Hukrim Proyek Tanpa Plang Sering Dijumpai Di Duri

Proyek Tanpa Plang Sering Dijumpai Di Duri

31
BERBAGI
DURI, Tribun Riau – Diduga Lemahnya pengawasan dari pihak Pemkab dan DPRD Bengkalis terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek di Duri, sepertinya menjadi ajang keuntungan besar bagi kontraktor nakal.Hal ini bisa merugikan keuangan negara, karena hasil pekerjaan suatu proyek bisa saja tidak seperti yang diharapkan masyarakat atau tidak sesuai di bestek.
Apalagi sering dijumpai wartawan media ini dilapangan, plang proyek tidak dipasang kontraktor, konsultan pengawas, dan PPTK tidak ada, dan ketika wartawan menanyakan ke pekerja selalu dijawab,” kami hanya pekerja, masalah plang urusan kontraktor,”.
Sementara kontraktor dan konsultan pengawas tidak pernah ada dilapangan, dan yang berurusan dengan pekerja hanya suruhan kontraktor.
Seperti halnya yang terjadi di Jl.Karang Anyer 1 Gg.Abadi RT 03. RW.03, proyek pekerjaan semenisasi, plang tidak ada, bestek dan gambar tidak ada, kontraktor dan konsultan pengawas tidak pernah ada ditempat.
Ketika wartawan media ini menanyakan ke mandor pekerja bernama Mis’un mengungkapkan, bahwa mereka disuruh ¬†mengerjakan proyek itu atas suruhan Ijal suruhan A long, masalah bestek dan gambar tidak pernah diberikan kontraktor dan sudah biasa dengan proyek yang lain.
“Kontraktornya A long pak, saya sudah mengerjakan sekitar 50 paket pekerjaan seperti ini dari Along, biasanya saya tidak diberi bestek dan gambar proyek, cuma diberitahu berapa panjang, lebar dan ketebalan.Dan selama saya mengerjakan semua proyek A long. A long tidak pernah datang, konsultan pengawas juga tidak pernah datang, yang berhubungan dengan kami pekerja hanya Ijal suruhan A long, saya disuruh kerja sama Ijal ya…saya kerjakan,” jelasnya, Senin (17/12/18).
Sementara A long belum dapat dikonfirmasi, karena memang sulit dijumpai wartawan.Sepertinya dia alergi kalau berjumpa sama wartawan, dimana dia termasuk paling banyak mengerjakan proyek di Duri, dan santer disebut-sebut sebagai bapak pembangunan.(Jlr).