Bengkalis, Tribunriau – Kecamatan Bandar Laksamana menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Kamis (06/02 2020 ) di Aula Serba Guna Kantor Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.
Ada 56 kegiatan yang diusulkan di acara Musrenbang tahun 2020, usulan tersebut dari 7 Desa se-Kecamatan Bandar Laksamana.
Heri mengatakan, Kecamatan Bandar Laksamana pada tahun 2020 mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 32,1 Milyar.
“Pada APBD 2020, Kecamatan Bandar Laksamana mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 32,1 Milyar. Alokasi anggaran tersebut, diperuntukkan untuk berbagai sektor pembangunan termasuk salah satunya adalah pembangunan kantor baru Kecamatan Bandar Laksamana,” terang Heri.
Selanjutnya, adapun tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Kabupaten Bengkalis tahun 2021 tambah Heri adalah “Pemantapan Pembangunan Yang Berkualitas dan Berdaya Saing” dengan prioritas 4 pembangunan.
Pertama, pemantapan infrastruktur pendukung empat gerbang. Kedua, pemantapan pembangunan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan.
Ketiga, pemantapan kemampuan sektor-sektor perekonomian masyarakat berbasis padat karya dan teknologi tepat guna.” Keempat, pemantapan ketahanan dan kemandirian masyarakat perdesaan,” jelas Heri.
Semetara itu Camat Bandar Laksamana Acil mengatakan yang menjadi prioritas unggulan Kecamatan Bandar Laksmana yaitu, bidang pertanian, perkebunan dan pariwisata.
“Yang menjadi prioritas unggulan Kecamatan Bandar Laksmana yaitu, bidang pertanian berupa tananman pangan terutama padi di Desa Parit 1 Api-api dan Temiang, perkebunan berupa tanaman cabe dan Holtikultura, serta pariwisata berupa Pantai dan Mangruve di Tanjung Leban, Sepahat, Tenggayun, Api-api dan Parit 1 Api-api yang sangat menjanjikan,” terang Acil











