Jakarta –
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meluncurkan dua buku terbarunya, yakni ‘Indonesia Era Disrupsi’ dan ‘Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa’. Buku tersebut merupakan koleksi karya ke-23 dan ke-24 Bamsoet.
Dalam acara peluncuran tersebut, Bamsoet menjelaskan ada pergeseran yang perlu dicermati ke depan, yaitu digitalisasi yang telah merubah telah merubah ekonomi, sosial maupun politik. Menurutnya. telah lahir kekuatan baru (new power) bukan lagi di partai politik atau para elite politiknya, tetapi bergeser ke influencer.
“Tanpa sadar telah lahir kekuatan baru (new power) bukan lagi di partai politik atau era elite politik, (kekuatan itu) yang telah bergeser kepada individu-individu yang menyihir para milenial. Hampir mayoritas ibu-ibu, emak-emak (tahu) tokoh-tokoh seperti Atta Halilintar, Raffi Ahmad ini sebuah kekuatan baru yang muncul tanpa kita sadari yang mampu merubah alam bawah sadar kita atas sesuatu yang mereka lakukan dan mereka ucapkan,” ujar Bamsoet, Rabu (10/8/2022).
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews












