Jakarta –
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md mengungkap hikmah Lebaran tahun ini di saat pandemi COVID-19 masih berlangsung. Hari ini ia menjadi khatib Salat Id di Masjid Nursiah Daud Paloh Jakarta Barat.
Mahfud menjelaskan banyak hikmah yang bisa diambil lebaran tahun ini denhan konteksnya pandemi. Menurutnya, harus bersyukur karena upaya yang dilakukan dikabulkan Allah SWT untuk meminimalisir pandemi COVID-19.
“Dunia sudah mengakui Indonesia adalah salah satu yang terbaik karena masyarakatnya bekerja sama dengan baik. Nah oleh sebab itu mari kita jaga prestasi ini agar kita terus sehat, dalam melaksanakan tugas sebagai manusia sesudah hari ini. Ini hikmah. Kesehatan itu penting,” katanya kepada wartawan, Senin (2/5/2022).
Selain itu, menurutnya, doa serta usaha itu penting. Ini juga menjadi pesan kefitiriannya pada lebaran kali ini.
“Manusia itu diperintahkan untuk berusaha dan berdoa. Berdoa dan ikhtiar dalam agama itu salah satu pesan kefitrahan manusia,” ucap Mahfud Md.
Ia menambahkan memfitrahkan ini juga ditujukan kepada Indonesia. Menurutnya, memfitrahkan kembali ke asal kejadian Indonesia merdeka bersatu berdaulat.
“Dan mudah-mudahan bisa adil dan makmur. Itulah kefitrahan Indonesia yang ditulis dalam Undang-Undang Dasar bahwa kita bersatu di dalam keberbedaan merdeka di dalam kebersamaan maju dalam kegotongroyongan. Itulah Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Mahfud juga menjelaskan soal situasi keamanan tahun ini. Menurutnya, keamanan dimaksimalkan sepenuhnya meskipun memang ada masalah dari berbagai arah.
“Karena 87 juta rakyat itu bukan main banyaknya sehingga bisa terjadi misalnya banyak orang yang tidak ngerti pengumuman pada jam yang masih di tutup lalu pada nyerbu ya macet dong. Nah di Merak juga begitu. Semuanya insyaallah oleh pemerintah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya secara maksimal,” bebernya.
Mahfud Md mengingatkan dalam situasi seperti ini masyarakat yang mudik juga harus sadar. Menurutnya, ini adalah kehidupan bersama dan untuk ibadah.
“Ibadah itu tidak boleh bikin kerusakan. Ibadah itu selalu menimbulkan kenyamanan dan kesejukan itu,” jelasnya.
(aud/aud)
Sumber: DetikNews










