Semesta Riau Dituding Kekang Demokrasi, BEM Seluruh Indonesia Tolak Revisi UU MD3

Dituding Kekang Demokrasi, BEM Seluruh Indonesia Tolak Revisi UU MD3

3
BERBAGI

PEKANBARU, Tribunriau – Ratusan mahasiswa anggota BEM se Indonesia menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor DPRD Riau, Kamis (22/2/2018) pukul 16.00 Wib, menuntut revisi ulang Undang-Undang MD3 yang tidak berpihak kepada rakyat miskin.

Keinginan mahasiswa ini sendiri ingin mencari keadilan dan solusi, serta kebijakan yang berkaitan dengan tiga pasal kontroversial pada Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Dalam orasinya, mahasiswa menyebutkan tiga pasal yang menjadi  kontroversi, pertama, pasal 73  yang mana DPR dapat memanggil paksa seseorang dengan menggunakan tenaga polisi apabila seseorang itu enggan untuk memenuhi panggilan.

Kedua, pasal 122 huruf k, yang mana Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bisa mengambil langkah hukum atau langkah lain apabila ada seseorang menjatuhkan harkat dan martabat seorang anggota dewan.

Ketiga, pasal 245 yang mengatur tentang pemanggilan anggota dewan yang harus mendapatkan restu atau izin dari Presiden.

“Kita sama-sama menolak DPR untuk mengeluarkan produk hukum yang tidak berkepentingan dengan rakyat,” sorak Rizal Ketua BEM asal Lampung.

Sementara Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman selaku fraksi Partai Demokrat langsung menemui mahasiswa di depan pintu gerbang, sembari memberikan dukungan atas tuntutan mereka.

Ia mengatakan terkait Undang-Undang MD3 memang jelas sekali terkesan mengekang demokrasi saat ini. Namun dirinya berharap tuntutan mahasiswa ini sampai ke telinga pusat.

“Saya akan membuat surat yang nantinya akan dilayangkan ke pusat melalui DPRD Riau,” singkat Noviwaldi.

Sementara itu banyak hal yang ingin didiskusikan oleh mahasiswa kepada anggota DPRD Riau, terlebih membahas tentang UU MD3 yang dinilai telah mengekang hak-hak demokrasi. Menurutnya ini harus dilawan agar tidak membias.

“Selain itu juga tentang tujuh tuntutan rakyat yang menjadi tagline BEM seluruh Indonesia dari dulu,” tambah Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Rinaldi Pare Pare kepada halloriau.com, Kamis (22/2/2018) sore. (hrc)