Beranda blog Halaman 1010

Panitia Terbentuk, Konferkot PWI Dumai Digelar November 2020

DUMAI, Tribunriau- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai menggelar Rapat pembentukan Panitia Konferensi Kota (Konferkot) yang rencananya akan dilaksanakan pada November 2020 mendatang.

Rapat pembentukan Panitia Konferkot PWI Kota Dumai ini, dipimpin langsung Ketua PWI Dumai, Kambali dan turut hadir para pengurus serta anggota PWI yang dilaksanakan di Media Center Pemko Dumai, Sabtu (10/10/2020).

Dalam arahannya, Ketua PWI Dumai Kambali menjelaskan bahwa Konferkot PWI ini akan dilaksanakan secara serentak di 6 kabupaten/kota di Riau yang berakhir masa jabatan tahun 2020 dan salah satunya termasuk PWI Kota Dumai.

“Berdasarkan berakhirnya masa jabatan itu pengurus PWI Riau menyarankan PWI masing-masing membentuk kepanitiaan Konferkot dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan Ketua atau kepengurusan baru untuk periode 2020-2023,” ungkapnya.

Kambali menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan rapat pembentukan kepanitian Konferkot pada hari ini, berdasarkan dengan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh PWI Pusat dengan masa kepengurusan berakhir pada Tanggal 27 November 2020 kedepan.

“Saya berharap kegiatan konferkot PWI Dumai berjalan lancar dan kondusif, kepada panitia yang terpilih dapat mensukseskan kegiatan dan saling bersinergi,” ujar ketua PWI Dumai dua periode itu.

Rapat yang berlangsung khitmad dan menghasilkan suatu kesepakatan bersama pengurus dan anggota PWI Kota Dumai memilih Ketua Panitia Konfercab secara aklamasi.

Adapun Ketua, Sekretaris dan Bendahara Panitia Konfercab PWI Dumai yaitu Ahmad Dahlan, S.Sos (Ketua), Ricky Sahputra (Sekretaris) dan Adel Iskosa Darmaja (Bendahara).

Ketua Panitia Konferkot Dumai, Ahmad Dahlan, S.Sos menyampaikan suatu janji dan komitmennya, bekerja keras melaksanakan tugas kepanitiaan konfrensi pemilihan sampai pada puncaknya yakni pelantikan Pengurus PWI terpilih periode 2020-2023.

“Pelaksanaan konferkot dan pelantikan kepengurusan PWI yang terpilih nantinya akan tetap menerapkan aturan dalam upaya memutus rantai wabah corona sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang diamanatkan oleh PWI Pusat,” ujar Dahlan sapaan akrabnya.

Di hadapan Ketua dan puluhan Anggota PWI Kota Dumai, Ketua Panitia Konferkot terpilih menyampaikan ucapan terimakasih terkait kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah dalam kepanitiaan Konferkot PWI Kota Dumai.

“Saya selaku Ketua Panitia Konferkot yang terpilih, mengucapkan terimakasih kepada semua rekan-rekan yang sudah mempercayakan kami, mohon bimbingan dan dukungan para senior untuk kelancaran suksesi ini nantinya,” tutup Dahlan. (rilis)

Hj.Winda Fitrika Lantik Tim Relawan RosWin Tingkat Kabupaten Dan 25 Kecamatan Yang Miliki 54.000 Relawan

Hj.Winda Fitrika selaku Calon Wakil Bupati Asahan berfoto bersama tim relawan RosWin usai dilantik
Hj.Winda Fitrika selaku Calon Wakil Bupati Asahan berfoto bersama tim relawan RosWin usai dilantik

ASAHAN, Tribunriau. Tim yang menamakan dirinya Relawan Roswin di tingkat Kabupaten dan di 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan resmi dilantik sebagai salah satu tim yang siap memenangkan pasangan calon Bupati Asahan Rosmansyah STP dan Hj. Winda Fitrika menjadi Wakil Bupati Asahan 2021-2024.

Ketua Tim Relawan Kabupaten Asahan ialah Fahri Siagian, Sekretaris Khairul Anhar Harahap dan bendahara Efrianto Rany.

Fahri Siagian selaku Ketua tim Kabupaten didampingi sekretaris Khairul Anhar kepada Wartawan, Sabtu (10/10/2020) mengatakan, bahwa memiliki 54000 ribu tim relawan yang siap memenangkan pasangan Rosmansyah dan Winda namun dirinya tetap mengajak seluruh relawan terkhusus pengurus kecamatan, desa dan dusun membuat kebulatan tekat hingga bisa memenangkan pasangan itu.

“Mari kita sama sama laksanakan amanah ini, karena ini menjadi amanah yang ada dipundak kita semua dan kita buktikan masa kita ada hingga kemenangan bisa diraih”, ujar Fahri.

Sementara Hj.Winda Fitrika sebagai calon Wakil Bupati Asahan merasa terharu dan bangga atas kebulatan tekat tim relawan Roswin yang dikukuhkan hari itu.

“Semoga kami, Rosmansyah dan saya Winda Fitrika menjadi pasangan yang diridhoi Allah untuk merebut suara rakyat Asahan hingga kepemimpinan Almarhum Suami Saya Taufan Gama Simatupang yang sudah baik bisa berlanjut menjadi lebih baik lagi dikemenangan kami”, ungkap Hj.Winda Fitrika sebagai Calon Wakil Bupati Asahan pada kontestasi Pilkada Asahan 2020 yang mendapat nomor urut 3 itu. (tec)

RosWin Miliki Konsep Bangun Zona Wisata Guna Membangkitkan Ekonomi Dan Perkecil Pengangguran di Asahan

ASAHAN, Tribunriau. Dalam mendongkrak ekonomi masyarakat dan serta menambah ruang tenaga kerja khususnya di Kabupaten Asahan, pasangan Rosmansyah STP dan Hj.Winda Fitirika atau (RosWin) yang mendapat nomor urut 3 sebagai Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Asahan memiliki konsep membangun zona wisata di Kabupaten Asahan.

Rosmansyah mengakui bahwa zona yang akan menjadi perhatiannya yaitu Kota Kisaran yang menjadi pusatnya dengan pembangunan Techno Park, Lalu Meranti-Rawang Panca Arga yaitu membangun Agro wisata terintegrasi dengan irigasi primer dengan konsep wisata air pantai.

Dimana Beranggas Tanjung Tambun Tulang di jangga wari, Kecamatan Silau Laut dengan konsep eco wisata mangrove berbasis resort, wisata cagar budaya makam Syekh H.Abdul Rahman Bin Nakhoda Alang Batubara, Desa Silau Lama, Kecamatan Silau Laut dan konsep agro marine techni park yang terintegrasi dengan industri perikanan perkampungan nelayan dengan penguatan edukasi.

“lalu di Sei Kepayang akan menghadirkan Wisata Losari Sei Kepayang, Mesjid Terapung Pesisir, Reflika Istana Raja Asahan, Venesia Asahan dengan memadukan susplesi air menuju Sei Loba”, ujar Rosmansyah ketika berbincang dengan Wartawan, Sabtu (10/10/2020).

Melanjutkan bahwa konsep wisata di zona lainnya yaitu pembanguan Terminal Air Status Quo menuju Air Terjun simonang monang menghadirkan permainan air dan fasilitas resort di wilayah Kecamatan Pulau Rakyat.

Kemudian pada Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, air terjun ponot, Sigura gura dengan fasilitas resort dan Sport Tourisme (Wisata olah raga) berupa Arum Jeram, flying fox, dan Kereta gantung Tangga Highland.

Untuk yang terakhir pengembangan Kawasan Wisata Air Terjun Turbo Tomuan holbung yang berada di Bandar Pasir Mandoge, Danau Teratai. yang berada di Kecamatan Tinggi Raja, Dam Alam Bali.

“Dengan membangun zona wisata kita akan mendapatkan dampaknya yaitu adanya pertumbuhan ekonomi lalu dengan sendirinya juga bertambah lapangan pekerjaan yang mana penganguran berkurang dan dampak pada pemerintah sendiri adalah peningkatan pendapatan maka pemerintah dapat membangun sarana dan prasarana lainya”, ungkap Rosmansyah sembari mengajak untuk bersama sama mengunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 hingga pasangan ini dapat menjalankan yang telah di programkan bila terpilih menjadi Bupati Asahan. (tec)

Rosmansyah Sahuti Keluhan Masyarakat Siumbut umbut Terkait Persoalan Sampah

Rosmansyah STP ketika memberi pencerahan dalam menyahuti keluhan masyarakat Siumbut umbut terkait mengatasi sampah
Rosmansyah STP ketika memberi pencerahan dalam menyahuti keluhan masyarakat Siumbut umbut terkait mengatasi sampah

ASAHAN, Tribunriau. Rosmansyah STP sebagai Calon Bupati Asahan yang pasangan Wakil Bupati Asahan adalah Hj.Winda Fitrika atau dikenal singkatan RosWin dengan nomor urut 3 (tiga) hadir dalam tatap muka dengan masyarakat Kelurahan Siumbut umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumut, Jum’at (09/10/2020).

Adapun hal yang dipersoalkan salah satunya masalah sampah, dimana penempatan sampah masih menjadi salah satu persoalan masyarakat perkotaan yang sering diabaikan.

Untuk membuang sampah harus melewati empat kelurahan lain agar sampah bisa dikumpulkan ke tempat pembuangan sementara.

Menyahuti keluhan warga tersebut, Rosmansyah memaklumi, sampah merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan bagi masyarakat perkotaan, karena akibat sampah bisa membuat kebanjiran. Oleh karena itu, calon Bupati Asahan menawarkan konsep pengolahan sampah perkotaan berbasis komunitas yang pada akhirnya akan bernilai ekonomis bagi keluarga.

“Karena untuk membangun TPA baru di Kisaran ini kita tak mungkin lagi dan itu bisa jadi bom waktu bagi kita sepuluh atau lima belas tahun mendatang. Perhari masyarakat kita bisa menciptakan puluhan ton sampah, dan itu kalau bertahun tahun akan menggunung dan bom waktu bagi kita”, ujar Rosmansyah.

Dari itu, mengatasi perkara sampah perkotaan Rosmansyah telah memikirkan pengelolaan bank sampah bernilai ekonomis dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Sampah akan dipilah sebelum akhirnya di urai menuju pembuangan akhir.

“Pengelolaan sampah berbasis komunitas nanti kita buat, dimana konsepnya kita akan menurunkan tim ahli yang menangani hal tersebut melalui jaringannya di tingkat pusat agar pengelolaan sampah perkotaan dapat dikendalikan”, ungkap mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Asahan itu.

Terpisah, Mamut (54) salah seorang warga simpang pikir, Siumbut umbut ketika berbincang dengan wartawan, Sabtu (10/10/2020) mengatakan, dulu di daerah siumbut umbut ada 3 (tiga) bangunan bak sampah yang dibuat dengan menggunakan biaya pemerintah.

“Entah apa sebabnya bak sampah itu dihancur dan belakangan dimana bekas bangunan bak sampah itu ada spanduk bertuliskan ‘dilarang buang sampah disini kecuali anjing”, ujar Mamut.

Masih kata Mamut, karena tak ingin mengotori lingkungan untuk membuang sampah dan dituduh sebagai binatang karena membuang sampah disembarang tempat, dirinya harus melewati hingga empat kelurahan di Kecamatan Kisaran Timur antara lain kelurahan Siumbut Baru, Mutiara, Selawan dan Gambir Baru agar bisa leluasa membuang sampah pada tempat yang disiapkan.

“Jadi kalau kebetulan jalan naik kreta arah ke Gambir Baru barulah saya bisa buang sampah. Bayangkan saja, saya yang domisilinya di Kelurahan Siumbut umbut harus melintasi empat kelurahan lainnya menuju Gambir Baru hanya gara gara persoalan buang sampah, karena disana cuma yang tersedia bak sampah besar”, ungkapnya. (tec)

PWI Minta Kapolri Usut Tuntas Oknum Polisi Pelanggar Kemerdekaan Pers

Tribunriau- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan tindakan kekerasan oleh pihak kepolisian terhadap para jurnalis yang meliput unjuk rasa penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja atau yang disebut Omnibus Law.

Padahal, wartawan dalam menjalankan tugas dan peranan profesinya dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan, UU Pers berlaku secara nasional untuk seluruh warga negara Indonesia, bukan hanya untuk pers itu sendiri. Dengan begitu, semua pihak, termasuk petugas kepolisian juga harus menghormati ketentuan-ketentuan dalam UU Pers.

“Pers bekerja berpedoman pada kode etik jurnalistik, baik kode etik jurnalistik masing-masing organisasi maupun kode etik jurnalistik yang ditetapkan Dewan Pers. Di mana, pers bekerja menurut peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers,” tegas Atal S Depari dalam siaran pers, Jumat (09/10/2020).

Karenanya, sebut Atal, pihak manapun yang menghambat dan menghalang-halangi fungsi dan kerja pers dianggap sebagai perbuatan kriminal dan diancam hukuman pidana dua tahun penjara.

Dalam Peraturan Dewan Pers diatur terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugasnya. Alat-alat kerja tidak boleh dirusak, dirampas dan kepada wartawan yang bersangkutan tidak boleh dianiaya dan apalagi sampai dibunuh,” jelas Atal.

Jika wartawan yang meliput aksi protes UU Cipta Kerja sudah menunjukkan identitas dirinya dan melakukan tugas sesuai kode etik jurnalistik, sebut Atal, maka seharusnya mereka dijamin dan dilindungi secara hukum. Maka tindakan oknum polisi yang merusak dan merampas alat kerja wartawan termasuk penganiayaan dan intimidasi ketika meliput demonstrasi anti UU Cipta Kerja merupakan suatu pelanggaran berat terhadap kemerdekaan pers.

“Perbuatan para oknum polisi itu bukan saja mengancam kelangsungan kemerdekaan pers tapi juga merupakan tindakan yang merusak sendi-sendi demokrasi. Tegasnya, ini merupakan pelanggaran sangat serius,” ujarnya.

Untuk itu, kata Atal, PWI Pusat meminta Kepala Polri Jenderal Idham Azis mengusut tuntas dan segera melakukan langkah hukum terhadap oknum polisi yang sudah menghambat, menghalangi tugas wartawan dengan melakukan perusakan, perampasan dan penganiayaan kepada wartawan yang meliput unjuk rasa UU Cipta Kerja.

“Termasuk memberikan sanksi kepada oknum petugas yang sengaja menghambat kemerdekaan pers secara terang-terangan tersebut,” tukas Atal.

Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi menambahkan, kekerasan terhadap wartawan yang meliput unjuk rasa UU Cipta Kerja bukan hanya terjadi di Jakarta. Berdasarkan laporan dari PWI-PWI di daerah hal yang sama juga terjadi di Medan, Lampung, Bandung, dan beberapa provinsi lain.

“Kami mengimbau pimpinan Polri memberikan pembinaan, pelatihan, dan pendidikan kepada polisi yang bertugas di lapangan bagaimana seharusnya menghadapi pers. Sehingga mereka paham bagaimana menghadapi pers di lapangan dan tidak main hakim sendiri yang merusak sendi-sendi demokrasi,” imbau Mirza.(*/rilis)

Diduga Melakukan Ilegal Logging, Tiga Orang Diamankan Polres Bengkalis

Bengkalis, Tribunriau- Diduga melakukan ilegal loging (pembalakan liar) di Kawasan Hutan Produksi Dusun Sungai Rambai Jaya Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, sebanyak 3 orang diamankan pihak Polres Bengkalis, Senin (28/9/20).

Penangkapan ketiga pelaku tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwasanya di kawasan Hutan Produksi (HOT) Dusun Sungai Rambai Jaya Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis sering terjadi pembalakan liar.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T langsung memerintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan penyelidikan ke TKP.

Mandapat perintah tersebut, Tim langsung turun ke lokasi yang dimaksud serta langsung mengamankan 1 orang berinisial BP yang diduga bertugas sebagai pengangkut hasil pembalakan liar. Satu jam berikutnya, Tim kembali mengamankan 1 orang pelaku berinisial AK yang bertugas sebagai ooperator penebangan.

Keesokan harinya, Selasa (29/9/20) sekira pukul 15.30 WIB, tim juga berhasil mengamankan SF yang bertugas pengangkut hasil penebangan kayu liar.

Selain itu, turut diamankan 500 keping kayu campuran hasil Ilog, 5 Unit sepada kargo yang digunakan untuk mengangkut hasil ilog serta 2 unit mesin Chainsaw.

Terhadap ketiga pelaku, akan diterapkan Pasal 83 ayat (1) huruf A, b jo Pasal 98 Ayat 1 Undang – Undang no. 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yaitu Dipidana Penjara maksimal 5 Tahun dan Minimal 1 Tahun, serta denda paling sedikit Rp 500.000.000.(Lima Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp2,5.M (Dua Setengah Miliar Rupiah). (rilis)

Di panipahan, Paslon Afrizal Sintong – H.Sulaiman (AMAN) Siap Bangun Air Bersih dan Jalan

ROHIL, Tribunriau – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal-Sulaiman (AMAN), Jumat (9/10/20) merupakan hari kedua melakukan kampanye dialogis di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).

Saat Afrizal Sintong melakukan kampanye di Kepenghuluan Teluk Pulai, paslon AMAN kembali di curhati masyarakat mengenai jeleknya infrastruktur jalan dan jembatan.

Selain itu yang paling penting bagi masyarakat Panipahan khususnya membutuhkan sarana air bersih. Pasalnya, daerah Panipahan khususnya yang berada di pemukiman kota hanya bergantung dengan air hujan untuk mendapatkan air bersih.

“Kami teluk pulai yang masuk daratan ini aja susah pak dapat air bersih, kalau mau buat sumur bor harus 120 meter kedalamannya,” ungkap Sutio tokoh masyarakat Teluk Pulai.

Menanggapi hal itu, Afrizal Sintong mengaku prihatin dengan kondisi yang ada di Palika. Bahkan ia juga sangat sedih ketika mendengar kabar adanya salah seorang warga Panipahan yang melahirkan ditengah perjalanan saat akan menuju puskesmas.

“Kedepannya hal itu tidak boleh terjadi lagi, kita harus beri perhatian lebih kepada masyarakat khususnya daerah perbatasan dengan Sumatra Utara ini,” tegas Afrizal.

Ditambahkan Afrizal, mengenai pengadaan air bersih, juga sudah termasuk dalam visi misi AMAN. Menurutnya, untuk tahap awal dalam kepemimpinan nya jika terpilih nanti akan membuat lima titik sumur bor yang diletakkan di masing masing Kepenghuluan.

Sehingga diharapkannya, dengan adanya pembuatan sumur bor itu dapat membantu masyarakat Panipahan yang saat ini kesulitan air bersih. “InshaAllah jika terpilih, apa yang kami janjikan ini, akan kami laksanakan,” sebutnya.

Oleh sebab itu, Afrizal juga berharap kepada seluruh masyarakat Palika untuk bersama sama datang ke TPS 9 desember nanti untuk mencoblos nomor urut 4 agar bisa melakukan perubahan bagi Rokan Hilir. (hen)

Kasmarni Disambut Hangat Masyarakat Sebanga

Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Kampanye dialogis pasangan calon bupati dan wakil bupati Bengkalis nomor urut 3 Kasmarni dan Bagus Santoso (KBS) disambut hangat masyarakat, di beberapa titik khususnya Sebanga Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Kamis (08/10/20) sore.

Acara yang dimulai sekitar pukul 15.30 Wib itu, dibuka dengan doa oleh Pdt.R.Siahaan, kemudian sambutan dari tuan rumah/panitia oleh Simamora dengan singkat mengatakan, bahwa masyarakat yang ada di Jl.Gereja khususnya sangat mendukung dan siap memenangkan Paslon KBS di pilkada nanti.

Kemudian dari tokoh masyarakat setempat Situmeang mengatakan hal yang sama, bahwa KBS menjadi pilihan masyarakat pada pilkada nanti.

Pada kesempatan itu pula Manuasi Nainggolan yang lebih dikenal dengan “Abang ganteng” mengungkapkan, bahwa hubungan kedekatan selama ini yang telah dibangun oleh keluarga Kasmarni dengan masyarakat Sebanga khususnya suku Batak, maka diharapkan pada pilkada nanti kompak memenangkan Paslon KBS.

“Karena setiap ada acara pesta orang Batak, perayaan Natal dan Paskah, maupun kegiatan organisasi Batak, yang datang dan membantu itu adalah keluarga pak Amril bersama ibu Kasmarni.Jadi jangan lupa pilih nomor 3, KBS …,” teriak Abang ganteng.”Menang…menang…menang!,” sambut hadirin dengan kompak.

Selanjutnya Kasmarni, S.Sos, MMP mengucapkan terimakasih kepada semua hadirin yang dengan semangat mendukung dan memenangkannya pada pilkada 9 Desember nanti.

Kasmarni memaparkan program-program KBS kedepan untuk mencapai Visi dan Misi, Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.Seperti program kesehatan, gratis berobat di RSUD, tidak memandang suku, agama asalkan memiliki kartu keluarga dan KTP Bengkalis.Kemudian Pendidikan gratis dari SD sampai SMA, serta pemberian beasiswa termasuk alat kelengkapan sekolah seperti, sepatu, buku, alat tulis, seragam sekolah bagi anak yang kurang mampu atau yang mempunyai prestasi di bidangnya.

“Kami juga mendapat masukan dari teman-teman umat Kristen, dimana selama ini guru agama Kristen diambil dari tenaga honor yang ada di sekolah dan nilainya diambil dari Gereja, ini sangat menyulitkan bagi anak didik.Komitmen kami nantinya setiap sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA, akan ada guru agama Kristen.Kalau ada pelita ngapain pakai lilin, kalau ada orang kita ngapain pilih yang lain,” sebutnya.

Kasmarni juga mengungkapkan, kalau selama Amril Mukminin menjabat Bupati Bengkalis, sudah dirasakan masyarakat adanya ketenangan dan kenyamanan sebagai umat beragama, karena mengutamakan rasa persatuan dan kesatuan dan tidak pernah membeda-bedakan suku, ras, dan agama.

Acara itu dilaksanakan dengan mengikuti protokoler prosedur kesehatan Covid-19, dan dikawal 4 orang personil polisi.

Tampak hadir di acara itu, Sabarman Damanik, Fransiska Sinambela, Manuasi Nainggolan (Abang ganteng), Yefri Ornando, dan hadirin sekalian.(jlr).

PPK Kecamatan Kisaran Timur Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP

Rapat Pleno yang di pimpin Ketua PPK Kecamatan Kisaran Timur Pangulu Siregar
Rapat Pleno yang di pimpin Ketua PPK Kecamatan Kisaran Timur Pangulu Siregar

ASAHAN, Tribunriau. Rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat PPK seKecamatan Kisaran Timur pemiihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan tahun 2020, bertempat di aula Kantor Camat Kisaran Timur, Kamis (08/10/2020).

Kegiatan rapat pleno terbuka tersebut dihadiri Camat Kisaran Timur, 3 Tim Paslon, Panwas Kecamatan, dan Seluruh PPS se-kecamatan Kisaran Timur.

Ketua PPK Kisaran Timur, Pangulu Siregar saat membuka rapat mengatakan rapat pleno terbuka DPSHP kali ini merupakan tahapan rapat pleno kedua yang sebelumnya sudah dilaksanakan tahapan DPS.

“Pengumuman tahapan DPS sudah diumumkan di kantor – kantor lurah di Kecamatan Kisaran Timur agar masyarakat tahu bahwa dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih sementara menunggu ditetapkannya sebagai daftar pemilih tetap”, jelas Pangulu Siregar.

Rapat Pleno yang di pimpin Ketua PPK Kecamatan Kisaran Timur Pangulu Siregar
Peserta rapat pleno ikuti aturan protokol kesehatan

Pangulu juga menghimbau kepada PPS agar melaksanakan perekrutan KPPS sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

“Saat ini KPU melalui PPK bersama PPS sedang melaksanakan perekrutan KPPS di kelurahan masing masing. Agar tahapan perekrutan ini dapat diikuti sesuai aturan PKPU oleh PPS untuk menjaring petugas di TPS, untuk pilkada 2020 ini”, himbaunya.

Hasil DPSHP untuk keseluruhan di tingkat PPK Kecamatan Kisaran Timur saat ini laki – laki 25231, perempuan 26651, denga total 51882. (tec)

Pilkada 2020 di Asahan Ustadz dan Da’i Siap Dukung ST20

Para Ustadz dan Da'i di Asahan berfoto bersama sebagai tanda siap dukung ST20
Para Ustadz dan Da'i di Asahan berfoto bersama sebagai tanda siap dukung ST20

ASAHAN, Tribunriau. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 9 Desember 2020, di Kabupaten Asahan berjumlah 3 (tiga) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Dalam hal ini para Ustadz dan Da’i di Kabupaten Asahan siap dukung ST20 pasangan calon nomor urut 2 (dua) yakni H.Surya, B.Sc calon Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, yang juga merupakan pasangan incamben.

“Kami siap mendukung dan akan turut serta berkampanye untuk memenangkan Surya-Taufik”, ucap Ustadz Nurul Ichsan saat berbincang bincang dengan wartawan di rumah Pemenang ST20, Jalan Tusam Kisaran, Rabu (07/10/2020).

Adapun para ustadz yang siap bergabung dan akan memenangkan serta berkampanye untuk ST20 yaitu antara lain H Wahab Syahroni, Drs H Syakban Nasution, H And Rasyid, H Najib Syahrir, Alhadi, Ahmad Ladoni, Abdul Basyid, Amran SPdI, Ali Akbar Harahap, Syahbadi, H Ahmad Qosim Marpaung, H Aswiluddin Rambe, Syawaluddin Damanik, Drs M Yusri, Subuh Henni Butarbutar, Hasan Basri, H Agus Marpaung, Zaini A Rambe, Saimin MK, Sugiarto, Bisri Anshari dan dirinya.

“Dari hasil konfirmasi mereka siap untuk memenangkan ST20”, ujar Ustadz Nurul Ichsan.

Masih kata Ustadz Nurul Ichsan, bahwa pihaknya juga akan mengkoordinir para ustadz atau para da’i di kecamatan yang selama ini memiliki jamaah di kampung-kampung.

“Mereka ini sangat potensial sekali dalam menyampaikan visi dan misi ST20”, ujar Ustadz Nurul Ichsan.

Sementara Ketua Tim Pemenangan ST20, Mapilindo menyampaikan rasa terimakasih kepada para ustadz atau da’i yang bersedia dengan ikhlas bergabung dan akan memenangkan ST20.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami, semoga niat tulus dan ikhlas ini bisa mengantarkan ST20 menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan untuk periode tahun ke depan”, ungkap Mapilindo. (tec)

Terbaru

Populer