan, dia memilih mudik di awal Ramadan karena harga tiket yang masih normal.

“Saya baru sampai di Jakarta dari Lampung. Saya pergi sekarang soalnya kan tiket nanti kalau deket-deket lebaran pasti bakal naik,” kata dia.

Terkait regulasi pemerintah yang membolehkan mudik, Andre sangat mendukung. Sebab ia mengaku sudah dua tahun tak bisa pulang.

“Kemarin pas larangan mudik saya nggak pulang kampung, udah dua tahun berarti. Selain dilarang, kalau memaksakan kan khawatir juga sama keluarga saya yang lain,” kata dia.

“Saya berharap pemerintah konsisten ya dengan aturannya. Jangan tiba-tiba sekarang boleh, nanti nggak boleh,” pungkasnya.

(dwia/dwia)

Sumber: DetikNews