Musrenbang Duri Timur Usulan 269 Pembangunan dan Pemberdayaan RKP Tahun 2028, H.Misno: Sejauh Ini Kab/Kota Mengalami Fiskal yang Tidak Baik

Duri (Mandau), Tribunriau – Pemerintah Kelurahan Duri Timur melaksanakan Musrenbang dalam rangka menyusun usulan prioritas RKP Tahun Anggaran 2028, di Aula Kantor Lurah Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (09/10/26) pagi.

Acara yang dimulai pada pukul 10.15 WIB itu, dihadiri oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bengkalis H.Misno S, Camat Mandau diwakili Sekretaris Camat Rio Sentosa, Kasi PMD Rico, Para Kepala UPT/D, Lurah Duri Timur NS Meri Haryani, Ketua RW, Ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan segenap perangkat kelurahan.

Sambutan Lurah Duri Timur menyampaikan, bahwa hasil musyawarah di tingkat RT/RW mengusulkan sebanyak 269.Menurutnya, usulan tersebut dimintakan per RT.”Karena saya tak mau nanti RT-RT saya berkecil hati, usulan-usulannya tak dimasukkan.Jadi mau terealisasinya nanti, silakan daerah yang lebih mengetahuinya,” kata Lurah.

Lanjutnya, dan melalui Bapak Wakil Ketua Dewan nanti, juga diharapkan arahan seperti apa nanti bisa diperjelaskan kepada kelembagaan Kelurahan Duri Timur.
Selanjutnya, pada hari ini, kebetulan ini hari Jumat, pelaksanaan Kelurahan Duri Timur, kita tidak susah-susah, tidak usah berpanjang-panjang.Yang poin-poinnya saja, memang nanti dibuka diskusi.

“Dalam arti kata, kalau untuk ini, Pak Sekcam, untuk usulan dari prioritas-prioritas ini bisa kita lihat bersama-sama, karena Pak RT, Pak RW, para hadirin, peserta musrenbang, itu sudah megang satu-satu foto copynya.Jadi rasa saya tak perlu dipaparkan,” kata Lurah.

Ditambahkanya, mungkin nanti pada saat Pak RT dan Pak RW di situ, usulannya masih ada kurang ukuran atau apa, silakan tulis, sampaikan kepada staf kelurahan saya. Karena mengingat hari ini hari Jumat, mungkin ada yang mengganjal-mengganjal dari kelembagaan saya, Pak RT, Pak RW, mungkin banyak yang mau bertanya. Jadi maaf, Pak Sekcam, kalau menurut saya, bagusnya langsung pertanyaan saja.

“Kemudian, selanjutnya nanti kami juga mohon arahan dari Bapak Sekcam seksligus untuk membuka acara musrenbang ini. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan pada hari ini menjadi amal ibadah untuk kita nantinya,” tutup Lurah.

Mewakili Camat Mandau Riki Rihardi, Sekcam Rio Sentosa menyampaikan, bahw selama 7 tahun menjadi camat, Riki Rihardi tidak pernah mewakilkan kegiatan musrembang ini.Cuma tahun ini diwakilkan kepada Sekcam, karena kondisi kesehatan camat yang pada hari ini mungkin belum memungkinkan untuk menghadiri,”sehingga menyampaikan salam kepada kita semua. Semoga acara musrembang ini terus berjalan dan tetap semangat untuk mengusung Kelurahan Duri Timur lebih berkembang dan sejahtera,” terang Sekcam.

Diungkapkan Rio Sentosa, tadi sudah banyak disampaikan Lurah, bahwasanya usulan Kelurahan Duri Timur ini sebanyak 269 item, lebih 1 dari Kelurahan Air Jamban 268 item.Berarti RT dan RW-nya sangat fokus dan antusias dalam menyerap aspirasi warganya semua.Ia mengucapkan terima kasih kepada RT, RW, LPMK, PKK, dan Posyandu.

Pemerintah Kecamatan Mandau, mohon maaf apabila kemarin ternyata ada kegiatan-kegiatan yang sudah diukur, sudah direncanakan, tapi belum terealisasi sampai dengan detik ini.”Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.Tentunya itu bukan keinginan kita semua, melainkan itu adalah kebijakan pusat yang mungkin sampai dengan detik ini kita masih mengalami efisiensi, dan terkendalanya transfer dana ke daerah dari pusat. Tapi Bapak Ibu, semoga dengan efisiensi ini kita tetap semangat, karena honor RT, RW, LPMK, PKK, Posyandu tidak dipotong oleh Ibu Bupati Bengkalis,” ucap Sekcam.

Rio Sentosa juga berterima kasih karena RT, RW mengusulkan tidak hanya pembangunan, ternyata ada pelatihan, ada kelompok masyarakatnya, ada pemberdayaannya lengkap.Kemudian, tentunya di sini hadir para Kepala UPT yang ada di lingkungan Kantor Kecamatan Mandau.

“Jadi bapak ibu, apabila ada yang ingin bertanya segala sesuatunya tentang apa pun itu, tentang koperasi, atau tentang pembangunan, bahkan tentang kesehatan, semuanya sudah ada.Atau tentang perdagangan, di sini kan ada dekat dengan pasar, ada juga Kepala UPT. Jadi silakan, bapak ibu, apabila ingin bercerita atau bertanya, berkonsultasi, kami persilakan. Dan juga ada bapak Wakil Ketua DPRD kita, mana tahu ada hal yang ingin disampaikan, semoga beliau bisa memberikan arahan dan petunjuk kepada kita semua.Mungkin itu, bapak ibu, yang bisa kami sampaikan. Lebih kurang kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.Dengan ini kami nyatakan musrembang Kelurahan Duri Timur dinyatakan dibuka,” tutup Sekcam.

Sementara Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bengkalis H.Misno mengatakan, sebanyak 269 yang sudah diusulkan dalam kondisi efisiensi anggaran diharap memakluminya.Sejauh ini kabupaten/kota mengalami fiskal yang tidak baik.Dan pusat itu memberlakukan di tahun 2000, sejak 2025 efisiensi, di mana Inpres atau Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 menggulirkan ke seluruh Indonesia dilakukannya efisiensi.

“Nah, dampak dari efisiensi itu adalah pemotongan TKD kita dari pusat. Dana DPH, DAU, dan DAK kita terimbas. Nah, itu tentu berdampak terhadap APBD Kabupaten Bengkalis.Dan itu tidak kita saja, seperti Siak, Rohil, termasuk Pekanbaru,” ujar Misno.

Lanjutnya, intinya kegiatan yang telah disusun tadi ada 269, tentu akan mengalami penolakan. Bukan penolakan, mungkin skala prioritas.Ia berharap musrenbang tersebut bukan sekadar pertemuan tahunan, tapi lebih dari itu, bagaimana melihat skala prioritas apa yang diajukan ke Pemda nanti sehingga bisa terealisasi. Walaupun barangkali yang diajukan 269 itu 50%-nya terakomodir, itu sangat luar biasa.

Tentu akan antrian bergilir.Mungkin tahun depannya 2029, yang masuk di 2028 diulang lagi. Karena bagaimanapun, prioritas untuk mengedepankan yang telah diajukan itu akan mendapat skala prioritas yang lebih baik.Kondisi fiskal secara menyeluruh Indonesia saja, APBN-nya mengalami defisit yang cukup besar.

“Maka sekarang pak Prabowo mencoba untuk mencari, apa, pembiayaan-pembiayaannya, baik itu dari dana zakat, mencoba memberikan pemahaman dari Menteri Agama kepada para ulama-ulama, bahwa zakat ini berpotensi untuk bisa membantu kegiatan-kegiatan nasional.
Nah, tentu kita di Bengkalis bagaimana PAD-PAD ini ada potensi untuk ditingkatkan. PAD kita sekitar 500-an, Pak Sekcam, jadi masih jauh di bawah target,” ungkap Misno.

Lanjutnya lagi, oleh karenanya, barangkali dari khususnya Kecamatan Mandau, peluang-peluang seperti rumah kos, seperti, restoran-restoran yang belum terdaftar, untuk mendapat pajak, itu mungkin harus didata lagi sehingga PAD meningkat.

“Dan selain dari itu, tentu kita berharap dari Lurah kiranya ada kolaborasi terkait dengan untuk kegiatan ini.Mungkin ada perusahaan-perusahaan di sini, dengan PHR, dengan perusahaan yang tinggal di daerah Duri Timur, dilakukan kolaborasi.Kalau perusahaan itu kan ada CSR-nya, yang biasanya itu 10% dari dividen bisa dimanfaatkan untuk baik itu pembangunan, kemajuan nasional, dan sebagainya. Dan tentu kekuatan kolaborasi ini antara RT sebagai mitra, RW juga, LPMK, dan lain sebagainya. Ini satu kesatuan ini, kalau kolaborasinya kuat, insya Allah pembangunan Duri Timur di 269 item ini bisa diselesaikan oleh Lurah kita,” tutup Misno.

Acara selanjutnya dalam sesi tanya jawab, Ketua RW 05 Hendra menanyakan, tentang tata cara pendataan masyarakat masalah Desil, dimana selama ini ada warga miskin mendapat bansos, tetapi sekarang setelah adanya sistim (Desil) pendataan langsung ke masyarakat tidak melalui RT lagi, warga miskin tersebut tidak mendapat lagi.

Lalu, Ketua RW 06 Rahmat menyampaikan, untuk mengatasi banjir dimohon perbaikan saluran drainase di RW 05 dan RW 06.Kemudian masalah bansos juga dipertanyakan, bagaimana cara menentukan pemberian kepada masyarakat miskin, seperti warganya seorang janda miskin tidak mendapat bansos.Desil itu sepertinya didata tidak melalui RT.

Kepala UPT Rumah Singgah Harjulkifl menerangkan, masalah desil dari poin 1 sampai 10, yang mendapat biasanya desil 1,2,3,4.Ini tergantung ekonomi keluarga.Jangka waktunya satu tahun, bila nanti ada perubahan akan diperbaharui.”Misalnya, ada warga bapak ibu yang dalam satu tahun ini termasuk desil 1, 2, 3 dan 4 berarti mendapat bansos.Kemudian satu tahun kedepan, ekonomi keluarga warga tersebut semakin maju, maka desilnya akan berubah dan tidak mendapatkan lagi bansos.Kemudian, bila NIK dalam satu keluarga ada termasuk Judol (Judi Online), atau pinjaman bank, juga akan pengaruhi desil.Kalau kita merasa mampu jangan kita terima, biarlah diserahkan kepada orang lain yang benar-benar membutuhkanya,” pungkasnya.

Sekcam menambahkan, masalah usulan RW 01 dan RW 05 tentang parit yang diusulkan tahun 2024, hari ini kami tidak bisa menjawab karena efisiensi.
Masalah desil naik, biasanya pengaruh judol dimana NIknya terdaftar, diminta kepada bapak ibu RT RW, kalau ada masyarakat yang desilnya tinggi tapi tidak mendapat.Kepada RT sebelum disharekan ke WA Group warganya yang menerima bansos, coba diteliti dulu apakah ada yang mampu.Solusinya, daftarkan semua yang disharekan kelurahan.Kalau ada kemampuan tinggi tapi desilnya rendah ini bisa dikomunikasikan.

H.Misno juga menanggapi pertanyaan dan permintaan RT/RW, masalah tiang listrik dan lampu jalan. Karena skala prioritas, nanti tergantung di musrenbang kecamatan dan kabupaten, apakah dimasukan dalam skala prioritas.”Nanti ada sekitar 1100 tiang listrik kita usulkan dengan membuat proposal ke Provinsi Riau.Kemudian masalah desil, kalau ada pinjaman, dan pemain Judol, sangat pengaruhi desil naik.Kemarin saya ikut menghadiri rapat dengan pemprov riau masalah desil ini, sudah saya ungkapkan keberatan,” katanya.