Lima Rumah Hangus di Meranti Darat Dumai

4
BERBAGI
Lima rumah petak ludes terbakar di Jalan Meranti Darat RT 02 Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan. Foto RiauGreen

Sekitar lima rumah petak di Jalan Meranti Darat RT02, Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan hangus dilalap sijago merah pada pukul 12.00 WIB, Senin (19/1/15) kemarin.

Kejadian tersebut diduga berasal dari konsleting listrik, karena pada saat kejadian, warga sekitar melihat kepulan asap berasal dari atas plafon milik rumah salah satu korban. Selain itu, lanjut Suratno, saat api telah membesar, masyarakat juga sempat mendengar adanya ledakan, diduga dari kompor gas yang masih berisi. Tapi, bunyi ledakan itu berasal dari mana masyarakat juga tidak tau.

“Ada masyarakat yang mengetahui insiden kebakaran ini bunyi ledakan cukup keras dari beberapa rumah yang terbakar itu. Tapi masyarakat tidak tau dari rumah siapa bunyi ledakan tersebut,” jelas Suratno, kepada awak media dilokasi.

7 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan mobil suplay dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) milik pemerintah Kota Dumai dikerahkan untuk menjinakkan api bersama dengan warga tempatan.

Untuk mengamankan lokasi kejadian dari tangan oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi, petugas kepolisian setempat langsung melakukan pemasangan police line di lima petak rumah korban kebakaran itu.

Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan kepada media ini, membenarkan adanya insiden kebakaran lima petak rumah di Jalan Meranti Darat. Untuk memastikan penyebabnya, petugas sedang melakukan pemeriksaan saksi mata.

“Benar hari ini telah terjadi kebakaran lima petak rumah warga. Informasi yang kita peroleh, kebakaran diduga akibat konsleting listrik dari salah satu rumah warga yang terbakar itu. Tapi untuk memastikan tunggu hasil pengembangan anggota kita dilapangan,” ungkap singkat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun barang-barang milik korban tidak sempat diselamatkan karena besarnya kobaran api dan susah untuk menjinakkan.

Hari ini, Selasa (20/1/15), salah seorang warga tempatan menuturkan bahwasanya salah seorang korban masuk Rumah Sakit, diduga shock akibat kejadian malang tersebut.(isk)