Tiga JCH‎ Rohul Berangkat Haji Gunakan Kursi Roda‎, 1 Meninggal Dunia

5
BERBAGI
bupati Sukiman dan Pj Se3kda Rohul Abdul Haris, melepas JCH Rohul dari embarkasi Batam untuk bertolak ke Jedah melaksanakan ibdah haji.
bupati Sukiman dan Pj Se3kda Rohul Abdul Haris, melepas JCH Rohul dari embarkasi Batam untuk bertolak ke Jedah melaksanakan ibdah haji.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sebanyak 400 JCH asal Rokan Hulu (Rohul), sudah bertolak tunaikan ibadah haji‎ ke tanah suci. Tiga JCH dilaporkan sakit, dan mereka harus didorong pakai kursi saat bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

Ke 400 JCH asal Rohul ‎termasuk 2 Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), sudah bertolak dari Embarkasi Batam ke Jeddah, Arab Saudi pada Senin (6/8/2018) pukul 11.00 Wib.

Ke 400 JCH dilepas Bupati Rohul H. Sukiman bertolak ke Jedah dari Bandara Hang Nadim Batam, bersama Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, dan pejabat lainnya.

Dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, ke 400 JCH Rohul diberangkatkan di gelombang dua, tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18, bergabung dengan JCH asal Kabupaten Pelalawan dan JCH asal Kabupaten Kampar, dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Hang Nadim Batam menumpang pesawat Saudi Arabia.

Jelas Syahrudin, JCH akan menempuh perjalanan sekira 8 jam. Diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin petang sekitar pukul 18.00 Wib.

Kemudian, Syahrudin juga menyatakan, ada 3 JCH Rohul masih dalam kondisi sakit yang ikut diberangkatkan bersama Kloter 18 Embarkasi Batam pakai kursi roda, dibantu TPHD atau petugas haji.

Ketiga JCH Rohul yang menggunakan kursi roda yakni, atasnama Jupri asal Kecamatan Kepenuhan. Kaki Jupri diamputasi pasca ia mengalami kecelakaan lalulintas beberapa waktu lalu. JCH Rohul atasnama Sumariati asal Kecamatan Kunto Darussalam yang menderita hipertensi, dan ketiga JCH atasnama Penisah asal Kecamatan Ujung Batu menderita diabetes.

“Namun tetap kita berangkatkan, tidak ada masalah,” ungkap Syahrudin yang masih di Batam.

Kemudian jelas Syahrudin menambahkan, ada seorang JCH Rohul lain yang sebelumnya batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini karena meninggal dunia. (mad)