Jakarta –
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengaku masih kekurangan tenaga pengajar. Hal tersebut terjadi karena banyak guru yang pensiun ataupun wafat.
“Rata-rata di setiap sekolah itu hampir semua kekurangan guru untuk tingkat SD dan SMP. Kecuali TK karena sudah terpenuhi. Karena dari adanya kekurangan itu banyak guru yang pensiun ataupun meninggal dunia karena COVID-19, jadi kita makin banyak kekurangan,” kata Kepala Sub Bagian Kepegawaian Disdik Kota Bekasi Yanti Mariawati kepada wartawan, Jumat (15/7/2022).
Berdasarkan data Disdik Kota Bekasi, jumlah tenaga pengajar yang pensiun tahun ini mencapai 400 orang. Yanti mengatakan satu sekolah kekurangan guru satu sampai lima orang.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews











