Hukrim Siang Bolong, Rumah Warga di Rupat Dibobol Maling

Siang Bolong, Rumah Warga di Rupat Dibobol Maling

BERBAGI
Saksi dan keluarga korban saat menunjukkan pintu rumah yang sudah dirusak oleh maling.
Saksi dan keluarga korban saat menunjukkan pintu rumah yang sudah dirusak oleh maling.

RUPAT, Tribunriau- Makin merajalela, tak kenal waktu, di siang bolongpun, maling di Rupat Kabupaten Bengkalis berani beraksi.

Aksi maling nekat tersebut tepatnya di RT 14 RW 07, Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, pemilik rumah, Junaida sedang bepergian ke rumah saudaranya yang berada di Pangkalan Nyirih.

Salah seorang saksi yang juga saudara korban, sebut saja Jul mengatakan kepada awak media ini bahwa rumah saudaranya sudah dibobol maling.

“Rumah kakak saya sudah terbuka pintunya, lalu saya mengecek benar rumah kakak saya sudah terbuka pintu dan engselnya sudah rusak, sekitar pukul 14.00 WIB hari Minggu (24/10), saya pun masuk ke dalam rumah mengecek barang-barang yang ada di rumah itu, ada 2 unit honda, satu unit yang hilang Supra X, Tangki racun satu buah, adapun satu buah kulkas belum sempat diambil namun kulkasnya sudah bergeser di luar pintu dapur belakang,” ujar Jul menceritakan apa yang ia temui di lokasi.

Warga yang menemukan motor milik korban di semak-semak tak jauh dari rumah korban.
Warga yang menemukan motor milik korban di semak-semak tak jauh dari rumah korban.

Mengetahui itu, ia menghubungi kakaknya melalui telepon genggam sekitar jam 16.00 WIB dan saudara Jul juga melaporkan kepada ketua RT 14, Arianto bahwa rumah kakaknya dibongkar maling.

Tidak lama berselang sorenya itu Junaida pemilik rumah pulang dari desa Pangkalan Nyirih, melihat rumahnya sudah berantakan, Junaida janda 43 tahun ini mengecek barang-barang yang ada di rumahnya, benar satu unit honda Supra hilang dan satu buah tangki pompa juga raib.

Pada hari berikutnya Senin (25/10), sekitar pukul 09.00 WIB, warga beserta ketua RT sepakat untuk mencari barang yang hilang di kawasan kebun sawit.

Alhasil, honda supra dengan tangki semprot tersebut ditemukan di rondokkan di bawah parit agak ditutup dengan semak sedikit, lalu Junaida bersama ketua RT dan warga membawa pulang ke rumah Junaida.

Junaida berharap kepada pelaku pencuri agar jangan mengulangi lagi, “Saya belum ada rencana melaporkan kejadian ini ke pihak yang terkait,” ujarnya yang lega akhirnya menemukan kembali barang-barangnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada warga dan ketua RT yang sudah berupaya mencari di kebun maupun di semak-semak,” ungkap Junaida.

Ketua RT Arianto ketika dimintai tanggapan membenarkan adanya laporan dari warga yang rumahnya dibongkar maling.

“Benar bahwa rumah kakaknya (Junaida, red) dibongkar maling yang tidak bertanggung jawab, saat itulah kami dengan warga sepakat mencari, baik dalam kebun sawit maupun dalam semak, sehingga ditemukan honda dengan tangki semprot itu lebih kurang 50 meter jaraknya dari rumah warga,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, lanjut Ketua RT, warganya juga sering kehilangan getah karet yang masih di dalam tempurung, pencuri leluasa mengambil getah dari batangnya, begitu juga sawit.

“Sering warga saya kehilangan sawit, bukan hanya sepuluh kali, jika warga menemukan pencuri mohon jangan bertindak sendiri mari kita bijak, kita foto video sipelaku, laporkan pada saya agar kita rapat bersama warga, pelakunya ini kira-kira mau diapain, dilaporkan atau kita bertindak sendiri,” tegas ketua RT 14.

Penulis: Johanes Simangunsong