Musrenbangdes Petani RKP Desa 2027 Dibuka Secara Resmi Wakil Ketua 1 DPRD Bengkalis, Aula Prioritas Direnovasi

Duri ( Bathin Solapan), Tribunriau – Pemerintah Desa Petani melaksanakan kegiatan Musyawarah Oerencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) RKP Desa Tahun 2027, dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua 1 DPRD Bengkalis, di Aula Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Srlasa (29/09/26).

Kata Sambutan Ketua BPD Azuar Efendi mengucapkan terimakasih secara khusus atas kehadiran Wakil Ketua 1 DPRD Bengkalis M.Arsya Fadilah di acara musrenbang.”Mari kita sama-sama berterimakasih atas kehadiran pak dewan, karena dewan-dewan yang lain kita undang tapi gak datang.Pada kesempatan ini kami bermohon kepada pak dewan, meminta renovasi ruangan aula ini, dan jl.Belading, karena tidak terkaper dari dana desa, termasuk juga PLN, dan sebagainya,” ucap Efendi.

Sambutan Kepala Desa Rasikun, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Camat Bathin Solapan, para Kepala UPT/UPTD, perwakilan Guru, murid sekolah, Kepala Dusun, RT, RW dan khusus Wakil Ketua 1 DPRD Bengkalis.Ia mengatakan, bahwa Pemerintah Desa Petani dalam keadaan efisiensi anggaran, diharapkan Wakil Ketua DPRD dapat membantu merealisasikan alokasi anggaran pembangunan dari APBD Bengkalis.”Karena pak dewan, masih banyak pembangunan yang tertunda di tiap RT, kami mohon dengan jabatan wakil ketua dewan dapat mengkondisikan usulan pembangunan di Desa Petani,” harap Rasikun.

Sementara Camat Bathin Solapan M.Rusydy MR mengatakan, untuk tahapan musrenbangdes dapat efektif dilaksanakan, dimana sebelumnya telah dilaksanakan musyawarah tingkat RT, RW dan Dusun dalam penjaringan usulan masyarakat.Seluruh usulan tersebut telah direkap sehingga tahapan musrenbang tingkat desa diharapkan dapat difokuskan pada pembahasan dan penetapan usulan yang benar-benar menjadi skala prioritas.

“Kita telah melaksanakan ini dari tingkat rt, rw dan dusun, sekarang sudah di desa.Segala rekapan bapak/ibu semua sudah direkap.Tinggal nanti bagaimana kita merumuskan mana saja yang menjadi skala prioritas,” kata Camat.

M.Rusydy sangat apresiasi atas kehadiran para Kepala UPT/UPTD di musrenbangdes Petani lebih banyak/lengkap.Menjadi suatu kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui secara langsung berbagai program dari masing-masing UPT/UPTD.

“Kami minta kepada bapak/ibu Kepala UPT/UPTD bisa memberikan masukan program-program di dinasnya masing-masing, agar masyarakat kami. maupun bapak/ibu Ketua RT/RW nanti tinggal memasukan program apa yang ada didinasnya,” kata Camat.

Menurutnya, perencanaan dan pembangunan desa tidak sepenuhnya pada pembangunan infrastruktur, bisa juga pada sektor lain, seperti, pemberdayaan masyarakat, pertanian, peternakan, pendidikan, hingga program yang berkaitan dengan kebutuhan anak dan masyarakat desa.

M.Rusydy juga mengajak semua pihak untuk memahami kondisi efisiensi anggaran yang saat ini tengah dihadapi pemerintah.Kondisi tersebut harus disikapi secara bijak dengan tetap menyusun program berdasarkan kebutuhan dan prioritas masyarakat.

“Kita cukup memaklumi dengan kondisi efisiensi ini, tapi kita harus bisa mengambil hikmahnya.Dengan keadaan kondisi efisiensi ini, apabila kita mampu melalui ini, mudah-mudahan kita kedepan akan bisa melalui hari-hari yang akan datang.

Kedepan, nanti kita akan mudah dan bisa menjalankan roda pemerintahan desa secara adil dan merata, dan juga untuk kepentingan bersama masyarakat Desa Petani, untuk perkembangan Desa Petani yang sama-sama kita cintai ini,” tutup Camat.

Wakil Ketua 1 DPRD Bengkalis M.Arsya Fadillah menyampaikan, Pemdes Petani telah menetapkan 10 kegiatan sebagai prioritas pembangunan desa.Diharapkan dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

“Terhadap 10 program prioritas tersebut, insyaallah akan saya upayakan agar dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah,” kata M.Arsya.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan dan pengembangan Aula Desa Petani.Pemerintah daerah menargetkan upaya pembangunan dan perluasan Aula tersebut dapat dilakukan pada tahun 2027, agar menjadi fasilitas yang lebih representatif untuk kegiatan pemerintahan, musyawarah, diskusi, dan kegiatan kemasyarakatan.

Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat Desa Petani juga diajak menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan kepentingan.Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, pemuda/i, RT, RW, serta seluruh elemen masyarakat, diminta bersinergi untuk mewujudkan Desa Petani yang bermartabat, maju, sejahtera, dan unggul.

“Kalau kita kompak dan bersatu, insyaallah berbagai rintangan dan persoalan dapat kita hadapi bersama,” ujar M.Arsya, seraya membuka secara resmi musrenbangdes Desa Petani dengan ketuk meja 3 kali.

Acara selanjutnya, pemaparan program dari masing-masing Kepala UPT/UPTD, dilanjutkan foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan, Kasi PMD, Kasi Trantibum, dan Kasi Tata Pemerintahan, Kepala UPT/UPTD Kecamatan Bathin Solapan, Korcam Pendamping Desa Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Kepala Dusun, Ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Sekolah, utusan murid sekolah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan segenap Perangkat Desa Petani.