Sosbud Agenda Tahunan, Disos P3A Rohul Salurkan Bantuan Penyandang Disabilitas

Agenda Tahunan, Disos P3A Rohul Salurkan Bantuan Penyandang Disabilitas

3
BERBAGI

ROKAN HULU, Tribun Riau- Melalui Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial (RPS) pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dosis P3A) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), setiap tahunnya salurkan bantuan bagi penyandang disabilitas usulan dari pemerintah desa.

Disebutkan Kepala Disos P3A Rohul, M.Ruslan.M.Si melalui Sekretarisnya April Liyadi SE.M.Si, Rabu (14/11/2018) menyatakan, pihaknya melalui APBD Rohul 2018 anggarkan bantuan kepada penyandang disablitas 4 unit kaki palsu, 15 unit alat bantu dengar, 10 unit kursi roda serta 8 unit tongkat penyangga.

“Kaki palsu sudah kita salurkan ke 4 penyandang disablitas, sedangkan bantuan alat bantu dengar, tongkat penyangga dan kursi roda menunggu pencairan dana. Keempat warga penerima bantuan kaki palsu, mereka langsung antar dan dampingi ke UPT tempat pembuatan kaki palsu di bawah Kementrian Sosial RI di Solo,” katanya.

“Penyandang disabilitas tersebut, selama 4 hari juga diberi pelatihan penggunaan kaki palsu, dan bantuan ini gratis baik pembuatan kaki palsu hingga ke pelatihan di Solo selama 4 hari. Termasuk kita datangkan langsung tim pengukur kaki palsu ke Rohul, dan semuanya dianggarkan melalui APBD Rohul 2018,” sebut April, di kantornya.

April juga menyatakan, kegiatan rutin setiap tahunnya disalurkan berdasarkan proposal dari desa. Seperti pendanaan bantuan kaki palsu, sudah dianggarkan satu paketnya mulai pengukuran, pembuatan kaki palsu hingga training atau dilatih menyesuaikan kaki ke penerima bantuan.

“Bantuan diberikan terbatas, karena kuota kita seperti bantuan kaki palsu tahun ini hanya bisa 4 orang. Termasuk kursi roda, alat bantu dengar dan tongkat Pegangan. Selain itu juga kita sebagai fasiltasi melaksanakan kegiatan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kita bawa ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pekanbaru berkerjasama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul yang merupakan tenaga teknis. Sedangka Disos P3A Rohul hanya mengantarnya,” kata April.

Di tempat tepisah PPTK Disos P3A Rohul Barita Jaya Hasibuan, juga mengakui untuk kegiatan bantuan kaki palsu kepada 4 penerima sudah disalurkan. Dianggarkan untuk 1 unit kaki palsu karena sudah bekerjasama dengan UPT di bawah Kemensos RI yakni Rp8 juta. Sementara, bila kaki palsu yang dibeli secara pribadi di Pekanbaru bisa capai Rp15 juta per unitnya.

“Tiga item bantaun lagi, kursi roda, tongkat penyangga dan alat bantu dengar masih menunggu pencairan dana. Bantuan diberikan, sesuai proposal yang diusulkan dari desa ke kita, namun karena terbatasnya anggaran APBD Rohul maka belum seluruhnya kita bisa akomodir namun bertahap dan dilaksanakan setiap tahunnya,” ucap Barita.

Barita juga berpesan ke masyarakat Rohul, siapa saja bisa mengusulkan bantuan bagi penyandang disablitas melalui proposal yang disampaikan desa. Karena, setiap tahunnya dananya dianggarkan Disos P3A khusus bagi penyandang disabilitas. (mad)