Semesta Riau Heboh..! Penemuan Mayat di Kanal Kebun Sawit

Heboh..! Penemuan Mayat di Kanal Kebun Sawit

BERBAGI

Bengkalis, Tribunriau – Masyarakat Desa Petani dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki separuh baya yang bernama H.Elmi Syam (59) di kanal kebun sawitnya, Jl.Rangau KM 23 Simpang Tiga Pipa Air Bersih, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (10/11/21).

Sempat dikabarkan hilang semenjak berangkat dari rumah menuju kebun  sawit miliknya di Jalan Rangau tersebut, kemarin Selasa (09/11/21).

Mayat korban ditemukan warga setempat yang hendak memancing, sontak terkejut melihat sosok mayat pria separuh baya itu sudah mengapung telungkup dikanal kebun sawit tersebut, Rabu (10/11/21) sekitar pukul 14.00 WIB.

  Dari keterangan Jon swit kerabat dekat korban saat diminta keterangan wartawan mengatakan, Elmi Syam (Korban-red) kemarin berangkat dari rumah tujuan mau ke ladang miliknya di Jalan Rangau. 

“Kami dapat kabar dari keluarga korban tadi pagi yang mana korban sejak keluar rumah kemarin sampai tadi pagi tak pulang ke rumah dan tak dapat kabar,” katanya.

Mendapatkan kabar tersebut, kami bersama beberapa teman berusaha mencari ke Jalan Rangau, dan sempat menemukan mobil L300 yang dibawa korban sudah terparkir di tepi Jalan Rangau dekat SMP 4 Desa Petani, dengan kondisi sudah memprihatinkan. 

“Tak beberapa lama kemudian, kami mendapatkan kabar kalau Elmi Syam (korban) sudah di temukan warga setempat dalam kondisi tidak bernyawa terapung di kanal sawit,” terangnya. 

Menurut keterangan Kapolsek Mandau AKP J.Lumbantoruan melalui Kanit Reskrim Iptu Firman saat dikonfirmasi, membenarkan penemuan mayat laki-laki separuh baya tersebut. 

“Jenazah korban itu sudah di RSUD Mandau dan sedang di lakukan outopsi oleh pihak medis. Untuk penyebab kematiannnya nanti dikabari ya,” kata Firman singkat. 

Bila dilihat dari hidung/ sekitar wajah sepertinya ada bekas aniaya, dan leher ada bekas sayatan dan lumuran darah hingga di baju kaos korban sekitar dada.Diduga korban kena bunuh oleh orang yang tak bertanggungjawab.(jlr).