Pemkab Rohil Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

    BERBAGI
    Bupati Rohil H.Suyatno didampingi istri , ketua DPRD Nasrudin Hasan, kadis kesehatan ,kejari Rohil poto bersama dengan dokter dan perawat di puskesmas Bagansiapiapi.
    Bupati Rohil H.Suyatno didampingi istri , ketua DPRD Nasrudin Hasan, kadis kesehatan ,kejari Rohil poto bersama dengan dokter dan perawat di puskesmas Bagansiapiapi.

    ROHIL, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, meninngkatkan kualitas dan kuatintas pelayanan kesehatan dengan membangun puskesmas dan memperbaiki fasilitas dan pengadaan untuk pelayanan masyarakat.

    Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menegaskan kepada dokter dan perawat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Ia tidak mau lagi ada mendengar pelayanan –pelayanan yang tidak Baik, baik itu di rumah sakit maupun puskesmas.

    Bupati Rohil Resmikan Gedung Baru Puskesmas Bagansiapiapi

    Bupati Rohil Resmikan Gedung Baru puskesmas Bagansiapiapi
    Bupati Rohil Resmikan Gedung Baru puskesmas Bagansiapiapi

    Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp meresmikan gedung baru pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Bagansiapiapi, Selasa (8/1/19) pagi di Kepenghuluan Bagan Jawa, Ia berharap dengan diresmikannya puskesmas Bagansiapiapi untuk dapat meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan.

    Dijelaskan, Munculnya bangunan seperti ini di Bagansiapiapi, karena pemerintah pusat sesuai komitmenya dalam rangka pelayanan dibidang kesehatan bagi Daerah – daerah yang berbatasan dengan negara tetangga.

    Adapun Pembangunan puskesmas Bagansiapiapi dengan biaya Rp.5.403.792.000 yang bersumber dari dana Alokasi khusus (DAK) Anggaran pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018.

    “Makanya perjuangan ini tidak hanya saya, juga Dinas Kesehatan Rohil, Dinas Kesehatan provinsi Riau dan semualah. juga dukungan Kejari Rohil sehingga pembangunan puskesmas ini berjalan baik dan tepat waktu, dengan waktu yang singkat pekerjaan ini sudah selesai, hanya waktu 5 bulan selesai, ” ujar Suyatno.

    Saat ini, tambahnya, Ruangan puskesmas masih banyak lagi sarana dan prasarana yang harus di benahi, seperti meubiler, peralatan yang lainya, dan itu sudah kita angarkan ditahun 2019.

    Suyatno menyampaikan apresiasi untuk pemerintah pusat, provinsi Riau, juga pembantu yang terkait dengan puskesmas Bagansiapiapi.

    “Mudah-mudahan dengan diresmikan puskesmas Bagansiapiapi pelayanan dibidang kesehatan harus meningkat,” harap Suyatno.

    Bupati Suyatno Kunjungi Pasien dan Tinjau Persiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pratomo Bagansiapiapi

    Bupati Suyatno Kunjungi pasien dan Tinjau persiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Pratomo Bagansiapiapi.
    Bupati Suyatno Kunjungi pasien dan Tinjau persiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Pratomo Bagansiapiapi.

    Agar pelayanan masyarakat bisa maksimal Bupati Rokan Hilir H.Suyatno mengunjungi pasien dan meninjau persiapan RSUD DR.Pratomo sekaligus meninjau ruangaan pasien Heodialisa (HD) atau cuci Darah. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pratomo Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berencana akan menambah alat HD sistem Kerjasama Operasional (KSO) dengan pihak swasta.

    “Untuk peningkatan pelayanan pada pasien cuci darah, kita akan tambah alat HD lagi dengan sistem KSO. Saat ini RSUD Pratomo cuma punya 4 alat saja, sementara pasiennya banyak,” kata Direktur RSUD Pratomo Bagansiapiapi, dr Tri Buana Tungga Dewi, Jumat (26/4/2019) di Bagansiapiapi.

    Tambahnya, dengan jumlah alat yang ada saat ini kita cuma bisa melayani 4 orang pasien per shift. Satu Shift menghabiskan waktu 5 jam, jadi sehari bisanya dua shift, berarti sehari rumah sakit cuma bisa melayani 8 pasien saja.

    “Pasien bertambah banyak, pasien Rohil yang selama ini cuci darah ke rumah sakit Dumai atau Pekan Baru sekarang semua berobat ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi. Selain dekat biayanya sesuai standart BPJS bagi pasien umum, agar semua pasien dapat terlayani setiap harinya pihak Rumah Sakit akan menambah alat HD lagi dengan sistem KSO, penambahan alat HD tentunya membutuhkan ruangan baru, untuk sementara ini kita pergunakan ruangan yang ada saja,” ujarnya. (ADV HMS)