PEKANBARU,Tribun Riau- Hingga saat ini, kasus penemuan jasad seorang wanita tanpa identitas di Sungai Umban, Rumbai, Pekanbaru masih menjadi misteri. Polisi masih mendalami kasus tersebut.
Dari hasil otopsi, Tim Medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau menemukan adanya sejumlah luka di sekujur tubuh korban.
Korban diperkirakan berumur 12 hingga 21 tahun yang ditemukan seorang warga tempatan saat akan mencari ikan di Sungai Umban, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kamis (21/6/2018) lalu.
“Hasil pemeriksaan kita, ditemukan sejumlah luka dibagian kepala, leher dan dada akibat benda tumpul,” ungkap Kasubbid Yanmed Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto dilansir halloriau, Sabtu (23/6/2018).
Menurutnya, korban meninggal diperkirakan sudah 72 jam lalu sebelum ditemukan oleh warga saat menjalankan ikan. Kondisi pertama kali ditemukan sudah mengeluarkan aroma menyengat dan dikerumuni lalat.
Selain itu, kata Supriyanto ia tidak mengenakan celana saat ditemukan. Hanya saja baju yang menutupi tubuhnya. Kuat dugaan korban sempat mengalami pemerkosaan atau persetubuhan.
“Semuanya bisa-bisa saja. Kendala kita karena mayat sudah membusuk sehingga sulit menilai luka-luka di daerah kemaluan. Namun saya tidak menolak adanya persetubuhan, tergantung perkembangan penyidikan,” tutur Supriyanto.
Terpisah, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto kepada halloriau.com, menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan data-data keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan dilokasi kejadian.
“Hasil sementara ini, kita telah menghadirkan satu keluarga di rumah sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mengetahui identitas korban. Ternyata bukan anggota keluarganya,” kata Sunarto.
Saat ini, pihaknya masih terus berupaya mencari tau keberadaan identitas korban. Namun dalam kondisi seperti ini sangat menyulitkan tim medis mengidentifikasi korban, untuk pengambilan sidik jari pun sangat sulit.
“Kita juga menghimbau kepada warga Pekanbaru yang merasa kehilangan anggota keluarganya, untuk dapat melaporkan segera ke pihak kepolisian terdekat. Agar dapat membantu proses penyelidikannya,” pangkas Sunarto.
Sumber: HalloRiau












