Semesta Riau Limbah CV Sejahtera Keluarkan Bauk Tak Sedap Warga Mengeluh

Limbah CV Sejahtera Keluarkan Bauk Tak Sedap Warga Mengeluh

BERBAGI
Diduga limbah pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera yang dibuang ke aliran sungai bondar balok di Desa Air Joman Baru, Kec. Air Joman, Kab.Asahan.

ASAHAN, Tribunriau. CV Sejahtera yang mengelola tepung kelapa diduga buang limbah ke aliran sungai bondar balok yang mengeluarkan aroma tak sedap di Desa Air Joman Baru, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumut.

Warga Dusun 4, Desa Air Joman Baru, Tini (28), Rabu (28/02/2021) saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa akibat limbah yang dibuang sembarangan oleh pihak pabrik tepung kelapa milik CV Sejahtera mengeluarkan aroma tak sedap hingga menyengat, bauk yang menyengat datang dari sekitar aliran sungai hingga menghitam yang menghubungkan Dusun 2 dan 4 Desa Air Joman Baru.

“Kami tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci pakaian. Sudah dua hari aku dan anaku ngak mandi, akibat limbah pabrik itu dibuang ke aliran sungai (bondar balok), karena kami mengunakan air aliran sungai itu selalu”, ujar Tini.

Masih kata Tini, bukan hanya kami saja yang terkena dampakn, warga lainnya pun juga mengalami hal yang sama, hanya saja mereka tidak berani protes terhadap pengusahanya.

“Kemarin saya sempat ke pabrik membicarakan permasalahan ini kepada perwakilan pengusahanya, namun tidak ada solusinya bang. Saya bersama warga lainnya berharap kepada pengusaha agar menyediakan air bersih dan sumur bor untuk di salurkan kepada warga masyarakat yang terkena dampak akibat pembuangan limbah pabrik tersebut”, Ungkap Tina.

Hal yang sama juga di sampaikan Zulkarnain Marpaung dan Mas Budi Marpaung. Warga Dusun IV itu juga protes terhadap pengusaha. Pasalnya, sudah hampir satu bulan limbah pabrik bauk dan menyengat di buang ke sungai bondar balok, namun tidak ada tindakan dari Kepala Desa. Apalagi saat ini musim kemarau bauknya luar biasa.

“Memang lokasi pabrik tepung kelapa yang sudah beroperasi selama 10 tahun lebih itu di Desa Air Joman. Sementara pembuangan limbah tersebut dibuang di sungai bondar balok di pemukiman warga masyarakat Dusun 2 dan 4 Desa Air Joman Baru, Kecamatan Air Joman”, kata Zulkarnain.

Zulkarnain menambahkan, bahwa Warga Dusun 4 Desa Air Joman Baru berharap kepada pengusaha agar pembuangan limbah pabrik tepung kelapa tidak dibuang di aliran ke sungai bondar balok. Selama ini pihak pengusaha telah melakukan pencemaran dan atau perusakan lingkungan.

“Kami menyarankan kepada pengusaha agar limbah tersebut diolah dengan sebaik mungkin di areal pabrik itu sendiri”, ujar Zulkarnain.

Terkait permasalahan itu, Kepala Desa Air Joman Baru melalui Sekretaris Desa Dahniat Sirait saat dikonfirmasi wartawan di kantor Balai Desa Air Joman Baru, Rabu (24/02/2021) mengatakan, bahwa selama ini tidak ada keluhan maupun laporan dari warganya.

“Sepengetahuan saya pihak pengusaha telah menyediakan sumur bor untuk keperluan warga Dusun 2. Sedangkan sumur bor untuk Dusun 4 di rumah pak Iwan. Dan setahu saya lokasi pabrik itu wilayahnya Desa Air Joman. Namun demikian nanti saya sampaikan sama Kepala Desa atas keluhaan warganya terkait limbah tersebut”, kata Sekdes Air Joman Baru.

Sementara itu, Kepala Desa Air Joman Lama Sayuti Sihombing melalui Sekretaris Desa Fauzi mengatakan, akan menyampaikan persoalan ini kepada Kades.

“Nanti akan saya sampaikan ke Kades supaya Kades menyampaikan persoalan ini kepada pihak pengusaha”, pungkas Fauzi. (tec)