Bengkalis (Duri), Tribunriau – Rencananya program CSR (Corporate Social Responsibility) PMKS (Pabrik Minyak Kelapa Sawit) PT.GMS (Gora Mandau Sawit) melakukan penimbunan di beberapa titik sepanjang Jalan KUD yang berlubang/rusak parah, Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Hal itu dikatakan Humas PT.GMS Sumariono didampingi Menejer Produksi Suhartoyo kepada Tribunriau.Com di ruang kerjanya, Sabtu (21/08/21) siang.
Menurutnya, penimbunan Jalan KUD yang berlubang/rusak dikerjakan mulai hari ini, akan ditimbun dengan tanah hitam dan kerikil, dan kemarin (Jumat, 20/08/21) sudah dimulai diantar beberapa mobil tanah hitam.
“Kami melakukan itu sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, agar tidak terganggu pada saat mengendarai kendaraannya melintasi Jalan KUD ini,” kata Sumariono didukung Suhartoyo.
Sebenarnya, sambungnya, program CSR dari perusahaan sudah dilakukan kepada masyarakat, seperti, bantuan acara keagamaan, kematian, 17 Agustus, dan merehab beberapa jembatan kayu.

Ket : Tanah hitam yang sudah diantar pakai truk PT.GMS
“Memang belum banyak kami berbuat kepada masyarakat, karena perusahaan baru beroperasi, kapasitas produksi juga hanya 15 ton.Apalagi baru-baru ini mesin produksi rusak, sehingga banyak karyawan dirumahkan, dan pendapatan perusahaanpun terganggu.Itupun kami usahakan juga untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar perusahaan.Supaya kami jangan sampai dituduh tidak peduli lingkungan,” terang Sumariono dan didukung Suhartoyo.

Ket : Security PT.GMS sedang mengawasi pekerjaan penimbunan
“Jalan KUD merupakan akses lalulintas masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, dengan memakai kendaraan roda dua dan roda empat menuju kantor desa maupun ke Sebanga, kota Duri dan lainnya.Termasuk pihak menejemen dan karyawan perusahaan PT.GMS, maka perlu kepedulian perusahaan,” pungkas Sumariono.(jlr).











