DUMAI – Pedagang event Car Free Night (CFN) pada Sabtu (29/8) diliburkan atau dikomersilkan?, pertanyaan itu muncul setelah adanya pemberitahuan libur sementara di grup pedagang CFN.
Pemberitahuan libur sementara bagi pedagang CFN ini disampaikan sehari sebelum hari H, yakni Jumat (28/8).
Namun anehnya, saat pedagang CFN diliburkan sementara, berdiri puluhan tenda putih mengisi Jalan Soebrantas yang sudah ditetapkan sebagai lokasi CFN.
Ironinya lagi, tak seperti sebelumnya, saat event Unity Fest 2026 lalu, pemberhentian sementara event CFN yang memberdayakan UMKM itu disampaikan langsung oleh Walikota Dumai dalam surat edaran Nomor 36/Tahun 2026.
Bahkan, dalam surat edaran itu, Walikota memberikan hari ganti untuk CFN sebanyak 2 hari.
Hingga kini awak media belum mendapatkan surat edaran dari Walikota untuk pemberhentian sementara event CFN.
“Kami ga ada masalah dengan event yang katanya memperingati hari kemerdekaan itu, yang jadi masalah itu CFN yang sekali seminggu kayaknya dikomersilkan, kalau mau tetap jualan pada malam minggu, yah harus sewa lapak,” curhat salah seorang pedagang yang tak ingin namanya dipublikasikan.
Untuk diketahui, event Car Free Night merupakan program yang digagas oleh Walikota Dumai yang salah satu manfaatnya memberikan wadah yang legal bagi pelaku usaha kecil menengah secara gratis.
Pedagang meminta walikota Paisal untuk konsisten dalam program CFN yang mewadahi pedagang kecil.
Menurut informasi dari salah satu media online, acara yang saat ini mengisi jalan Soebrantas itu bertajuk Festival & Pagelaran Dumai Semarak 2026, akan digelar selama lebih dari dua pekan, mulai 30 Agustus hingga 14 September 2026.
Namun, CFN yang notabene jatuh pada tanggal 29 Agustus 2026, sudah diliburkan dan menunggu informasi lebih lanjut untuk jadwal CFN berikutnya. (red)













