Nasional Banyak Ungkap Narkoba, Polres Jakpus-Ditnarkoba Polda Metro Diberi Award

Banyak Ungkap Narkoba, Polres Jakpus-Ditnarkoba Polda Metro Diberi Award

BERBAGI

Jakarta

Operasi Nila Jaya 2021 telah digelar tahun ini dengan total pengungkapan 1,74 ton narkotika. Dari pengungkapan itu, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mencatat pengungkapan terbanyak.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran pun memberikan penghargaan kepada personel yang mengungkap kasus narkoba dengan jumlah terbanyak. Pemberian penghargaan digelar di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (25/11).

Penghargaan pertama diberikan kepada Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Di bawah pimpinan Kasat Narkoba Kompol Indrawieny Panjiyoga, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mencatat pengungkapan selama Operasi Nila Jaya 2021 dengan barang bukti 23,3 kilogram sabu.

Penghargaan kedua diberikan kepada Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Di bawah pimpinan AKBP Andi Odang Riuh, total ada pengungkapan sabu seberat 6,2 kilogram.

Selama 2 pekan Operasi Nila Jaya 2021, Polda Metro Jaya menyita 1,74 ton narkoba dengan perincian: sabu 60,14 kg, ganja 1.658 kg, ekstasi 470 butir, bubuk sintesis 24,5 kg, pil happy five 500 butir. Selama operasi tersebut, Polda Metro Jaya juga menangkap 14 bandar dan 259 orang pengedar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran beri penghargaan anggota yang banyak ungkap kasus narkoba, Kamis (25/11/2021).Polres Jakpus tertinggi ungkap kasus narkoba (dok.Polda Metro Jaya)

Narkoba Jadi Motif Kejahatan

Peredaran narkoba di Jakarta menjadi perhatian serius Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Fadil menilai narkoba kini tak lagi disalahgunakan pemakai buat happy-happy, tetapi sudah jadi motif kejahatan.

“Jadi kalau dulu orang gunakan sabu enjoyable, sekarang sabu jadi motif orang melakukan kejahatan,” kata Fadil.

Mantan Kapolda Jatim ini kemudian mencontohkan sejumlah pengungkapan kasus kriminal di Jakarta. Hasil pemeriksaan kepada pelaku kejahatan itu diketahui sebagian besar merupakan pemakai aktif narkotika.

“Ketika kita laksanakan interview kepada pelaku kejahatan tertentu, seperti tawuran, pelaku pencurian, dan begal, termasuk terakhir kemarin pencurian handphone pesepeda yang melintas di Jalan Sudirman-Thamrin, setelah kita lakukan tes urine positif mengandung amfetamin jenis sabu,” katanya.

(ygs/mea)

Sumber: DetikNews