Covid-19, Jumlah ODP dan PDP di Rohil Semakin Menurun

ROHIL, Tribunriau – Terkait Covid -19, kabupaten Rokan Hilir (Rohil) provinsi Riau , senin (13/4/20) jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan Pasien dalam pengawasan (PDP) semakin hari semakin menurun.

” Alhamdulillah semakin hari semakin menurun jumlah orang yang sedang kita pantau , Ini menandakan penjaringan tetap kita lakukan, orang – orang yang masuk dan orang yang habis masa pantauannya, ini tidak berimbang, artinya lebih banyak yang masa pemantauan dibandingkan orang yang masuk, seperti yang pernah saya sampaikan seminggu yang lalu bahwa seminggu ke depan angka ini akan turun secara drastis ,” kata sekretaris kesehatan Rohil ahmad didampingi kasubbag DokPim Rohil Hasnul Yamin di media center tanggap (covid-19) gugus tugas Rokan Hilir di jalan perwira Bagansiapiapi.

dijelaskanya, Dari hari ke hari kita bisa melihat, bahwa angka ini turun, yang pada hari ini tinggal 1015 orang dalam pemantauan (ODP), meskipun secara kumulatif total ODP kabupaten Rokan hilir sampai hari ini 3124 orang, sudah selesai dilakukan pemantauan sebanyak 2109 orang , sehingga sisanya tinggal 1015 orang.

Berikut Data gugus tugas percepatan penanganan covid -19 kabupaten Rokan Hilir tanggal 13 April 2020 jam :14.30 wib dari setiap puskesmas :

Lanjutnya, Untuk PDP yang dirawat di rumah sakit umum dr. Pratomo Bagansiapiapi sudah dipulangkan karena kondisinya sudah aman , tapi dia tetap kita statuskan sebagai PDP dengan isolasi mandiri dirumah, karena sudah dilakukan rapip tes negatif dan tidak menunjukan gejala sama sekali dan sesuai dengan pedoman kementrian kesehatan RI pada revisi ke 4 ,bahwa orang yang tidak bergejala boleh dilakukan isolasi mandiri, namun demikian tetap dilakukan pengawasan oleh puskesmas setempat .

” kami juga selalu mengingatkan bahwa di beberapa daerah pada saat ini semakin meningkat, baik kasus positif, ODP maupun PDP, satu contoh bahwa salah satu kota di provinsi riau, hari ini sudah sama – sama kita bacakan, bahwa kota pekanbaru menerapkan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB)

Tambah Ahmad, tadi kita sudah rapat kepada seluruh kepala OPD dipimpin langsung oleh Bupati dan wakil Bupati, juga sekda kabupaten Rokan Hilir, untuk Rohil masih belum mengambil sikap terhadap PSBB tersebut , saat ini kita masih melakukan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat.

” kita tidak akan pernah bosan menyampaikan kepada masyarakat , bahwa Covid-19 ini adalah penularan dari orang ke orang, virus ini tidak akan bisa berjalan sendiri dan takkan bisa terbang sendiri , virus ini tetap hidup disalah satu media, nah, kalau orang membawa baru dia bisa berpindah ke orang lain,” ujar Ahmad.

Kata ahmad, cara yang paling tepat untuk menghindari covid -19, ikuti anjuran pemerintah, protokol kesehatan yang sudah disiapkan, tata laksana yang sudah diberikan kepada kita, hindari kontak dengan orang, caranya tentu lebih banyak dirumah, kalau keluar harus mengatur jarak dan pakai masker, cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, juga ikut cara-cara yang ditetapkan oleh kementrian kesehatan Republik Indonesia. (hen)