Sosbud Terlihat Masih Terlantar, Kajari Bawa Akuntan Tinjau Hotel Kuansing

Terlihat Masih Terlantar, Kajari Bawa Akuntan Tinjau Hotel Kuansing

BERBAGI

TELUKKUANTAN, TRIBUNRIAU.COM – Bangunan Hotel Kuansing yang terletak di ruas jalan utama Teluk Kuantan – Pekanbaru, mencuri perhatian Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan, Hadiman. SH, MH.

Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Hadiman SH, MH didampingi staf Senin (27/01/2020) kemarin, datang melihat secara langsung kondisi bangunan Hotel Kuansing yang di bangun menggunakan dana APBD Kuansing itu.

Mulai luar hingga dalam bangunan. Hingga sekarang belum bisa dimanfaatkan. Berbagai fasilitas rusak parah dan tidak bisa digunakan. “Ia, kemarin saya kesana (hotel Kuansing red) untuk melihat dari dekat kondisinya. Ya sekedar lihat-lihat saja. Kan saya baru bertugas di Kuansing ini,” kata Hadiman didampingi Kasi Datun Carlo Lumban Batu SH, MH Selasa (28/01/2020) Siang, di Kantornya.

Sebagai orang yang baru bertugas di Kuansing, Ia melihat ada sebuah bangunan yang posisinya tidak jauh dari rumah dinas Bupati Kuansing, dan belum bisa dimanfaatkan. Dari luar terlihat parah yang ternyata merupakan bangunan hotel Kuansing.

“Ternyata itu aset Pemda. Dan saya tentu harus tau juga. Apalagi ada instruksi Jaksa Agung soal aset daerah yang terlantar,” ulasnya

Dari tujuh poin yang disampaikan Jaksa Agung pada jajaran kejaksaan, di instruksikan untuk melakukan pendataan dan pengalihan fasilitas umum, fasilitas sosial, serta aset-aset lainnya milik pemerintah, tidak terurus atau dikuasai pihak lain dengan menggunakan instansi terkait.

“Dan ini kan aset pemerintah. Wajar sebagai orang baru, saya tau dan melihat kondisinya,” ujarnya.

Selain dirinya, Ia juga membawa seorang akuntan yang langsung di tugaskan dari pusat (Kejagung red) untuk menghitung dan menginventaris kembali bangunan yang menjadi aset daerah itu.

Namun Hadiman masih enggan menjelaskan misi yang dibawa akuntan yang khusus di datangkan dari Jakarta itu. “Kalau masalah dugaan lainnya atau hal lainnya, nanti dulu ya. Biar akuntan itu menghitung. Yang jelas, ada penugasan untuk di hitung. Dan saya pun masih lihat-lihat saja,” tutup Kajari.

(Eki Maidedi)