Lingkungan Pemprov Riau Tetapkan Siaga Darurat Karlahut Hingga Mei

Pemprov Riau Tetapkan Siaga Darurat Karlahut Hingga Mei

BERBAGI

PEKANBARU, Tribunriau -Akhirnya Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan selama tiga bulan ke depan.

Penetapan tersebut diumumkan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim di Kota Pekanbaru, Senin Senin (19/2/2018), dalam rapat koordinasi yang turut dihadiri oleh unsur TNI-Polri, DPRD Riau, BIN Daerah Riau, BMKG dan perwakilan perusahaan.

“Dengan ini status Siaga Darurat diberlakukan sejak tanggal 19 Februari hingga 31 Mei 2018,” kata Wan Thamrin Hasyim.

Rapat koordinasi dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Senin (19/2/2018). Hadir dalam rapat koordinasi ini hadir juga BPBD Riau, perwakilan Korem 031 Wira Bima, perwakilan Polda Riau, Lanud Roesmin Nurjadi, PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Indah Kiat Pulp and Paper.

“Penetapan siaga darurat karhutla sebagai bentuk antisipasi agar kebakaran yang terjadi saat ini tidak semakin meluas,” kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Edwar menjelaskan, dengan penetapan siaga darurat, maka Pemprov Riau hari ini juga melayangkan surat pemberitahuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Hari ini surat dipersiapkan untuk BNPB. Besok saya langsung membawa surat siaga darurat ke BNPB,” kata Edwar.

Menurut Edwar, Satgas Karhutla juga dibentuk untuk menangani karhutla ini. Susunannya, Komandan Satgas Karhutla dipimpin Komandan Korem Wira Bima, Wakil Polda Riau, BPBD Riau, dan Komandan Satgas Udara, dan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin.

“Penetapan siaga darurat ini terhitung 19 Februari dan berakhir pada 31 Mei,” kata Edwar.

Edwar menambahkan pihaknya akan meminta bantua heli ke BNPB. Bantuan heli ini untuk melakukan water bombing, pemantauan udara, dan melakukan modifikasi cuaca (TMC).

“Siaga darurat ini kita tetapkan untuk mencegah agar kebakaran tidak semakin meluas. Dalam catatan kita ratusan hektare lahan di Riau terbakar,” kata Edwar. (hrc)