Banjir Kembali Menyapu 9 Kecamatan di Kuansing, Cerenti Yang Terparah

TELUK KUANTAN, TRIBUNRIAU.COM – Banjir yang melanda Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau sejak Minggu (22/12) sampai hari, Selasa (24/12) kemarin, ternyata telah merendam ribuan unit rumah dan ratusan hektare areal persawahan, termasuk sejumlah gedung sekolah.

Menurut Camat Cerenti, Yuhendra, S.Sos ketika dihubungi wartawan menyebutkan, bahwa Banjir yang melanda Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi telah merendam 9 Kecamatan. Namun yang paling parah dialami oleh Kecamatan Cerenti.

“Di Kecamatan Cerenti yang terdampak banjir Jilid kedua ini, terdapat 9 Desa, dengan jumlah rumah yang terendam air sebanyak 1.134 Kepala Keluarga (KK),” paparnya.

Desa desa yang terkena banjir yaitu Desa Teluk Pauh sebanyak 137 Kepala Keluarga, Desa Pulau Bayur sebanyak 274 Kepala Keluarga, Desa Sikakak sebanyak 550 Kepala Keluarga, Desa Kampung Baru sebanyak 15 Kepala Keluarga, Desa Pulau Jambu sebanyak 93 Kepala Keluarga.

Selanjutnya, Desa Tanjung Medan sebanyak 38 Kepala Keluarga, Desa Pasikaian sebanyak 7 Kepala Keluarga, Desa Kampung Baru Timur sebanyak 6 Kepala Keluarga, dan Desa Pulau Panjang Cerenti sebanyak 14 Kepala Keluarga.

Sedangkan areal persawahan yang terendam banjir, meliputi Desa Teluk Pauh sebanyak 5 Hektare, Desa Pulau Bayur sebanyak 50 Hektare, Desa Sikakak sebanyak 38 Hektare, Desa Kampung Baru sebanyak 1 Hektare, Desa Pulau Jambu sebanyak 2 Hektare, dan Desa Tanjung Medan sebanyak 35 Hektare.

Selain Rumah dan Areal Persawahan yang terendam banjir, juga terdapat dua buah sekolah, yaitu SDN Teluk Pauh, dan SDN Pulau Jambu. “Kita sangat berharap, agar banjir ini dapat segera surut dan masyarakat bisa kembali Beraktivitas seperti biasanya, begitu juga diharapkan adanya bantuan untuk para korban banjir, guna meringankan beban yang diderita masyarakat Cerenti,” Tutup Camat.

Penulis : Eki Maidedi