Lingkungan Kondisi Rapuh, Jembatan Dermaga di Meranti Ambruk

Kondisi Rapuh, Jembatan Dermaga di Meranti Ambruk

5
BERBAGI

SELATPANJANG, Tribunriau – Padatnya jumlah penumpang dan kondisi yang rapuh disertai ombak yang kuat, jembatan yang berada di Desa Tanjung Gadai Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti ambruk, Selasa (27/6/2017).

Peristiwa tersebut terjadi saat penumpang ingin akan berpergian ke Kota Selatpanjang menggunakan speed boat.

Akibat peristiwa tersebut, belasan penumpang terjun ke laut bersama bangkai jembatan yang ambruk, tak terkecuali wanita dan balita. Sedangkan dua diantaranya mengalami luka di bagian kepala.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Kita sudah kerahkan anggota di lapangan. Berdasarkan laporan, semua pengunjung yang tercebur ke laut, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa, karena evakuasi sempat diberikan oleh warga,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal.

Edy juga menjelaskan, pada saat air pasang dan bergelombang, pengunjung yang baru datang berkumpul di atas dermaga, sedangkan kondisi dermaga sangat rapuh.

“Banyaknya masyarakat yang berada di jembatan dan dorongan air pasang gelombang, akhirnya jembatan tidak mampu menahan beban,” kata dia.

Sementara itu, menurut salah seorang warga Kecamatan Tebingtinggi Timur, Saddam (27) mengatakan bahwa jembatan tersebut sebenarnya sudah tidak layak digunakan, mengingat kondisinya yang sudah rapuh dan sangat membahayakan penumpang.

“Pelabuhan dan dermaga tersebut sudah tidak layak untuk digunakan, mengingat kondisinya sudah rapuh. Dan ini perlu dilakukan pembenahan,” katanya. (hrc)