Ekonomi Bumdes Muara Basung Adakan Gebyar Bagi Hadiah Kepada Pemanfaat

Bumdes Muara Basung Adakan Gebyar Bagi Hadiah Kepada Pemanfaat

BERBAGI

Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Muara Jaya Mandiri Unit USP (Usaha Simpan Pinjam) Usaha Bersama, adakan kegiatan Gebyar SHU (Sisa Hasil Usaha) dengan membagikan hadiah kepada masyarakat sebagai pemanfaat, di halaman kantor Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin (21/03/22) sore.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu, dilaksanakan dengan mematuhi prosedur kesehatan covid-19, dan dihadiri, Sekretaris Camat Pinggir  Suriati beserta Kasi PMD Febrizal, Kepala Desa Muara Basung Akhyar Mukmin, Ketua PKK Desa Muara Basung, Ketua BPD Mardiansah, Direktur Bumdes H.Mukhlis, Kordinator Pendamping Desa Bidang Ekonomi Adrius , Kordinator Pendamping Desa Bidang Pembangunan Zulkifli, tokoh agama, dan masyarakat pemanfaat USP, serta segenap perangkat desa.

Kata sambutan Direktur Bumdes mengatakan, bahwa kegiatan itu bisa dilaksanakan karena adanya semangat dari semua penyelenggara, dan bisa dibagikan hadiah kepada pemanfaat karena adanya keuntungan/sisa hasil usaha (SHU).

“Hadiahnya tahun ini nilainya tidak sebanding dengan tahun lalu, karena keuntungan/SHU kita kecil.Hanya ada semangatlah gebyar ini kita laksanakan.Ada 3 kategori yang menerima hadiah gebyar hari ini yaitu, 1.Pembayaran cicilan yang lancar, 2.Pembayaran cicilan yang sedang, 3. Pembayaran cicilan yang kurang lancar, dan bagi yang menunggak tidak diberikan hadiah, cukup tunggakannya saja yang diberikan,” kata Mukhlis.

Dilanjutkannya, Bumdes ini selain menjalankan unit USP, ada juga usaha dagang Depot Air Isi Ulang.Cuma masih terseok-seok, karena pengusaha dari luar banyak yang masuk ke daerah kita ini (Muara Basung, red) dengan membanting harga.Dimana kalau kita bikin harga Rp.3.000 per galon, mereka bikin harga Rp.2.500 per galon, kalau kita bikin harga Rp.2.500, mereka bikin Rp.2.000, maka kita tidak bisa menyaingi mereka, karena biaya operasional kita yang tinggi.

“Untuk itu, kami mohon dukungan dari ibu Sekcam, agar membentuk suatu wadah persatuan/asosiasi pengusaha depot air di Kecamatan Pinggir, agar adanya keseragaman harga,” harap Mukhlis.

Disamping itu, sambungnya, Bumdes juga sudah memiliki unit usaha jasa taylor/ menjahit, kami mohon juga dukungan kepada ibu Sekcam, agar pakaian seragam anak sekolah dari SD, SMP dan SMA/K bisa dijahitkan disini, karena kami dengar ada yang menjahit baju sampai ke Siak seperti anak SMK.

“Tenaga penjahit kami adakan dari masyarakat desa dan kami berikan pelatihan selama dua bulan, gunanya agar ibu-ibu bisa membantu ekonomi keluarga, daripada main tiktok, photo selfi, karena sekarang sudah banyak ibu-ibu pakai hp bermain tiktok sambil bergoyang, photo selfi,” ungkap Mukhlis.

Kemudian, Ketua BPD Mardiansyah mengatakan,”mari kita dukung bumdes untuk peningkatan perekonomian, BPD sangat mendukung dan membuka pintu selebar-lebarnya untuk musyawarah demi kemajuan bumdes,” singkatnya.

Lalu, Kepala Desa Akhyar Mukmin mengatakan, bahwa terselenggaranya kegiatan itu berdasarkan PP No.11 tahun 2021 dan Perbup No.71 tahun 2017 tentang Bumdes. Dimana sebelumnya telah dilakukan musyawarah desa pertanggungjawaban tahunan direktur Bumdes beserta jajarannya dihadapan Pemdes dan BPD, sehingga terlaksanalah kegiatan gebyar bagi hadiah ini.Cuma hanya nilai hadiahnya tidak sama seperti tahun lalu karena keuntungan/SHU hanya sedikit yang kita peroleh.Yang penting kita semua tetap semangat.Direktur Bumdes telah mengatakan bahwa tahun lalu banyak permasalahan yang dihadapi seperti banyak yang nunggak, depot air yang macet.Pada tahun 2020 pemanfaat yang nunggak sebesar 6% dan sekarang 7%.

“Kami mohon kepada bapak/ibu agar memberikan dorongan/motivasi kepada keluarga atau tetangganya, agar mau mengembalikan dana USPnya dengan tepat waktu.Karena keberhasilan pengelola USP adalah dari hasil kelancaran bapak/ibu mengembalikan dana pinjaman,” pesan Akhyar.

Kepada Korcam dan analys, sambungnya, agar bisa membantu pengucuran dana modal Bumdes yang diperlukan untuk mengelola USP, depot air, jasa taylor dan terakhir gedung serbaguna.

“Yangmana gedung serbaguna ini sudah diperlengkapi dengan sound system, speaker, keyboard dan lainnya.Gedung ini bisa dipasarkan untuk masyarakat luas.Bisa dipergunakan untuk kegiatan seminar, musyawarah dan lainnya,” tutup Akhyar.

Sementara Sekcam Suriati mewakili Camat Pinggir mengatakan, bahwa kegiatan gebyar itu terlaksana, apresiasi dari  lancarnya/rajinnya tepat waktu pengembalian pinjaman masyarakat pemanfaat.Bumdes Muara Basung ini termasuk salah satu yang pertama mendapat legalitas dari kementerian se-Kabupaten Bengkalis.Di Kecamatan Pinggir ada 3 Bumdes yang mendapat legalitas dari kementerian yaitu, Bumdes Muara Basung,  Bumdes Sungai Meranti dan Bumdes Pangkalan Libut.Bagi Bumdes lainnya yang belum mendapatkan legalitas merupakan PR/ tugas dari pendamping dan pengelola Bumdes didesanya.

“Kepada kordinator dan pendamping desa kami harapkan dipilihnya unit-unit usaha Bumdes tidak menutup unit-unit usaha yang lain atau UMKM masyarakat yang ada di desa.Diharapkan adanya kerjasama pihak Bumdes dengan UMKM masyarakat,” ujar Suryati.

“Masalah yang diusulkan direktur tadi mengenai pembentukan asosiasi pengusaha depot air, akan kami usahakan secepatnya, agar harga per galon bisa diseragamkan di Kecamatan Pinggir.Kemudian mengenai baju seragam sekolah, akan kami rekomendasikan kepada sekolah-sekolah yang ada diluar Desa Muara Basung, agar menjahitkan ke unit jasa taylor Bumdes,” terang Suryati.

Acara selanjutnya Direktur Bumdes menyerahkan SHU sebesar Rp.7.766.680,- kepada Kepala Desa, dan diurutkan dengan pemberian hadiah kepada pemanfaat.(jlr).