Jakarta –
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia tidak dijatuhi sanksi oleh FIFA usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. Jokowi menyatakan pemerintah dan FIFA bakal bekerja sama memperbaiki sepakbola RI agar tragedi serupa tak terulang.
Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Usai pertandingan, sejumlah penonton masuk ke lapangan. Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Akibatnya, penonton yang berada di tribun dan lapangan berhamburan mencoba menghindari gas air mata. Para penonton saling berdesakan hingga menyebabkan 131 orang tewas.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews











