Musrenbang Desa Muara Basung dan Tengganau Aman dan Mengikuti Prokes Covid-19

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) 2 desa tahun 2021 berjalan dengan aman dan lancar dengan mengikuti prosedur kesehatan (prokes) covid-19, dilaksanakan di ruang pertemuan desa masing-masing, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/09/21).

Musrenbang di Desa Muara Basung dimulai sekira pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh Camat Pnggir Azuar, Kepala Desa Akhyar Mukmin, Al Azmi, Ka.UPT Persampahan Syafruddin, Perkimtan Khairul, Ka.UPT Damkar Zampi Hairi, Korwilcam Pendidikan Pinggir Zulkifli, Ketua BPD Mardiansah, Kepsek SMKN 2 Pinggir Elmi Suhaimi, Kepsek SMPN 3 Pinggir Eka Salawaty, Bhabinkamtibmas Wawan S, PPL Obed V.Harianja, UPT Pertanian Marzuki, Direktur Bumdes H.Mukhlis, Kepala Dusun (Kadus), RT, RW, tokoh masyarakat, pengurus PKK dan segenap perangkat desa.

Kepala Desa Akhyar Mukmin mengatakan, mengucapkan terimakasih atas kedatangan Camat Azuar para Kepala UPT atau yang mewakili, para Kepala Sekolah beserta guru, Kepala Dusun, BPD, Direktur Bumdes, RT, RW dan segenap yang hadir.Bahwa musrenbang ini diadakan untuk menampung usulan masyarakat dan menyatukan persepsi demi terwujudnya pembangunan di Desa Muara Basung.

“Semua usulan yang sudah direkap sebanyak 35 item, kita usahakan akan dipilih mana yang prioritas dan menjadi 10 item, seperti peningkatan jalan poros desa adalah yang paling diprioritaskan,” kata Akhyar.

Selanjutnya sekira pukul 14.30 WIB, musrenbang dilaksanakan di Desa Tengganau.  Selaku Kepala Desa Rumbin Sitio dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa musrenbang ini diadakan adalah untuk menampung usulan dari masyarakat.” Jadi kepada bapak/ibu dipersilahkan mengajukan apa usulannya dan mana yang prioritas untuk pembangunan dan perbaikan desa kita,” kata R. Sitio.

Sementara mewakili Camat Pinggir Kasi Kessos Juliyasdi Tanjung menyampaikan, permohonanmaaf dari Camat Azuar yang tidak bisa hadir, karena berada di desa lain yang juga menghadiri acara yang sama/ musrenbang.

“Beliau titip salam kepada bapak/ibu sekalian.” katanya.

Ia menyinggung dengan banyaknya usulan-usulan yang sudah mencapai 50 item.Menurutnya, usulan itu harusnya dirampingkan menjadi 10 skala prioritas  yang akan disampaikan pada acara musrenbang tingkat kecamatan nantinya.

“Mengenai usulan untuk rehab rumah ibadah, baik itu gereja dan mesjid, dibuat saja proposalnya dan ditujukan ke dinas sosial, akan cepat prosesnya.Dan yang terkait dengan perikanan, kelautan, penddikan, dan pertanian, lebih bagus bapak/ibu mengajukan dalam bentuk proposal ditujukan ke dinas terkait melalui uptnya.Karena kalau bapak/ibu menunggu hasil musrenbang, akan lama waktunya,” ujarnya.

Acara selanjutnya diskusi dan tanya jawab mengenai 50 usulan yang akan memilih mana yang paling prioritas untuk dibawa ke musrenbang tingkat kecamatan.

Acara musrenbang dihadiri juga oleh Ketua BPD Verdinan Panggabean beserta anggota, perwakilan UPT Pertanian, UPT Perikanan dan Kelautan Riamos, pengurus Gapoktan, Kadus, RT, RW, pengurus PKK dan segenap perangkat desa.(jlr).