Nasional Banjir Bandang di Aceh Tenggara, Akses Jalan Kutacane-Medan Putus

Banjir Bandang di Aceh Tenggara, Akses Jalan Kutacane-Medan Putus

5
BERBAGI


BANDA ACEH, Tribunriau – Banjir bandang melanda tiga desa di Aceh Tenggara, Aceh. Pemerintah Aceh merilis data kerusakan sementara yaitu 15 unit rumah rusak parah. Selain itu, akses jalan nasional di kabupaten tersebut juga terputus. 

“Info sementara dampak materi 15 unit rumah berat,” kata Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin kepada detikcom, Selasa (11/4/2017).

Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang disampaikan Mulyadi, banjir juga menyebabkan badan jalan ditutupi material longsor.


“Material longsor menutupi badan jalan, sehingga arus transpotasi arah Medan (Sumatera Utara)-Kutacane putus (lumpuh),” jelas Mulyadi.

Saat ini, tim Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Basarnas, polisi dan pihak terkait sudah berada di lokasi. Ketiga desa yang terkena banjir bandang yaitu Desa Lawe Sigala Timur dan Desa Dua Ratus di Kecamatan Lawe Sigala-gala serta Desa Lawe Beringin di Kecamatan Semadam.

“Saat ini yang sangat dibutuhkan dilapangan adalah alat berat untuk bisa membuka akses jalan lintas Kutacane-Medan serta membersihkan puing kayu yang terkena sebagian rumah warga,” ungkap Mulyadi.

Sementara itu, Koordinator Pos Basarnas Kutacane, Risky Hidayat mengatakan, tim rescue Basarnas masih terus melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada warga agar segera mengungsi ketika situasi semakain parah.

“Untuk sementara belum ada informasi korban jiwa,” kata Risky saat dihubungi detikcom. (DTC)