Semesta Riau Dheni Kurnia Pimpin SMSI Cabang Riau

Dheni Kurnia Pimpin SMSI Cabang Riau

3
BERBAGI
Pengurus SMSI Berpoto Bersama di Gedung PWI Riau


PEKANBARU, Tribunriau – Pasca peluncuran SMSI Pusat,  Senin (17/04/2017) kemarin di Jakarta, sore ini, Selasa (18/04/2017) Dheni Kurnia membentuk susunan pengurus SMSI Cabang Riau. 

Rapat penyusunan pengurus SMSI Cabang Riau yang digelar di aula Kantor PWI Riau dihadiri sebanyak 71 perusahaan online.  Pada pertemuan itu,  secara aklamasi Dheni Kurnia ditunjum sebagai ketua SMSI Cabang Riau. 

“Sekarang ini ada dua organisasi yang akan memverifikasi media online ini.  Serikat Media Siber Indonesia dan Asosiasi Media Siber Indonesia yang sedang diverifikasi Dewan Pers. Di Riau saya mendapat mandat untuk membentuk SMSI Cabang Riau, ” kata Dheni. 

Dengan demikian, maka yang akan memverifikasi media online dilaksanakan oleh SMSI Cabanh Riau. 

“Saya hanya mengantarkan organisasi ini sampai berjalan,  setelah itu pilihlah lagi pengurus baru.  Kami sudah membuat draft susunan pengurus yang akan dikirimkan pusat. Pengurus ini media onlinenya harus sudah melengkapi syarat-syarat verifikasi, jika tidak maka secara otomatis akan gugur menjadi pengurus, ” ujar Dheni.

Lima syarat yang harus dilengkapi yakni,  memiliki akte notaris untuk perusahaan media online,  mempunyai surat izin dari Menkumham, membuat surat pernyataan memiliki kantor,  nomor telephon kantor, slip gaji,  peraturan perusahaan dan struktur organisasi perusahaan. 

“Untuk sekarang ini hanya lima syarat yang wajib dipenuhi.  Kedepan,  per 9 Februari semua pemred harus sudah Utama,” tegasnya.  

Pada kepengurusan SMSI Cabang Riau ini,  Dr H Syafriadi dipilih sebagai ketua dewan penasehat. Ketua H Dheni Kurnia,  Sekretaris Bambang Irawan dan Bendahara Novita. 

Dengan keberadaan SMSI cabang Riau ini,  sekarang sudah 321 media online yang aktif di Riau.  Secara nasional Riau merupakan terbanyak memiliki media online. 

“Jadi kedepan kita harapkan keberadaan media online ini dapat benar-benar diakui. Agar tidak ada lagi media online dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” harapnya.  (Tri 001)