Semesta Riau Jembatan Dermaga Dusun Pangkalan Durian Rusak Parah, Butuh Perhatian Pemerintah

Jembatan Dermaga Dusun Pangkalan Durian Rusak Parah, Butuh Perhatian Pemerintah

BERBAGI
Jembatan Dermaga Dusun Pangkalan Durian Rusak Parah
Kondisi Jembatan Dermaga Dusun Pangkalan Durian rusak parah.

RUPAT, Tribunriau- Jembatan Dermaga Dusun Pangkalan Durian, Desa Darul Aman Kecamatan Rupat, Bengkalis dalam kondisi rusak parah, masyarakt meminta perhatian dari Pemerintah.

Salah seorang masyarakat yang sering melintasi jembatan dermaga tersebut meminta agar pemerintah segera memperbaiki, hal ini berkaitan dengan perekonomian masyarakat.

“Jika kami mau ke Dumai melalui jalur laut dan melalui jembatan ini, harus ekstra hati-hati, karena tiang jembatan sudah banyak yang roboh dan goyang,” ujar salah seorang masyarakat yang tak ingin namanya disebutkan, Senin 17 Januari 2022.

Sedangkan melalui RoRo Tanjung Kapal, lanjutnya, jarak yang harus ditempuh sangat jauh. “Naik kendaraan roda dua sekitar 1,5 jam atau jauhnya kurang lebih 25 km ke Pelabuhan Roro Tanjung Kapal dari Dusun Pangkalan Durian,” jelasnya.

Dermaga Dusun Pangkalan durian ini, katanya melanjutkan, adalah persinggahan kapal tambang tujuan Titi Akar Tanjung Medang, Batu Panjang, Tanjung Kapal, bahkan ke Dumai.

“Tolonglah perhatikan dusun kami ini, mayoritas suku akit, janganlah kami di-anak tiri-kan, biarlah serupa dengan masyarakat yang lain,” pintanya kepada pihak yang berwenang atas perbaikan jembatan dermaga tersebut.

Hal serupa juga disampaikan salah seorang tokoh pemuda tempatan, Yanto. “Dari dulu sampai saat ini belum ada perhatian pemerintah baik dari Kabupaten kecamatan dan desa,” ujarnya kepada awak media ini.

Padahal, lanjut Yanto, setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa selalu diajukan.

“Tapi tidak tau apakah sampai ke kecamatan, mulai jaman Kades Pak Najir, itu sudah selalu diajukan proposal, tapi belum berhasil, harapan kami biarlah pemerintah baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten, maupun dewan, perhatikanlah desa kami ini,” ujarnya meminta.

Kepala Desa Darul Aman belum berhasil dihubungi untuk dimintai tanggapannya terkait usulan perbaikan jembatan dermaga tersebut.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Komisi 2, Ferry Situmeang ketika dimintai tanggapannya mengatakan bahwasanya usulan tersebut sudah disampaikan ke pemerintah.

“Yang jelas sudah diajukan ke pemerintah kita, pemerintah yang schedule, membahas bagaimana ada anggaran atau tidak, yang penting sudah kita ajukan untuk antisipasi dimana yang kira-kira masyarakat membutuhkan,” ujarnya melalui sambungan selular, Senin 17 Januari 2022.

Ia juga meminta untuk membawakan hasil Musrenbang tingkat Desa agar pihaknya bisa menggiring usulan perbaikan jembatan dermaga tersebut.

“Jadi nanti hasil Munsrenbang terbaru dari kades kasih ke saya, jadi biarpun sudah saya ajukan, biar membackup lagi, biar lebih bagus untuk pengajuan ke pemerintah untuk proses pengajuan anggarannya,” jelasnya.

“Semua usulan untuk masyarakat itu resmi melalui Musrenbang desa, jadi terdaftar resmi, tidak bisa tidak terdaftar, kan barang bantuan untuk masyarakat kita harus dari negara, uang pemerintah, jadi jembatan itu untuk masyarakat, bukan ilegal,” tambahnya.

“Segala sesuatunya harus dimulai dari bawah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selama ini perbaikan jembatan dermaga Dusun Pangkalan Durian dilakukan menggunakan dana swadaya masyarakat setempat.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain