Jakarta –
Sebelum kronologi asli terungkap timsus Polri, Irjen Ferdy Sambo memakai skenario rekayasa yang menyebutkan Bharada Richard Eliezer atau E berlindung di tangga rumah dinasnya sehingga tak terkena tembakan. Penampakan tangga itu terungkap dalam rekonstruksi yang digelar hari ini.
Kronologi rekayasa versi Ferdy Sambo itu memang membuat publik bertanya-tanya dan penasaran salah satunya mengenai bentuk tangga dan posisi Bharada E. Itu disebabkan karena ‘posisi Bharada E yang berada di tangga’ disebut menjadi faktor penentu dia sama sekali tidak terkena tembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Sebelum timsus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap kejadian sebenarnya di TKP, sempat muncul polemik di publik mengenai peristiwa yang kala itu diklaim sebagai ‘tembak-menembak’. Banyak pihak yang menilai posisi Bharada E yang lebih tinggi di atas tangga, tidak bisa serta merta membuatnya selamat bersih tanpa tembakan dari tembakan Brigadir J.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews











