Jabatan D‎iperpanjang 3 Bulan, Abdul Haris Akui Belum Terima SK Gubri

27
BERBAGI
Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis
Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis

ROKAN HULU,Tribun Riau- Untul jabatan Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang dijabat H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si diperpanjang selama tiga bulan kedepan.

Dengan perpanjangan jabatan Pj Sekda Rohul, itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelihan (BKPP) Rohul Muhammad Zaki S.Stp, M.Si.

M. Zaki mengatakan, bahwa perpanjangan jabatan Pj Sekda Rohul sesuai Surat Keputusan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Nomor: Kpts.512/VII/2018, tentang Penunjukan Pejabat Sekda Kabupaten Rohul.

“Melalui surat Keputusan Gubernur Riau tertanggal 25 Juli 2018,” kata M. Zaki, Selasa (7/8/2018) sore.

Sedangkan diakui Abdul Haris Lubis, bahwa dirinya sudah mendengar untuk jabatannya sebagai Pj Sekda Kabupaten Rohul ‎diperpanjang oleh Gubernur Riau (Gubri).

“Jabatan Pj Sekda memang sudah kita dengar diperpanjang, namun SK dari Gubri belum saya terima. Namun saya dapat informasi jabatan Pj Sekda tiga bulan ditambah,” ungkap Abdul Haris.

Abdul Haris mengakui, perpanjangan jabatan Pj Sekda tiga bulan dibolehkan, itu sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2018‎ tentang Pj Sekda, sampai menunggu Sekda defenitif melalui assesment.

Terkait assesment Calon Sekda Rohul, diakui Abdul Haris, sudah dimulai. Assesment dilakukan bersamaan dengan evaluasi pejabat eselon II (dua) yang belum dievaluasi sebelumnya, seperti Bappeda Rohul, Bapenda Rohul, beberapa Asisten Setdakab Rohul, dan Inspektorat Rohul.

“Untuk Inspektorat‎ karena Inspekturnya pensiun, tidak dilakukan lagi evaluasinya. Mungkin nantinya akan langsung berikutnya assesment,” kata Abdul Haris yang pernah menjabat Staf Ahli Bupati, Kabag Umum dan Kepala Dinas PMPD Rohul.

Dalam evaluasi jabatan eselon dua, sambung Abdul Haris, dilakukan terhadap pejabat yang telah menjabatnya selama dua tahun.

“Bila yang bersangkutan dari penilaian nanti masih berkompeten‎ di jabatan tersebut bisa dilanjutkan. Dan apabila tidak berkompeten maka yang bersangkutan tentu nanti jabatannya akan dikosongkan, akan dilakukan assesment pula assesment untuk jabatan tersebut,” pungkas Abdul Haris. (mad)