Anak Krakatau Berstatus Siaga Pengaruhi Mudik Lebaran? Ini Kata Menhub

Jakarta

Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau menjadi level 3 atau siaga. Apakah hal tersebut akan mempengaruhi keamanan para pemudik?

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM maupun BMKG terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Budi mengaku belum mendapatkan peringatan secara khusus terkait aktivitas gunung berapi di Selat Sunda tersebut.

“(Aktivitas) Krakatau memang itu kekuasaan Allah. Tapi dalam pantauan pada diskusi kami dengan BMKG, tidak ada satu peringatan secara khusus kepada kami yang mengelola (perjalanan mudik),” kata Budi di Km 57 tol Cikampek, Selasa (26/4/2022).

“Jadi kami juga melakukan rapat koordinasi pada saat membuat command centre, BMKG belum memberikan satu catatan,” sambungnya.

Budi menambahkan, selain itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM. Hasilnya, ESDM juga belum memberikan catatan terkait status Gunung Anak Krakatau dengan keamanan mudik lebaran.

“Juga dari ESDM belum memberikan catatan sehingga insyaallah itu tidak terjadi,” kata dia.

Anak Krakatau Berstatus Siaga

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus di level 3 atau siaga. Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status ini sejak Minggu (24/4) pukul 18.00 WIB.

Dalam update status yang disampaikan di aplikasi Magma Indonesia, pada periode pengamatan pukul 06.00 hingga 12.00 WIB hari ini teramati asap kawah Gunung Anak Krakatau berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang.

PVMBG juga memberikan rekomendasi untuk masyarakat, wisatawan maupun pendaki. BMKG meminta agar masyarakat tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.

(jbr/jbr)

Sumber: DetikNews