DUMAI, Tribunriau– Sebagian mesin milik PT Envitec Multi Indonesia di Kota Dumai, Riau ternyata belum disertifikasi.
Hal tersebut disampaikan Disnakertrans Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, Heru Hariprayitno kepada awak media, Rabu (2/11) via WhatsApp.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan kerja di PT Envitec Multi Indonesia pada beberapa minggu yang lalu yang menewaskan 2 karyawan.
Pihak Disnakertrans Riau dengan langkah cepat menurunkan tim pengawas ke lokasi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Hasil pemeriksaan di lokasi kecelakaan kerja, diputuskan bahwa operasi/kegiatan PT Envitec Multi Indonesia dihentikan sementara hingga terpenuhinya syarat K3.
Temuan lainnya, 1 korban yang tewas bahkan tidak terdaftar di bpjs.
Selain itu, untuk hak korban, pihak Disnakertrans Riau akan terus memonitor hingga tuntas, informasi terkini yang diterima, perusahaan sudah memberikan santunan kecelakaan kerja.
Sementara itu, pihak PT Envitec Multi Indonesia melalui seseorang yang diketahui bernama Ari ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan kalau dirinya tengah ada kegiatan hingga belum bisa memberikan tanggapan.
“izin bang dampingi masih ada giat, mohon pengertianya,” jawab pria yang akrab disapa Ari, Rabu (2/11).
Oleh karena masih sibuk, awak media masih menunggu tanggapan beliau untuk keberimbangan informasi.
Namun, setelah menunggu beberapa jam, bung Ari malah mengirimkan pesan bahwa hari ini ia belum memiliki waktu untuk minum kopi, padahal awak media ini hanya meminta sedikit tanggapan melalui chat WhatsApp.
“Maaf bang, dari pada abang ngak nyaman, bagus saya sampaikan hari ini belum bisa minum kopi sama abang,” tulisnya mengabarkan kepada awak media ini.
Penulis: Iskandar Zulkarnain












