Warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibikin geger dengan penemuan koper mencurigakan. Koper tersebut mulanya dikira berisi bom ternyata berisi selembar pakaian.
Laporan pertama kali diterima polisi sekitar pukul 04.30 Wita, subuh tadi. Tim Jibom lantas bergerak ke lokasi di Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala, Makassar, sekitar pukul 07.30 Wita. Koper itu berada di bawah pohon yang lokasinya diperkirakan berjarak 500 meter dari Masjid Al Markaz dan Polsek Bontoala, Makassar.
“Jadi itu ada laporan masyarakat bahwa ada koper mencurigakan diletakkan oleh orang tak dikenal,” kata Kapolsek Bontoala Makassar Kompol Syamsuardi kepada detikcom, Minggu (16/1/2022).
Beredar di media sosial (medsos) video yang memperlihatkan pria berceluritsambil melempari rumah warga dengan batu di Kampung Tipar Tengah, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Sejumlah warga menceritakan kronologi kejadian tersebut.
Salah seorang saksi, Alfi (19), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut Alfi, memang daerah yang ia tinggali tersebut cukup rawan kejahatan.
“Tiba-tiba pengendara itu datang main nodongin senjata tajamnya. Sekitar jam 11 (malam) lewat lah. Lempar batu ke rumah material. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena teman saya langsung cabut ngegas pakai motor saya juga. Sudah rawan beberapa kali, dulu pernah (tikam) di leher di sini juga,” kata Alfi saat ditemui, Minggu (16/1/2022).
Dengan kejadian tersebut, Alfi berharap polisi bisa cepat menindaklanjuti penangkapan terhadap pelaku. Hal ini agar memberi rasa aman kepada warga.
Warga lainnya, Godel (30), menyebut pelaku sebelum menjalankan aksinya sempat memprovokasi warga dengan bahasa kasar. Kemudian, salah seorang pelaku yang memakai kaus merah muda melayangkan celurit dengan panjang kurang lebih 1 meter.
“Ada motor lewat nggak tahu sumbernya kenapa, tiba-tiba dia ngeluarin barang, barang arit kurang lebih 1 meter. Udah ramai (yang melihat) ‘Sini turun-turun’ pakai bahasa kasar. Kurang lebih 10 menit dia langsung pergi kabur gitu aja,” beber Godel.
Ia mendeskripsikan pelaku yang membawa motor mengenakan masker pakaian yang dililit di wajah, sedangkan yang dibonceng memakai kaus merah muda sambil berjalan terhuyung-huyung.
“Kayaknya dia mabuk, mabuk lempar batu gede (ke lantai atas) ya ngggak sampai, turun ke bawah,” sambungnya.
Usai kejadian tersebut warga Kampung Tipar semakin waspada, setidaknya 10 orang jalani ronda hingga Minggu pagi.
“Langsung teriak-teriak, warga keluar semua langsung pada nyamperin siaga. Sampai nggak bisa tidur, sudah lama gerombolan pada datang. Ramai banget siaga takut balik lagi,” tutur Mirrza (25), warga lainnya.
Pria Bercelurit
Dalam video berdurasi 1 menit 1 detik itu, terlihat awalnya ada dua orang yang sedang berboncengan berhenti di depan portal. Salah satunya tampak ingin membuka portal supaya motornya bisa lewat.
Tiba-tiba, datang dua pria yang berboncengan. Pria berpakaian merah muda yang dibonceng terlihat membawa sebuah celurit.
Pria yang membawa celurit langsung turun dari motornya dan mengejar dua pria yang sedang berhenti tadi. Tak lama kemudian, pria pembawa celurit langsung kembali ke motornya.
Tidak berhenti sampai situ, pria yang membawa celurit itu turun lagi dari motornya untuk memukul pagar rumah warga. Terlihat seseorang keluar dari lantai atas rumah.
Pemerintah melaporkan kasus harian positif Corona hari ini sebanyak 855 kasus. Provinsi yang melaporkan kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir adalah DKI Jakarta.
Data mengenai kasus Corona ini dipublikasikan Humas BNPB, Minggu (16/1/2022). Data kasus COVID-19 diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB.
Dengan penambahan 855 kasus hari ini, total kasus Corona di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 4.271.649. Selain itu, pemerintah melaporkan jumlah pasien sembuh dari Corona pada hari ini sebanyak 710 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh dari Corona di Indonesia menjadi 4.118.874.
Ada pula penambahan kasus kematian akibat Corona pada hari ini sebanyak 3 kasus, sehingga total kasus kematian akibat Corona menjadi 144.170.
Sementara itu, berdasarkan sebaran kasus COVID-19, DKI Jakarta melaporkan tambahan terbanyak, yakni 566 kasus. Kemudian diikuti oleh Jawa Barat dengan 87 kasus Corona dan Banten dengan 77 kasus Corona.
Sedangkan 11 provinsi juga melaporkan nihil kasus Corona dalam 24 jam terakhir.
RUPAT, Tribunriau- Belasan pekerja migran ilegal (PMI) terdampar di Pantai Ketapang, Desa Sungai Cingam Kecamatan Rupat, Bengkalis, Jumat 14 Januari 2022.
Demikian rilis yang diterima redaksi Tribunriau dari Polsek Rupat Kabupaten Bengkalis, Minggu 16 Januari 2022.
Sebelum terdampar, dalam keterangan tersebut, pekerja migran ilegal tersebut hendak menyeberang ke Malaysia, mereka berangkat pada jumat 14 Januari 2022 sekitar pukul 19.00 WIB di Pelabuhan Dusun Pangkalan Buah Desa Sungai Cingam.
Dengan menggunakan 2 speedboat dengan 2 unit mesin 60 PK dan 40 PK, mengangkut 18 PMI serta 3 orang ABK berangkat menuju negeri jiran.
Dalam perjalanan sekitar 30 menit, tepatnya sekitar 100 meter setelah tiang Pal Selat Morong, mesin speedboat yang digunakan mengalami kerusakan.
Dengan kondisi mesin yang rusak alias mati, ditambah cuaca angin kencang disertai ombak tinggi, akhirnya speedboat tenggelam.
Dari total 21 orang yang berada di 2 speedboat, 15 (lima belas) orang yang selamat terdampar di pantai Ketapang Desa Sungai Cingam.
Sementara itu, 3 orang ditemukan sudah tidak bernyawam, kemudian 3 orang lagi belum ditemukan dan hingga kini masih dilakukan pencarian.
Untuk korban selamat, 11 orang saat ini sedang diamankan di Polsek Rupat, sedang 3 orang sudah pulang ke rumah masing-masing.
Saat ini korban yang belum ditemukan masih dalam pencarian yang dipimpin oleh Kapolsek Rupat AKP Syaidina Ali, SH.
Turut juga dalam pencarian tersebut Kasat Pol Air IPTU Hendriyanto SH, Kanit Gakkum Sat polairud IPDA Yuli ariyanto,SH beserta 3 anggota.
Dikarenakan saat ini kondisi angin sangat kencang dan ombak laut sangat tinggi, sehingga pencarian korban dilakukan hanya di seputaran Pantai.
Hingga saat ini, belum ditemukan 3 orang korban tenggelam, diantaranya 1 Tekong, 1 ABK dan 1 penumpang. Pencarian oleh pihak berwenang hingga saat ini masih berlangsung. *
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Mineshia Lesawengen menjadi perbincangan usai berhasil lulus kuliah tanpa skripsi. Mineshia lalu mengungkap pengalaman bisa lulus kuliah tanpa skripsi.
“Bagi saya itu penghargaan yang sangat luar biasa,” kata Mineshia saat berbincang dengan detikcom. Minggu (16/1/2022).
Mineshia dan rekannya Deo Rawis, memang tak perlu lagi repot-repot mengerjakan skripsi agar bisa lulus kuliah. Pihak Unsrat membebaskannya dari tugas itu karena karya ilmiah keduanya yang berjudul ‘Political Marketing and Electability: Studi Dampak Game Online Sebagai Media Marketing Politik Terhadap Elektabilitas Kandidat Pilkada Gubernur di Sulawesi Utara’ itu lolos dalam pekan ilmiah mahasiswa nasional (Pimnas) berkaitan dengan program kreativitas mahasiswa (PKM).
Karya ilmiah tersebut dianggap kampus sudah setara dengan tugas skripsi. Mineshia kemudian mengisahkan membuat karya ilmiah hingga bisa lolos Pimnas itu tak semudah yang dibayangkan.
“Karena untuk sampai di Pimnas kami diuji atau di-review berkali-kali oleh para tim reviewer,” katanya.
Mineshia dan Deo tak perlu mengerjakan skripsi karena skripsi keduanya akan diambil dari karya ilmiah yang lolos Pimnas tersebut. Kebijakan ini dinilai menyenangkan oleh Mineshia.
“Adalah suatu kebijakan yang sangat luar biasa dari pihak kampus karena menghargai segala jerih payah dari mahasiswa yang sudah berjuang,” katanya.
Sementara itu, dosen pembimbing kedua mahasiswa tersebut, Dr Ferry D Liando menceritakan pengalamannya membimbing Mineshia dan Deo. Liando menilai kedua mahasiswanya itu memang memiliki pengetahuan yang memadai soal kepemiluan sehingga berhasil mengerjakan skripsi dengan tema terkait yang kualitasnya setara dengan skripsi.
“Dalam proses pembimbingan saya tidak banyak mengalami kendala kerena keduanya memang sudah banyak memiliki pengetahuan tentang kepemiluan akibat tempaan dari kegiatan-kegiatan pusat studi kepemiluan selama ini,” kata Liando.
Dijelaskan Liando, bisa lulus kuliah tanpa skripsi itu memang sengaja diberikan kampus melalui surat keputusan rektor sebagai penghargaan karena mampu menciptakan karya ilmiah yang bisa lulus pekan ilmiah mahasiswa nasional. Dia menilai semangat mahasiswa lainnya bisa terlecut karena kisah Mineshia dan Deo.
“Reward ini semoga akan memotivasi mahasiswa yang lain,” kata Liando.
Liando mengungkapkan dari pengalamannya selama ini sebagai dosen, makin banyak mahasiswa yang terkesan tidak mau berdinamika dan beraktivitas layaknya mahasiswa meski program kreativitas seperti itu sebenarnya mendorong dan menjadikan mahasiswa semakin berkualitas. Dia kemudian memuji Mineshia dan Deo karena sejak awal menunjukkan fokus studi yang baik dan terus mengembangkan kualitas.
“Banyak (mahasiswa) yang hidup dalam zona nyaman. Akibatnya daya saing ketika menjadi sarjana sangat lemah,” katanya.
Bagi Bambang Wiwoho, aktivitas menulis tak boleh surut oleh faktor usia dan berbagai keterbatasan lainnya. Selama dua tahun pandemi Covid-19, mantan wartawan Suara Karya dan Panji Masyarakat itu menulis enam buku. Tiga buku pertama, yakni Orang Jawa Mencari Gusti Allah, Pageblug Corona, dan Membaca Nusantara dari Afrika terbit pada November 2020 dan Maret 2021. Tiga buku lainnya diluncurkan pada 15 Januari 2022, bertepatan dengan peringatan Peristiwa Malari ke-48.
“Trilogi buku saya, Tonggak-Tonggak Orde Baru diluncurkan barengan (peringatan) Malari kemarin dan ulang tahun INDEMO (Indonesian Democracy Monitor) ke-22,” kata Wiwoho kepada detikcom, Minggu (16/1/2022). Hadir dalam acara itu tokoh Malari dr Hariman Siregar serta belasa aktivis dan politisi seperti Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan, Eggi Sudjana, dan Fahri Hamzah.
Buku pertama yang bertajuk Jatuh Bangun Strategi Pembangunan antara lain mengupas bagaimana Presiden Soeharto dan tim ekonomi mengutamakan pertumbuhan ekonomi. Hal itu ditandai dengan masuknya perusahaan-perusahaan multi nasional yang melakukan investasi besar-besaran dengan leluasa di Indonesia pada akhir 1960-an.
Strategi ini dimaksudkan untuk menciptakan kue pertumbuhan lebih dulu untuk kemudian dilakukan pemerataan sesuai teori ‘menetes ke bawah’. Tapi yang terjadi kemudian strategi pertumbuhan ini secara cepat dan kasat mata mempertontonkan ketidakadilan di dalam masyarakat.
“Strategi tersebut melahirkan persekongkolan kekuatan ekonomi dengan kekuasaan politik. Ironisnya sekarang berulang, terjadi kekuatan oligarki yang merupakan persekongkolan pengusaha – penguasa,” kata Wiwoho.
Terkait peristiwa Malari yang menjadi momen peluncuran, karena Hariman dikenal sebagai tokoh gerakan mahasiwa kala itu dan Wiwoho adalah wartawan yang meliputnya. Dalam sebuah foto di buku tersebut tergambar Wiwoho berada di belakang Menhankam/Pangab Jenderal M. Panggabean yang tengah menghalau massa dari Pasar Senen hingga Jalan Kramat Raya pada 16 Januari 1974.
Buku kedua yang diberi judul, Musuh Terbesar: Kesenjangan Bernuansa Sara & Ekstremisme antara lain mengulas cara Presiden Soeharto merekrut para menterinya, penggalangan citra di masa Orba, RUU-RUU yang digarap puluhan tahun, hingga gerakan kebangkitan Islam.
Hariman Siregar (kemeja putih), Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan, Fahri Hamzah, dan Eggy Sudjana dalam acara peluncuran buku Trilogi Tonggak-Tonggak Orde Baru, Sabtu (15/1/2022). Foto: Dok. Andre
Selama masa Orba, tulis Wiwoho, pemerintah dengan sokongan Golkar dan ABRI menguasai 70% suara di DPR. Tapi nyatanya tak serta-merta bisa meloloskan pembahasan setiap RUU. Setidaknya ada dua RUU yang menyita waktu bertahun-tahun bahkan sampai 20 tahun untuk bisa disahkan. Wiwoho menyebut RUU Perkawinan dan RU Pancasia sebagai Asas Tunggal.
“Sebetulnya bisa saja disahkan dalam tempo sebulan – dua bulan. Tapi pendekatan kekuasaan dan hokum semata tidak dilakukan. Ada pendekatan humanism dengan duduk bersama, membongkar dan menyusun kembali draf yang ada,” tulis Wiwoho.
Di buku ketiga, Wiwoho memberi judul Kejatuhan Soeharto dan Ancaman Pembelahan Bangsa. Dia antara lain menyebut lengsernya Soeharto mirip dengan kejatuhan Amangkurat I. Bila Amangkurat dijatuhkan oleh pemberontakan yang diprakarsai puteranya sendiri, Soeharto turun oleh desakan massa dan orang-orang terdekatnya yang mendadak mundur.
Total, Bambang Wiwoho telah menulis lebih dari 50 judul buku, antara lain Memoar Jenderal Yoga dan Operasi Woyla.
Pemprov DKI Jakarta melaporkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan COVID-19 DKI Jakarta. Saat ini, BOR isolasi di RS COVID-19 meningkat jadi 19%, sedangkan BOR ICU 5%.
“Kalau kita lihat data yang ada sekarang ada peningkatan BOR, dari 3.579 terpakai 677 atau 19 persen, ada peningkatan dari hari ke hari,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Masjid Darussalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2022).
Adapun, tempat tidur isolasi COVID-19 saat ini telah terisi 677 dari 3.579 tempat tidur. Sedangkan untuk ICU terisi 32 tempat tidur dari total 591 yang disiapkan.
“ICU sedikit peningkatannya, ya. Dari empat beberapa hari yang lalu, baik ke lima persen, hanya naik 1 persen, ” jelasnya.
Sejauh ini, capaian vaksinasi untuk dosis pertama DKI sebanyak 12.053.033 orang atau 119,5%, dengan proporsi 70% merupakan warga ber-KTP DKI dan 30% warga KTP Non DKI.
Sedangkan untuk dosis 2 mencapai 9.369.114 orang (92,9%) dengan proporsi 71% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29% warga KTP Non DKI.
Riza juga menambahkan sudah ada 143 ribu orang di Jakarta yang mendapatkan suntikan vaksin booster COVID-19. Rinciannya, 74 ribu diantaranya adalah tenaga kesehatan dan 69 ribu warga biasa.
“Ini ada 143.020, sejak hari Rabu hingga kemarin, ya. Nakesnya sudah 74.020, non nakes 69 ribu,” tambahnya.
Koper dikira berisi bom diletakkan orang tak dikenal (OTK) sempat membuat geger warga di kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sulsel yang turun tangan ke lokasi hanya menemukan selembar pakaian di koper tersebut.
“Jadi itu ada laporan masyarakat bahwa ada koper mencurigakan diletakkan oleh orang tak dikenal,” kata Kapolsek Bontoala Makassar Kompol Syamsuardi kepada detikcom, Minggu (16/1/2022).
Laporan pertama kali diterima polisi sekitar pukul 04.30 Wita, subuh tadi. Tim Jibom lantas bergerak ke lokasi di Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala, Makassar, sekitar pukul 07.30 Wita.
“Saya sama anggota langsung ke TKP dan laporan masyarakat betul ada koper mencurigakan maka saya langsung minta anggota pasang police line di lokasi lalu kami segera menghubungi Tim Jibom agar segera bergerak ke lokasi,” kata Syamsuardi.
Koper Dikira Bom Hanya Berisi Pakaian
Menurut Syamsuardi, koper yang sempat dikira berbahaya itu hanya berisi pakaian. Koper tersebut langsung dievakuasi.
“Ternyata koper itu tidak ada isinya, cuma baju saja 1 lembar,” katanya.
“Jadi sekali lagi itu bukan apa-apa di dalam, bukan bom bukan apa,” katanya lagi.
Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo–Jokowi mendeklarasikan Prabowo-Jokowi maju sebagai pasangan di Pilpres 2024. PDIP menilai semuanya masih sangat dinamis.
“Hal-hal seperti itu sangat dinamis,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (15/1/2022).
Hasto enggan banyak berkomentar. Dia mengatakan deklarasi tersebut tidak perlu tanggapan.
“Jadi tidak perlu tanggapan,” ujarnya.
Seperti diketahui, deklarasi itu disampaikan Sekber Prabowo-Jokowi melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/1). Mereka ingin Prabowo-Jokowi melanjutkan pembangunan Indonesia.
“Mendorong Prabowo Subianto calon presiden dan Joko Widodo calon wakil presiden sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024,” demikian bunyi deklarasi Sekber Prabowo-Jokowi lewat keterangan tertulis.
Keterangan tertulis ini disampaikan ke publik atas nama Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi, G Gisel. Deklarasi baru saja digelar secara internal di kantor Sekber Prabowo-Jokowi di Gambir, Jakarta Pusat.
Sebagaimana diketahui, Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah dua orang yang bersaing pada Pilpres 2019. Kemudian, Jokowi berhasil menang pemilu dan menjadi presiden. Akhirnya Prabowo ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Pertahanan.
Sekber Prabowo-Jokowi menilai kepemimpinan Jokowi sudah menunjukkan kemajuan, maka hal positif ini perlu dilanjutkan. Pasangan Prabowo-Jokowi diyakini Sekber bakal mampu mengatasi kesulitan Indonesia di masa krisis global dan pandemi COVID-19.
“Beruntung sampai saat ini Indonesia belum jatuh pada jurang resesi. Sedangkan banyak negara sudah mengalami resesi, termasuk negara tetangga Singapura,” ujar mereka.
Proyek pengadaan satelit di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2015 kini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Menko Polhukam, Mahfud Md mengungkapkan sejumlah alasan mengapa proyek lawas itu baru diusut saat ini meski dugaan pelanggaran hukumnya sudah dibahas sejak 2018 saat sidang kabinet.
“Tahun 2018 saya belum jadi Menko, jadi saya tak ikut dan tak tahu persis masalahnya. Saat saya diangkat jadi Menko, saya jadi tahu karena pada awal pendemi COVID-19 ada laporan bahwa pemerintah harus hadir lagi ke sidang Arbitrase di Singapura karena digugat Navayo untuk membayar kontrak dan barang yang telah diterima oleh Kemhan,” kata Mahfud saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/1/2022).
Mahfud menuturkan setelah menjabat sebagai Menko Polhukam, dirinya beberapa kali mengundang pihak terkait untuk rapat. Merasa ada yang menghambat, Mahfud kemudian meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit hingga akhirnya ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum yang bisa merugikan negara.
“Saya undang rapat pihak terkait sampai bekali-kali, tetapi ada yang aneh. Sepertinya ada yang menghambat untuk dibuka secara jelas masalahnya. Akhirnya saya putuskan untuk minta BPKP melakukan audit dengan tujuan tertentu. Hasilnya ternyata ya seperti itu, ada pelanggaran peraturan perundang-undangan dan negara telah dan bisa terus dirugikan,” tuturnya.
Mahfud kemudian memutuskan untuk tidak melakukan rapat dan memproses persoalan tersebut melalui jalur hukum. Dia mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta persoalan tersebut diselesaikan secara pidana.
“Makanya, saya putuskan untuk segera berhenti rapat melulu dan mengarahkan agar diproses secara hukum. Presiden juga meminta agar segera dibawa ke ranah peradilan pidana,” ucapnya.
Lebih lanjut Mahfud menyampaikan langkah hukum itu juga didukung oleh sejumlah Menteri dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sejalan dengan itu, dia menyebut Jaksa Agung ST Burhanuddin juga menyatakan siap memproses persoalan tersebut.
“Menkominfo setuju, Menkeu bersemangat. Menhan Prabowo dan Panglima TNI Andika juga tegas bahwa ini harus dipidanakan. Bahkan Menhan dan Panglima tegas mengatakan tak boleh ada pengistimewaan kepada korupsi dari institusi apa pun, semua harus tunduk pada hukum. Saya berbicara dengan Jaksa Agung yang ternyata juga menyatakan kesiapannya dengan mantap, itu lah,” imbuhnya.
baca Kemhan teken kontrak dengan sejumlah perusahaan terkait pengadaan satelit yang bikin rugi negara di halaman berikut