Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan, Ini Sikap FP2MR Dumai

Ketua FP2MR, Rudi Bambang berpoto bersama dengan pengurus serta Kasat Intelkam Polres Dumai, usai menyampaikan pernyataan sikap terhadap pemukulan wartawan Kota Dumai.
Ketua FP2MR, Rudi Bambang berpoto bersama dengan pengurus serta Kasat Intelkam Polres Dumai, usai menyampaikan pernyataan sikap terhadap pemukulan wartawan Kota Dumai.

DUMAI- Beberapa hari terakhir ini, masyarakat Kota Dumai khususnya, terutama di kedai kopi hangat membicarakan tentang pemukulan seorang wartawan bernama Hendri yang dikeroyok oleh Body guard mafia kencing minyak CPO yang terletak di Jln Perwira, Bagan Besar, Kota Dumai hingga babak belur.

Beberapa forum wartawan di Dumai termasuk PWI memberi dukungan penuh agar pelaku segera ditangkap. Karena ini merupakan tindak kriminal murni dan sudah menghalang-halangi tugas wartawan sebagai kontrol sosial.

Kami dari LSM FORUM PERJUANGAN PEMBANGUNAN MAYARAKAT RIAU (FP2MR), dengan ini mengutuk peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh bodyguard Mafia tersebut terhadap seorang wartawan. Hal ini sudah meresahkan masyarakat dan  wartawan, apalagi beberapa bulan lalu juga terjadi hal serupa di Kota Dumai terhadap wartawan Riky hutagalung.

Apapun persoalannya, tindakan kekerasan dilarang oleh hukum, hukum adalah Panglima Tertinggi. Aparat kepolisian harus memproses pelaku jika pelaku orang sipil. Jika oknum aparat  yang berbuat, Dan Pom TNI harus juga memberikan kepastian hukum.

Kepastian hukum itulah yang membuat kenyamanan buat warga. LSM FP2MR sebagai Kontrol sosial masih yakin dan ada harapan bagi aparat penegak hukum di Dumai ini utk memproses sesuai hukum yg berlaku. Untuk itu LSM bersikap dan memberikan pandangan sebagai berikut:
1. Walikota Dumai melalui SATPOL PP Dumai segera bertindak untuk menutup  usaha-usaha kencing minyak BBM, CPO dan Perjudian yg tidak memiliki izin sesuai dengan perundang-undangan Negara.

2. Pertamina RU II Dumai-Sei Pakning harus menertibkan kendaraan BBM Pertamina, karena negara dirugikan bahwa subsidi diberikan kepada rakyat melalui pajak, ternyata diperjual-belikan oleh orang-orang yang mencari keuntungan pribadi. Sudah tidakbayar pajak mencuri lagi.

3. Meminta Polres Dumai khususnya, dan Polda Riau menutup seluruh usaha CPO dan BBM ilegal serta menangkap Bos mafia tanpa pandang bulu.

4. Kami juga menyerukan, Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup Provinsi Riau agar menangkap pelaku perambahan hutan dan pembalakan kayu log/Ilegal serta oknum perusahaan yang meluluhlantakkan Hutan Senepis, sehingga turut menyumbang tingginya laju pemanasan global.

Oleh karenanya LSM FP2MR mendorong dan mendukung aparat negara bersama-sama Walikota, DPRD Kota Dumai, Pertamina RU II Dumai-Pakning, Dinas Lingkungan hidup, Dinas Kehutanan Prov Riau dan Satpol PP turun kelapangan utk menutup usaha ilegal. Semoga Dumai sebagai Kota Idaman dapat terwujud. (rilis)