Olahraga Gowes Pesona Nusantara 2017 Bukan Sekedar Berolahraga Sepeda

Gowes Pesona Nusantara 2017 Bukan Sekedar Berolahraga Sepeda

6
BERBAGI


PEKANBARU, Tribunriau
– Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman melepas peserta Gowes Pesona Nusantara 2017, Sabtu (8/7) pagi di Halaman Kantor Walikota Pekanbaru.

Antusiasme peserta Gowes Pesona Nusantara yang berlangsung di Pekanbaru layak diacungi jempol. Tak kurang dari 2.000 peserta sejak pagi sudah memadati halaman kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman.

“Kegiatan ini membuat kami sadar pentingnya hidup sehat. Kami berharap usai kegiatan ini masyarakat membentuk grup-grup atau komunitas bersepeda,” ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman usai melepas Gowes Pesona Nusantara.

Semua lapisan masyarakat ikut bergowes sejauh 15 km di Bumi Lancang Kuning dan berbagai komunitas sepeda dari 12 kabupaten Provinsi Riau.

Gowes Pesona Nusantara memang bukan sekadar mengajak masyarakat  berolahraga sepeda. Tapi juga memperkenalkan destinasi budaya dan wisata di tiap daerah penyelenggara. Hajatan yang diprakarsai Menpora Imam Nahrawi ini digelar di 90 kota kabupaten seluruh Indonesia dalam mengkampanyekan program Ayo Olahraga. Tagline tersebut mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga.

“Puncaknya nanti pada Hari Olahraga Nasional 9  September di Magelang. Kami bersyukur Riau menjadi salah satu kota yang dipercaya menggelar Gowes Pesona Nusantara,” ujar ketua panitia penyelenggara Rahmadi Eka Surya.

M Yusuf, Kadispora Pekanbaru mengatakan ini kegiatan perdana di Pekanbaru. Tentu masih banyak kekurangan. Tapi, ia bersyukur antusiasme masyarakat Pekanbaru cukup tinggi. Bahkan semua pecinta sepeda dari 12 kota kabupaten juga ikut berpartisipasi.

“Semoga Gowes Pesona Nusantara dapat mewujudkan cita-citanya dalam mengembangkan masyarakat Indonesia yang madani,” kata M Yusuf.

Tarian tradisional Persembahan juga ikut menghibur peserta Gowes Pesona Nusantara. Tari makan sirih (Persembahan) adalah salah satu tarian tradisional atau tarian klasik Riau (Melayu) untuk menyambut dan dipersembahkan untuk menghormati tamu negara / tamu agung yang datang.

Terakhir, penyerahan air dan tanah yang jadi tradisi Gowes Pesona Nusantara sebagai monumen Tanah Air Nusantara. Tanah dan air diambil dari sumur tua di Masjid Raya Senapelan atau Pekanbaru, Kamis (6/7) lalu.

“Kami serahkan tanah dan air Pekanbaru ini sebagai cinta persatuan dan kesatuan Indobesia,” tutur Ayat Cahyadi kepada perwakilan kemenpora Budiyanto.(Rpk/tn)