Dandim Endik Resmikan Kampung Pancasila

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto, meresmikan terbentuknya Kampung Pancasila, ditandai dengan pemukulan gong didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Toharudin, unsur forkopimcam Mandau dan tokoh masyarakat, di Jl.Kampung Lalang Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (16/03/22).

Tampak pula diacara, penampilan kesenian daerah yakni,  Tari Piring, Tor Tor Batak dan penandatanganan deklarasi cinta pancasila, peninjauan kegiatan vaksin dan lomba melukis dinding oleh siswa tingkat SD, SMP, SMA, dengan mengangkat tema: ”Cinta Pancasila”.

Sambutan Dandim 0303/Bengkalis mengatakan, latar belakang dibentuknya kampung pancasila adalah melestarikan dan pedoman rakyat menegakkan nilai-nilai pancasila sebagai Indonesia dalam berbangsa dan bernegara, sebagai contoh nilai luhur pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Sebagai contoh sikap toleransi antar umat beragama serta mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai sesama dan mendukung kehidupan masyarakat yang rukun, santun, dan berbudaya.

“Mari kita bangun kehidupan yang toleransi, beragama, saling menghargai, mau memberi dan menerima serta selalu komunikasi dalam membuka menyelesaikan setiap persoalan,” pesan Dandim.

Kemudian, sambungnya,  harapan dari terbentuknya kampung pancasila dapat dijadikan sebagai sebuah media pembelajaran pancasila bagi masyarakat luas, semakin menumbuhkan kerukunan dalam masyarakat.”Menanamkan BHINEKA TUNGGAL IKA.Sehingga dapat terbentuknya kampung pancasila di kelurahan/desa lain di wilayah Kabupaten Bengkalis,” tutup Dandim.

Lalu, sambutan Bupati Bengkalis yang di bacakan oleh Staf Ahli Bupati, Toharudin mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 0303/ Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto beserta jajaran, yang telah menginisiasi, menggagas serta melaksanakan pencanangan ini.

Pemkab Bengkalis, tentunya menyambut baik serta siap mendukung keberadaan “Kampung Pancasila ini”, karena keberadaanya sangat bernilai strategis dalam upaya memantapkan solidaritas serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antar warga yang multi kultur, multi etnik dan multi agama ini. Perberdaan suku, agama, adat istiadat dan ras, harus kita jaga dan rawat sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing, dalam menciptakan masyarakat yang rukun, santun, damai dan harmonis dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Marwah kehidupan masyarakat untuk saling bergotong-royong, saling menjaga, saling membantu, dan bertenggang rasa, tetap harus kita jaga dan kita ciptakan, sehingga tujuan kita untuk membentuk Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera dengan mudah dapat kita capai.

“Yakinlah, jika kita tdk menyatu, tidak bersama, tidak rukun dan tidak damai, maka sebaik apapun tujuan dan program pembangunan, tidak akan pernah terwujudkan,” ucap Toharudin.

“Banggalah bapak / ibu warga masyarakat Kelurahan Air Jamban, yang hari ini telah ditunjuk serta dicanangkan sebagai kampung pancasila di Kabupaten Bengkalis.Sudah sepantasnya Kelurahan Air Jamban dijadikan kampung pancasila, karena merupakan kelurahan yang sangat majemuk terdiri dari berbagai macam agama, suku dan profesi, akan tetapi kehidupan masyarakatnya sangat rukun dan damai,” tutup Toharudin.

Setelah selesai acara peresmian, dilanjutkan para siswa SD, SMP dan SMA melakukan karya melukis di tembok pagar PDAM Mandau, Jalan Babussalam dekat acara peresmian.

Tampak hadir diacara peresmian, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Toharuddin, Danramil 04/Mandau Kapt Arh Jemirianto , Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo, Camat Mandau Riki Rihardi, Saido, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Mandau, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.(jlr).