Beranda blog Halaman 735

Andi Widjajanto Orang Sipil Keempat yang Jadi Gubernur Lemhanas

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik Andi Widjajanto sebagai Gubernur Lemhannas. Andi Widjajanto menjadi orang sipil keempat yang menjadi Gubernur di lembaga itu.

Berdasarkan data yang dikutip dari lemhannas.go.id, Senin (21/2/2022), Andi menjadi Gubernur ke-17. Berikut empat Gubernur Lemhannas dari sipil:

1. Prof Ermaya Suradinata (2001-2005). Nama Ermaya lama malang melintang di IPDN.
2. Prof Dr Muladi (2005-2011). Mantan Menteri Kehakiman, mantan hakim agung, mantan Mensesneg hingga mantan Komisioner Komnas HAM. Guru Besar Undip itu meninggal dunia pada 31 Desember 2020.
3. Prof Budi Susilo Soepandji (2011-2016). Budi merupakan adik mantan Jaksa Agung, Hendarman Soepandji. Sehari-hari, ia merupakan Guru Besar Teknik Sipil UI.
4. Andi Widjajanto PhD (bakal dilantik)

Andi bakal menggantikan Letjen (Purn) Agus Widjojo. Andi merupakan alumnus FISIP UI. Dia dikenal sebagai pengamat pertahanan.

Dia pernah mengenyam pendidikan master di Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat. Dia juga beberapa kali diajak untuk menjadi anggota Task Force Pusat Studi Pemerintah Daerah (LOGOS) serta Task Force for Defense White Paper SESKO TNI AD.

Andi pernah menjadi salah satu anggota Timses Jokowi dalam Pemilu 2014. Tim itu ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan disetujui oleh Jokowi.
Masukan-masukan Andi berhasil menyukseskan Jokowi hingga terpilih menjadi presiden.
Pada Oktober 2014, Jokowi kemudian menunjuk Andi Widjajanto sebagai sekretaris kabinet. Posisi itu didudukinya hanya satu tahun.

Tahun 2015, Andi diganti.Pada tahun 2020 Andi Widjadjanto menjabat penasihat senior Kantor Staf Presiden (KSP). Andi diangkat sebagai penasihat senior per 4 Februari 2020. Jabatan itu diembannya hingga saat ini.

Pada Januari 2022, Andi mengingatkan akan ancaman perang dunia yang akan digelar oleh China. Andi menilai China melakukan rencana strategis selama 70 tahun lebih. Tahap pertama 1980 sampai 2000. Tahap kedua, tahun 2000 sampai 2020. Tahap ketiga, tahun 2020 sampai 2050.

“Di tahap kedua, rensra-nya China 2000 sampai 2020 mereka siap menggelar kekuatan, memenangkan perang Laut Cina Selatan. Nanti di tahun 2020 sampai 2050, mereka siap menggelar kekuatan, menang perang di dua titik sekaligus sebagai patokannya. Yaitu Guam di Samudra Pasifik dan Diego Garcia di Samudera Hindia,” ujar Andi di sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Andi membandingkan strategi China dengan strategi Jepang dalam menyiapkan perang. Di mana Jepang menyeret dunia pada Perang Dunia II.

“China menyiapkannya perencanaan 70 tahun dimulai 1980. Terakhir kali ada negara di kawasan ini dengan perencanaan strategis 70 tahun, negara itu adalah Jepang, perencanaannya dimulai 1870, perencanaannya disebut Restorasi Meiji, selesai tahun 1940, boom, 7 Desember 1941 dia menyerang Pearl Harbor,” kata Andi.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

MUI Kritik BNPT Usai Dinilai Bikin Gaduh Lagi

Jakarta

Kritik kembali tertuju ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai BNPT telah membuat gaduh lagi sebab pernyataannya tentang jaringan terduga teroris menyusup ke lembaga publik dan ormas.

Pernyataan BNPT

Pernyataan yang disorot MUI itu bermula saat BNPT menjelaskan tentang terduga teroris yang tidak langsung berupaya melakukan aksi teror, tapi berusaha menguasai lembaga. Menurut juru bicara BNPT, Irfan Idris, teroris JI menyusup pada individunya, bukan lembaga atau partainya.

“Jadi bukan partainya, tapi kepada individu yang ada di partai itu. Bukan, organisasi itu yang punya visi dan misi untuk memperkuat kelompok-kelompok mereka,” kata Irfan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (18/2).

Irfan menegaskan BNPT tidak menyudutkan lembaga mana pun. Namun Irfan mengimbau lembaga publik atau partai agar lebih waspada lagi dari ancaman penyusupan teroris.

“Bukan lembaganya, BNPT sekali lagi tidak bermaksud menuding lembaga, partai, organisasi keumatan sebagai organisasi teroris,” kata dia.

“Oleh karena itu, lembaga yang dimasuki itu harus lebih waspada lagi, tentu berdasarkan visi-misi pembentukannya. Agar jangan masyarakat meyakini bahwa kalau partai ini ada terorisnya,” imbuhnya.

Irfan juga mengingatkan tidak ada kriteria fisik tertentu bagi seseorang menjadi teroris. BNPT menyebut fisik seseorang tak bisa menjadi patokan bahwa orang tersebut terlibat dalam aktivitas terorisme.

“Terkait perkembangan kriteria tersebut, tidak ada kriteria fisik,” kata Irfan.

Irfan menuturkan masyarakat tidak bisa terjebak dalam menentukan seseorang sebagai terduga teroris berdasarkan kriteria fisiknya. Dia menyinggung kasus Bom Bali hingga penembakan di masjid di Selandia Baru beberapa tahun silam.

“Kalau kita terjebak dengan kriteria fisik seperti Bom Bali, bagaimana dengan yang di New Zealand, yang menembak mati orang yang mau Jumatan. Tidak ada kriteria itu, jangan masyarakat terjebak pada simbol fisik. Karena kebetulan yang melakukan itu menggunakan simbol itu. Tidak bisa lantas semua yang berpakaian itu pasti teroris,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irfan menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait lain untuk terus berupaya membuat masyarakat paham mengenai radikalisme dan terorisme. Bahkan Idris menyebut teroris kini sudah mulai memasuki lembaga negara.

“Masyarakat harus kita cerdaskan. Tetapi kemudian jika diarahkan kepada aksi untuk menimbulkan dan menyuburkan penanaman ujaran kebencian dan penyebaran permusuhan di balik simbol itu, itu yang harus kita rumuskan bersama. Agar jangan ada stigma bahwa teroris ada simbol-simbolnya,” kata dia.

“Secara kelembagaan, BNPT mengkoordinasikan seluruh instansi kementerian, lembaga, LSM, non-kementerian dan non-pemerintahan agar ini bisa kita cerahkan, cerdaskan masyarakat bahwa radikal teroris kini sudah mulai merubah pola aksi pola pergerakan dengan mengubah nama jaringan, dengan juga memasuki lembaga-lembaga negara,” imbuh Idris.

Sumber: DetikNews

Kejahatan Seksual Mendominasi Kasus Kekerasan Anak di Lebak

Lebak

Kasus kekerasan terhadap anak di Lebak, Banten didominasi oleh kejahatan seksual. Sejak Januari 2022, tercatat ada 16 kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur.

Kepala UPTD Penanganan Perempuan dan Anak DP3AKB Lebak Pujiastuti mengatakan, semua korban perempuan. Adapun rentang usia korban di bawah 18 tahun.

“Tahun ini, kami baru mencatat ada 20 kasus kekerasan. 4 kasus KDRT, sisanya kekerasan anak,” ujarnya kepada awak media, Minggu (20/2/2022).

Kata Puji, semua pelaku berjenis kelamin laki-laki. Rata-rata para pelaku adalah orang terdekat seperti ustad, uwa tiri, bapak kandung, atau teman kenalan dari medsos.

Kasus kekerasan anak, lanjut Puji, mungkin akan meningkat hingga Desember mendatang. Sebab, pada tahun 2021 atau selama satu tahun pihaknya mencatat ada 86 kasus.

“Tahun lalu ada 86 kasus kami tangani, 80 persen kasus kekerasan seksual anak, 20 persen kasus KDRT yang dialami perempuan,” tuturnya.

Menurutnya, faktor ekonomi dan pola asuh anak masih menjadi penyebab kasus kekerasan anak di Lebak. Selain itu, pernikahan dini juga menjadi penyebab dari permasalahan ini.

“Mayoritas (pelaku) orang-orang nggak punya. Lagi-lagi masalah perekonomian warga,” ucapnya.

Laporan mengenai kekerasan anak ini, kata Puji, paling banyak terjadi di pedesaan. Di perkotaan ada pula kasusnya namun tidak terlalu banyak.

Adapun dalam menangani kasus ini, lanjut Puji, pihaknya mempunyai beberapa cara. Caranya yaitu penjangkauan korban, penanganan kesehatan seperti visum, pendampingan pelaporan ke polisi. Kemudian, pendampingan mediasi antara korban dan pelaku, menyediakan tempat penampungan sementara, dan memberikan konsultasi psikologi dan hukum.

“Ada enam penanganan yang kami berikan. Semua dilakukan untuk melindungi dan mendampingi para korban,” jelasnya.

Sementara untuk pencegahan, lanjut Puji, dilakukan penyuluhan ke sekolah, berkoordinasi dengan pihak kepolisian, membentuk relawan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di setiap desa. Dia mengklaim pencegahan tersebut dapat mengurangi kasus kekerasan anak dan perempuan di Lebak.

“Ya, dulu kita sering kesulitan karena Lebak kan luas, jadi nggak mungkin kita datang untuk tanya ada kasus apa di setiap desa. Tapi, sekarang banyak korban yang sudah tidak bingung melapor kemana,” pungkasnya.

(dwia/dwia)

Sumber: DetikNews

Suami dari Wanita Tewas Bersimbah Darah di Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Bogor

HR, suami dari K (50) wanita tewas bersimbah darah di Klapanunggal Bogor telah ditemukan, Minggu (20/2/2022). HR ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur rumahnya.

“Itu suaminya (Suami K,red),” kata Azi saat ditanya identitas jasad yang ditemukan di dalam sumur di Klapanunggal, Bogor, Minggu (20/2/2022).

Azi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya HR. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait siapa pembunuh K, istri HR yang ditemukan tewas bersimbah darah pada Jum’at (18/2/2022) lalu.

“Kita masih selidiki ya, terkait apakah dia (HR) pelaku (pembunuh K) atau bukan. Ini masih kita dalami,” kata Azi.

“Untuk lukanya apa saja, kita masih tunggu hasil otopsi,” tambah Azi.

Jasad HR ditemukan di dalam sumur setelah warga melapor ke pihak Polsek Klapanunggal dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor. Warga curiga karena ada aroma tidak sedap yang keluar dari dalam rumah HR sekaligus lokasi tewasnya K, istri HR. Saat ditemukan, jasad H sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

“Ya sebenarnya kita curiga dari kemarin-kemarin, pas kejadian itu (temuan mayat Karmiati,red) lubang sumur memang sudah terbuka, tapi kan pas dicari kemana suaminya waktu itu tidak ditemukan. Nah pas ada bau tidak sedap itu, baru diperiksa itu sumurnya, baru kelihatan ada mayat. Itu (mayat) suaminya,” kata Yusnadi, ketua RW setempat saat ditanyai wartawan, Minggu (20/2/2022).

Diberitakan sebelumnya, perempuan berinisal K (50) ditemukan tewas bersimbah darah di Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh anaknya.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda AM Zalukhu mengatakan korban ditemukan tewas pada Jumat (18/2). Korban pertamakali ditemukan anaknya yang baru pulang kuliah dari Jakarta.

“Jadi ceritanya anaknya ini kan kuliah di Jakarta, tiap hari Jumat itu pulang. Ketika pulang, pintu nggak dibuka. Didobrak, nah ada ditemukan itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal Ipda AM Zalukhu saat dikonfirmasi, Sabtu (19/2/2022).

Suami korban kini tengah menghilang. Polisi sedang mencarinya untuk dimintai keterangan.

“(Suami korban) dicari, menghilang suaminya. Pasti (dimintai keterangan), nanti kita akan usut itu,” terangnya.

(dwia/dwia)

Sumber: DetikNews

Warga Jambi Temukan Mayat Wanita Terbungkus Karung Dalam Rawa

Jambi

Warga di Desa Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang dibuang di dalam rawa. Mayat wanita dengan kondisi sudah membusuk itu terbungkus karung.

“Jadi kita mendapat laporan adanya penemuan mayat. Lalu anggota ke lokasi penemuan, disana kami sempat mencari di dalam rawa, ketika kita gali rawa itu mayat itu posisinya di dalam karung,” kata Kapolsek Jujuhan Bungo Jambi, AKP Wibisono kepada wartawan, Minggu (20/2/2022).

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga pada Minggu sore. Saat itu, warga melihat jika di sekitaran genangan air di rawa terdapat bentuk kaki manusia. Dari temuan itu, warga kemudian melaporkannya ke kepala desa serta polisi setempat.

Mayat tersebut dievakuasi polisi di dalam rawa. Selain dibungkus karung, mayat itu juga sudah tertimbun di dalam lumpur.

“Kondisi mayat ini juga sudah membusuk, perkiraan kita mayat ini di dalam rawa itu sudah hampir satu minggu lamanya,” ujar Wibisono.

Sejauh ini polisi sudah membawa mayat wanita itu ke pihak Rumah Sakit terdekat. Polisi juga akan melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kematian wanita itu.

“Jasad mayat ini sudah kita lakukan otopsi. Nantinya akan kita gelar pemeriksaan lebih lanjut,” terang Wibi.

(dwia/dwia)

Sumber: DetikNews

Diberi Penghargaan KLHK 2019, Damianus Nadu Belum Terima Hadiahnya, Kenapa?

Jakarta

Damianus Nadu sang penjaga hutan adat diakui negara sebagai pahlawan lingkungan. Dia pernah menerima penghargaan pada tahun 2019, namun hadiah berupa dana kegiatan belum juga diterimanya hingga 2022 ini.

Damianus Nadu adalah penerima Kalpataru Tahun 2021. Dia telah berjasa menjaga dan melestarikan Hutan Adat Pikul-Pengajid di Desa Sahan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Sebelumnya, dia juga menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas perjuangannya dalam pelestarian lingkungan hidup.

Sebagaimana diberitakan detikcom pada 28 November 2019 silam, Damianus menjadi satu dari sembilan orang penerima penghargaan kategori tokoh perhutanan sosial. Penghargaan diberikan oleh Menteri Siti Nurbaya Bakar dalam acara yang digelar di Auditorium Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta, kala itu.

Tiga tahun berlalu, ternyata hadiah yang dijanjikan berupa uang belum sampai ke tangan Damianus Nadu. Ini disampaikannya saat berbincang dengan detikcom via telepon, Rabu (9/2) pekan lalu.

“Di satu sisi, saya masih sangat kesal sekali kejadian pada tahun 2019 kemarin. Siapa yang sebetulnya bertanggung jawab? Apakah uang itu dikembalikan ke kas negara ataukah ada oknum tertentu (yang mengambil -red)?” kata Nadu.

Damianus Nadu (Dok pribadi)Damianus Nadu (Dok pribadi)

Uang yang dijanjikan KLHK selaku pemberi penghargaan kepada Damianus itu sebesar Rp 50 juta sebagai dana program replikasi, ditambah Rp 5 juta sebagai uang akomodasi Damianus ke Jakarta. Hadiah Rp 50 juta itu belum juga cair meski Damianus sudah mengajukan proposal program kerja sebagai syarat pencairan hadiah itu, dia sampaikan ke pihak Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Kalimantan.

“Menurut BPSKL Wilayah Kalimantan, saya harus buat proposal. Saya buatlah proposal itu dan saya serahkan,” kata Nadu. Dia merasa kecewa dan dibohongi karena tidak mendapat dana yang dijanjikan. Sebagai penerima penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan, yakni Kalpataru 2021, Damianus Nadu tetap hidup biasa saja sebagai peladang dan petani lokal.

“Saya juga tiap hari masih cari beras, tidak ada perubahan apa-apa,” kata dia.

Damianus Nadu (Dok pribadi)Damianus Nadu (Dok pribadi)

Kata KLHK

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) KLHK, Bambang Supriyanto, merespons hal yang dinantikan oleh Damianus Nadu, yakni dana yang dijanjikan KLHK untuk pemenang penghargaan tokoh perhutanan sosial tahun 2019.

Bambang Supriyanto menjelaskan setiap tokoh yang menerima penghargaan itu mendapat bantuan biaya perjalanan pulang-pergi, dana tunai Rp 5 juta, dan dana replikasi Rp 50 juta. Jadi, dana Rp 50 juta yang dinanti oleh Damianus itu memang benar ada, namun dana itu diperoleh lewat pengajuan proposal program replikasi. Seharusnya, dana itu cair pada 2020.

“Program replikasi untuk peningkatan nilai tambah ekonomi pada desa tersebut, atau replikasi pada desa sekitar yang diinisiasi oleh pemegang tokoh hutan sosial agar memberikan manfaat bagi warga desa lainnya,” kata Bambang saat dihubungi detikcom.

Pemberian penghargaan dari Menteri LHK ke Tokoh Perhutanan Sosial (Yoki Alvetro-detikcom)Pemberian penghargaan dari Menteri LHK ke Tokoh Perhutanan Sosial, 2019. Damianus Nadu jadi salah satu penerima penghargaan. (Yoki Alvetro-detikcom)

Istilah ‘replikasi’ bermakna menggandakan kepeloporan tokoh penerima penghargaan supaya ada orang lain lagi yang punya kemampuan sama dengan tokoh yang telah menerima penghargaan tersebut. Harapan KLHK, ada ‘Damianus Nadu’ lain yang bisa muncul di Desa Sahang Kabupaten Bengkayang. Kegiatan replikasi itulah yang akan didanai dengan uang hadiah Rp 50 juta.

“Dasar replikasi adalah proposal. Kami akan bimbing penyusunan proposalnya kepada yang bersangkutan agar dananya dapat segera turun. Terima kasih,” tandas Bambang.

(dnu/dnu)

Sumber: DetikNews

Kepala BNPT Respons Kritik MUI soal Bikin Gaduh Lagi, Ini Penjelasannya

Jakarta

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar merespons kritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menilai BNPT kembali membuat gaduh imbas pernyataan tentang sejumlah teroris yang menyusup ke lembaga publik dan ormas. Boy mengatakan pihaknya tak bermaksud untuk menyalahkan pihak tertentu.

“Bahwa yang disampaikan oleh juru bicara BNPT Prof Irfan Idris, lebih dikandung maksud untuk kita semua membangun kewaspadaan bersama, bahwa ideologi terorisme dapat masuk ke berbagai entitas atau kelompok yang ada dalam masyarakat dan tidak bermaksud menyalahkan atau menyudutkan pihak tertentu,” kata Boy kepada detikcom, Minggu (20/2/2022).

Boy mengajak semua pihak bersatu mengantisipasi penetrasi ideologi terorisme. Menurut Boy, jangan sampai terorisme merusak kehidupan bangsa Indonesia.

“Lebih baik kita semua solid bersatu menghadapi penetrasi ideologi terorisme yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Boy.

Terpisah, Juru Bicara BNPT Irfan Idris menegaskan pihaknya terus bekerja sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi secara maksimal. Idris turut menyinggung UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Terus dimaksimalkan. UU Nomor 5 Tahun 2018 berperan merumuskan melaksanakan dan mengoordinasikan kebijakan program dan strategi dalam hal pencegahan, perlindungan, deradikalisasi, penegakan hukum, pembinaan kemampuan, koordinasi penindakan, dan kerja sama internasional,” kata Idris.

Idris menyampaikan teroris menggunakan ideologi yang menghalalkan segala cara untuk melakukan aksi terorisme. Terlebih, mereka juga terus merekrut simpatisan di manapun mereka berada.

“Radikal terorisme yang menggunakan ideologi kekerasan, menghalalkan segala macam cara, termasuk merekrut simpatisan dan pendukung di manapun berada,” tuturnya.

“Pelatihan militer dan indoktrinasi paham kekerasan, penanaman kebencian di antara langkah yang dilakukan oleh kelompok radikal terorisme,” sambung Idris.

Kritik MUI

Kritik terhadap BNPT itu sebelumnya disampaikan Sekjen MUI Amirsyah Tambunan. Amirsyah menilai BNPT kembali membuat gaduh.

“Setelah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyampaikan permintaan maaf secara resmi tanggal 3 Februari 2022 di MUI. Kali ini kembali membuat pernyataan yang membuat gaduh dan menyesalkan di antaranya Irfan Idris mengatakan BNPT tidak bermaksud menuding sejumlah lembaga yang anggotanya ditangkap Densus 88/Antiteror sebagai organisasi teroris. Menurutnya, teroris menyusup dan tidak langsung melancarkan aksi teror, melainkan berupaya menguasai lembaga tersebut. Hal ini juga terjadi di perguruan tinggi,” kata Sekjen MUI Amirsyah Tambunan kepada wartawan.

Amirsyah mempertanyakan mengenai pencegahan penyusup ke ormas. Dia juga mengkritik soal pernyataan tentang teroris tidak langsung berupaya melakukan aksi teror, tapi berusaha menguasai lembaga tersebut.

“Yang menjadi pertanyaan bagaimana kita mencegah penyusup ke ormas sehingga target tidak pada penangkapan. Kata Irfan tidak langsung melakukan aksi di pendidikan tinggi tapi melakukan proses-proses awal, misalnya pembaiatan, pengajian, dengan sangat disayangkan,” ujar Amirsyah.

Narasi ini, kata Amirsyah, harus diinvestigasi bersama-sama sehingga ada fakta dan data seperti apa proses pembaiatan, pengajian yang disebutkan BNPT itu agar tidak meresahkan masyarakat. Amirsyah mengatakan keberhasilan penanggulangan terorisme bukan pada penangkapan, melainkan pada pencegahan. Dia lantas berbicara mengenai aturan tentang tindak pidana terorisme.

“Karena pencegahan merupakan kewajiban pemerintah, termasuk aparat penegak hukum berdasarkan UU No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU No 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. Berdasarkan Pasal 43 A (1) Pemerintah wajib melakukan pencegahan Tindak Pidana Terorisme. (2) Dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Terorisme, Pemerintah melakukan langkah antisipasi secara terus menerus yang dilandasi dengan prinsip pelindungan hak asasi manusia dan prinsip kehati-hatian. (3) Pencegahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui: a. kesiapsiagaan nasional; b. kontra-radikalisasi; dan c. deradikalisasi. Jadi ada logika hukum yang tidak masuk akal bagi pejabat BNPT,” kata Amirsyah.

“Atas dasar itu, keberhasilan penanggulangan tindak pidana terorisme bukan pada penangkapan tapi pada pencegahan sehingga mengedepankan fungsi negara melindungi warga negara dari terorisme melalui deradikalisasi dan kontra-radikalisasi,” sambung dia.

(knv/gbr)

Sumber: DetikNews

Jokowi Lantik Andi Widjajanto Jadi Gubernur Lemhannas Besok

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik Andi Widjajanto menjadi Gubernur Lemhannas. Andi menggantikan Agus Widjojo yang ditunjuk menjadi Duta Besar RI untuk Filipina.

Kabar mengenai pelantikan Gubernur Lemhannas yang baru ini disampaikan oleh Plt Gubernur Lemhannas Marsdya Wieko Syofyan. Namun Wieko belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pelantikan Gubernur Lemhannas ini.

“Iya besok memang ada rencana pelantikan gubernur, namun saya belum tahu info pastinya. Mungkin benar tapi saya belum dapat berita pastinya,” kata Wieko saat dimintai konfirmasi.

Pelantikan bakal digelar di Istana pada Senin (20/2) besok. Wieko sendiri sudah menerima undangan untuk menghadiri pelantikan tersebut.

“Iya di mana udah dapat undangannya untuk pelantikan Gubernur Lemhannas yg baru besok di istana ya,” ujar Wieko.

Kabar penunjukan Andi Widjajanto juga dibenarkan oleh sumber di lingkungan pemerintahan. Selain melantik Gubernur Lemhannas, Jokowi juga diagendakan bakal melantik pimpinan lembaga lain.

Seperti diketahui, posisi Gubernur Lemhannas dijabat Plt usai Agus Widjojo dilantik sebagai duta besar. Agus mengatakan dirinya telah menerima surat pemberhentian dari Gubernur Lemhannas pada Selasa (11/1).

“Tidak (lagi menjabat Gubernur Lemhannas). Tugas dan kewenangan sudah saya serahkan kepada Wagub (Lemhannas) Marsdya TNI Wieko Syofyan sebagai Plt,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

(knv/gbr)

Sumber: DetikNews

Tambah 363, Total 3.543 Pasien COVID-19 Dirawat di Rusun Pasar Rumput

Jakarta

Pasien positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Rusun Pasar Rumput mengalami kenaikan. Jumlah pasien COVID di Rusun Pasar Rumput bertambah 363 orang.

Jika dibanding dengan 5 RSDC lain di wilayah Jakarta, jumlah pasien di RSDC Rusun Pasar Rumput menjadi yang terbanyak yaitu 3.543 orang. Mereka terdiri atas 1.739 pasien pria dan 1.804 pasien wanita.

“RSDC Rusun Pasar Rumput (tower 1, 2 & 3) jumlah pasien rawat inap 3.543 orang. Semula 3.180 orang bertambah 363 orang,” ujar Kepala penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan tertulis, Minggu (20/2/2022).

Pasien COVID-19 rawat inap di RSDC Rusun Nagrak sebanyak 3.068 orang terdiri atas 1.524 pasien pria dan 1.544 pasien wanita. Jumlah ini bertambah 364 orang dari jumlah semula sebanyak 2.704 orang.

“RSDC Rusun Nagrak (tower 1, 2, 3, 5 & 6) jumlah pasien rawat inap 3.068 orang. Semula 2.704 orang bertambah 364 orang,” ujarnya.

Selanjutnya, pasien COVID-19 di RSKI Pulau Galang bertambah 41 orang dari jumlah semula sebanyak 267 orang. Sementara di RSDC Wisma Atlet Pademangan bertambah 88 orang.

“RSKI Pulau Galang jumlah pasien rawat inap 308 orang (189 pria, 119 wanita). Semula 267 orang bertambah 41 orang,” kata Aris.

“RSDC Wisma Atlet Pademangan (tower 8, 9 & 10) jumlah pasien rawat inap 1.533 orang (691 pria, 842 wanita) semula 1.445 orang bertambah 88 orang,” lanjutnya.

Sementara itu, penurunan jumlah pasien COVID-19 rawat inap hanya terjadi di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yaitu berkurang 344 orang. Sebanyak 3.204 orang yang terdiri atas 1.515 pasien pria dan 1.689 pasien wanita tengah dirawat di RSDC tersebut.

“RSDC Wisma Atlet Kemayoran (tower 4, 5, 6 & 7) jumlah pasien rawat inap 3.204 orang. Semula 3.548 orang berkurang 344 orang,” katanya.

Terpisah Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kolonel dr Mintoro Sumego, mengatakan kapasitas tempat tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran kini tersisa 5.095 bed.

“Kapasitas tempat tidur jumlah bed 8.299, jumlah pasien 3.204 sisa bed 5.095, persentase hunian 38,61 persen,” kata Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Kolonel dr Mintoro Sumego dalam keterangannya.

(lir/lir)

Sumber: DetikNews

Dalih Pemilik Gudang di Sumut Timbun 1 Juta Kg Minyak Goreng: Takut Rugi

Medan

Pemprov Sumatera Utara (Sumut) sudah menanyakan ke pihak pengusaha soal alasan menimbun 1 juta kilogram (kg) minyak goreng. Alasan yang diutarakan ke pihak pemda, si pengusaha takut rugi jika stok minyak goreng mereka dijual menggunakan harga eceran tertinggi (HET) yang sekarang berlaku.

“Waktu kita tanya kenapa ini tertahan begini, mereka menyampaikan keluhannya, takut rugi dengan HET sekarang,” kata Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumut Naslindo Sirait, Minggu (20/2/2022).

Naslindo mengatakan pihak pengusaha juga beralasan bahwa saat ini harga bahan baku pembuatan minyak mahal. Namun, menurut Naslindo, dalam kondisi saat ini, alasan apa pun yang dikemukakan tidak dapat dijadikan pembenaran.

“Kita sampaikan, ‘ini kan sudah ada mekanismenya’. Nanti mereka bisa klaim untuk harganya. Jadi nggak ada alasan sebenarnya untuk menahan,” ucap Naslindo.

Karena itu, Naslindo meminta pengusaha dimaksud segera menyalurkan minyak goreng yang ditimbun. Dia menegaskan produsen, distributor, dan pedagang memiliki kewajiban untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar.

“Dipastikan, baik itu produsen maupun distributor, pedagang, harus memastikan barang itu tersedia di pasar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Pangan Provinsi Sumut beberapa hari lalu menemukan sebanyak 1 juta kg minyak goreng ditimbun di tiga gudang di Deli Serdang. Satgas menemukan adanya tumpukan minyak goreng yang tidak diedarkan dan hanya disimpan di dalam 3 gudang tersebut.

Polda Sumut juga telah mendatangi ketiga gudang dimaksud. Ketiga gudang itu diketahui milik 3 perusahaan berbeda, yakni PT Indomarco Prismatama di yang berada di Jalan Industri, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang; PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk di Jalan Kawasan Industri, Deli Serdang; dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk yang gudangnya berlokasi di Jalan Sudirman, Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Untuk menindaklanjuti temuan Satgas Pangan, Polda Sumut akan mengundang para pemilik gudang untuk memberikan klarifikasi. Jadwalnya, para pemilik gudang diundang guna memberikan klarifikasi pada Senin (21/2) besok.

“Iya, kita akan undang untuk klarifikasi, apakah ada indikasi penimbunan atau tidak. Tentunya jika ada indikasi pelanggaran hukum, tentu kita akan proses,” ucap Dirkrimsus Polda Sumut Kombes John Charles Edison Nababan kepada wartawan, Sabtu (19/2).

(afb/zak)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer