Headlines News :

Terbaru

Disnaker Batam Kembali Gelar Pelatihan Kerja Gratis

Written By Tribun Riau on Thursday, February 16, 2017 | 5:17 PM



Tribunriau, BATAM-
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam kembali mengadakan pelatihan kerja untuk tahun 2017. Pelatihan pencari kerja tersebut tanpa dipungut biaya alias gratis.


Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 7 - 10 Februari 2107 mendatang, dikantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam yang beralamat Jalan Kartini I no 29-30, Sekupang.

Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Syakirti mengatakan, pelatihan ini diperuntukkan bagi warga Batam yang sedang mencari kerja dan tidak diperuntukkan bagi yang telah bekerja.


"Seluruh peserta yang mengajukan permohonan dengan mengisi formulir nantinya akan dilakukan tes tertulis," ujar Rudi di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2017).


Rudi juga sangat berharap nantinya para peserta untuk benar-banar serius mengikuti pelatihan kerja tersebut. Apalagi saat ini persaingan semakin ketat serta lowongan pekerjaan di Batam sangat sulit.
“Manfaatkan peluang ini dengan baik. Jangan bermain-main, karena saat ini bila pelamar kerja tidak memiliki sertifikasi skill, maka kesempatan untuk bekerja akan tipis," tuturnya. 


“Pelatihan kerja ini gratis,” tegasnya.
Pelatihan pencari kerja ini sendiri terbagi sebanyak 20 program dengan jumlah peserta yang akan dilatih mencapai 586 orang.
Berikut jenis pelatihan yang akan dilakukan :


1
Sertifikasi & Uji Kompetensi Welding Inspector yang sedang bekerja
2
Sertifikasi & Uji Kompetensi Welding Inspector yang berpengalaman
3
Pelatihan Welder Level II SMAW dan GTAW Sertifikasi TWI yang sedang bekerja
4
Pelatihan Welder Level II SMAW dan GTAW Sertifikasi TWI yang berpengalaman
5
Pelatihan Pengawas Scaffolding pekerja yang sedang bekerja
6
Pelatihan Pengawas Scaffolding pekerja yang berpengalaman
7
Inspectur Rigger yang sedang bekerja
8
Inspectur Rigger yang berpengalaman
9
Pelatihan Welder Level I yang berpengalaman
10
Pelatihan Welder Level I yang sedang bekerja
11
Pelatihan Drafter Autocad yang berpengalaman
12
Pelatihan Drafter Autocad yang sedang bekerja
13
Pelatihan AK3 Umum
14
Pelatihan K3 Migas
15
Pelatihan Medis
16
Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi untuk Jurnalis
17
Uji Kompetensi HRD Level Asisten Manager
18
Sertifikasi dan Uji Kompetensi Food dan Beverage
19
Pelatihan HRD Supervisor
20
Sertifikasi dan Uji Kompetensi NDT PT
21
Sertifikasi dan Uji Kompetensi NDT MT
22
Sertifikasi dan Uji Kompetensi Bertender/Bertenderis
23
Sertifikasi dan Uji Kompetensi Barista
24
Sertifikasi dan Uji Kompetensi Bahasa Inggris
25
Sertifikasi dan Uji Kompetensi Curinary/Cook
26
Sertifikasi Kompetensi Bidang Perhotelan (House Keeping, Front Office, Food&Beverge, Security, Marketing, HRD & Manager Hotel)
27
Sertifikasi Kompetensi Bidang Travel dan Agency (Tour Guide, Tour Leader, Front Office, Marketing&Manager Travel)
28
Sertifikasi Kompetensi Bidang Pariwisata dan Lainnya (SPA, Jasa Hiburan, Master Dive, Jasa Transportasi Wisata)
29
Pelatihan dan Sertifikasi Kepelautan SKK 30 Mil

Dengan syarat sebagai berikut :
1.       Pas photo berwarna latar belakang merah ukuran  3 x 4 = 4 Lembar
2.       Usia maksimal 45 tahun (melampirkan foto copy KTP)
3.       Surat kesanggupan mengikuti pelatihan
4.       Surat Penugasan dari Perusahaan
5.       Pengalaman di bidangnya minimal 2 tahun
6.       Belum pernah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Batam
7.       Pendidikan minimal SLTA/Sederajat (lampirkan foto copy ijazah terakhir)
8.       Khusus untuk pelatihan :
a.       AK3 Umum Pendidikan Sarjana (S1)
b.       K3 Migas (S1)
c.        HRD (S1)
d.       Ass Manager (S1)
e.        Bahasa Inggris (S1)
9.       Curriculum Vitae (CV)
10.    Mengisi formulir pada saat pendaftaran
11.    Pendaftaran dimulai tanggal 14 s/d 16 Februari 2017 pukul 09.00 – 14.00 WIB di Bidang Lattas Dinas Tenaga Kerja Kota Batam

12.    Pendaftaran tanpa dipungut biaya

Hadapi UN Dan USBN, MTsN Dumai ‘Ngutip' Iuaran ke Orang Tua Sebesar Rp856.000

Written By Tribun Riau on Tuesday, February 7, 2017 | 2:01 PM



DUMAI, Tribun Riau-
Memasuki tahun pembelajaran 2017 untuk kalangan siswa kelas 9 atau 3, Madrasyah Tsanawiyah Negeri Dumai(MTSN) yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Bukit Datuk lama mengutip iuran tambahan untuk pelaksanaan UN dan USBN kepada sejumlah orang tua wali murid kelas 9 MTSN yang berjumlah 260 siswa.

Masing-masing pengutipan iuran kepada orang tua wali murid sebesar Rp 856000. Anggaran ini diperuntukan buat tambahan dana menjelang UN dan USBN tahun 2017 serta untuk anggaran kebutuhan jelang UN dan USBN tersebut.

"Anggaran Rp 856.000 ini dikhususkan untuk membantu dana UN dan USBN yang masih terdapat banyak kekurangan dan tidak mencukupi anggaran dari alokasi Dipa Kemennag Dumai, Jadi diharapkan amnggaran itu nantinya akan diperuntukan untuk membantu kekurangannya,” terang Waka Kurikulum MTSN Dumai, Mulyadi kepada sejumlah orang tua kelas 9 dalam rapat sosialisasi UN dan USBN, Selasa (7/2) bertempat dilokasi aula MTSN jalan Raya Bukit Datuk lama.

Selain itu, masih kata Mulyadi anggaran sebesar ini dialokasi untuk sejumlah kegiatan menjelang hari UN dan USBN nantinya. Diantaranya, lanjut Mulyadi, rincian anggaran itu mulai dari sejumlah kegiatan proses Pengayaan, terobosan, try out sebanyak 5 kali, beli buku khusus UN yang disediakan, lalu  bimbingan khusus jelang UN dan USBN yang dilakukan oleh widyasuara atau Bimbingan konseling (BK ), serta anggaran perpisahan dan anggran ain –lain dengan total Rp 856.000 per orang tua.

Dan anggaran ini, masih kata Mulyadi selaku pimpinan rapat hari ini yang dibantu penjelasan oleh Kepsek MTSN Dumai, Edy SPD mengatakan anggaran ini dibebabnkan kepada wali murib karena anggaran Dipa Kemennag Dumai tidak mencukupi serta alokasi dana BOS juga terbatas.

Jadi MTSN, kata kepsek meminta bantu kepada orang tua siswa, Namun anggaran sebesar ini dibayarkan tidak harus secara langsung dan sutuhnya.

"Anggaran itu dapat dibayarkan secara bertahap dan tidak harus langsung semuanya. mulai Februari hingga April,” imbuh Kepsek MTSN Dumai, Edy Spd dihadapan sejumlah orang tua siswa.

Sementara itu, Wakil Kurikulum MTSN, Mulyadi dalam kesempatan itu, meminta kepada orang tua peserta rapat untuk memberikan saran dan pendapatnya mengenai anggaran tersebut.

"Agar rapat ini disetujui oleh semua orang tua wali murid, kita harapkan saran dan pendapat dari peserta yang ikut rapat hari ini,” sebut Mulyadi.

Patauan Tribun Riau dilapangan terlihat antusias sejumlah orang tua yang memberikan saran dan pendapatnya terhadap kemajuan siswa yang akan mengikuti UN dan USBN. Namun, disisi lain terlihat sejumlah orang tua murid menyikapi pro dan kontra terhadap alokasi anggaran yang akan diminta oleh sekolah kepada otang tua murid.

Dan terjadilah perselisihan pendapat antara sekolah dan orang tua murid, lalu Wakil Kurikulum MTSN Dumai Mulyadi, mengadakan voting suara antara yang setuju dan tidak setuju pada rapat tersebut. Karena pimpinan rapat membuata acara voting suara kepada peserta rapat makan terjadilah Debat kusir sejumlah orang tua dengan orang tua dan sekolah.

Debat kusir, anata setuju dan tiodak setuju pemaksaan anggran itu,  karena ulah pimpinan rapat akhirnya dapat diredah oleh kepada sekolah MTSN, Edy SPD dan mengatakan rapat pertemuan ini adalah mencari persamaan dan perbedaan pendapat untuk disatukan agar keputusan rapat dapat diputuskan hasilnya.

"Terima kasih pendapat kepada salah seorang orang tua murid yang tidak setuju dan kita akan carikan solusinya agar persepsi ini dapat sama dan keputusannya dapat sama,” ujar edy Spd dalam rapat tersebut

Akhirnya rapat ditutup dengan keputusan bahwa rincian anggaran ini nantinya akan kita serahkan kepada sejumlah orang tua wali murid kepada murid bersangkutan agar dievaluasi lagi terhadap rancangan tersebut.

"Alokasi anggaran ini akan kita evaluasi balik dan akan dibagikan kembali kepada sejumlah orang tua terhadap rincian anggaran ini, mana diantara yang point satu yang ada dan seterusnya untuk dikurangi, lalu disesuiakan balik,” tegas Kepela sekolah MTSN Dumai, Edy SPD dana sekaligus menutup rapat sosialisasi tersebut.(edy/djv)

Voting Biaya Tambahan UN dan USBN, Rapat Sosialisai di MTSN Dumai 'Ricuh'


DUMAI, Tribun Riau-
Rapat Sosialisasi Ujian Nasional (UN) dan USBN MTSN Dumai yang bertempat di aula MTsN Jalan Raya Bukit Datuk Lama sempat memanas dan nyaris Ricuh antara sesama orang tua murid dengan orang tua murid yang berlagak kecukupan.

Pantauan Tribun Riau, Keributan dalam rapat ini terjadi karena ulah yang kurang tepat oleh pimpinan sidang yang melakukan voting suara untuk mengambil keputusan rapat, padahal saat itu rapat sosialisasi tersebut sedang memanas terkait pengutipan anggaran UN dan USBN yang diminta sekolah kepada sejumlah orang tua wali murid yang hadir sebanyak 260 orang dengan totalnya 856 000 atau dibulatkan sebesar Rp 900.000.  Namun, dalam rapat itu terkesan adanya dugaan terkondisikan oleh pimpinan rapat atau pimpinan rapat lainnya dan akhirnya dua orang tua wali murid yang berpendapat setuju dengan keputusan sekolah.

Dan dari arah berbeda di lokasi rapat itu, terdengar suara lantang yang tidak setuju dengan keputusan rapat tersebut dan meminta kepada sekolah untuk meninjau kembali atau melakukan ‘tarik ulur' pengurangan anggaran.

"Saya tidak setuju dengan keputusan ini, pasalnya mulai dari SD dan SMP/MTS sesuai aturan mendikbud tidak boleh dilakukan pungutan biaya lagi, karena semua biayanya telah ditanggung oleh dana yang ada dalam alokasi anggaran dana BOS dan dana bantuan lainnya,” terang Rendy, salah seorang wali murid dalam rapat sosialisasi itu.

Dengan langkah yang bijak dan wibawa, kericuhan rapat pagi menjelang siang itu, akhirnya dapat diredahkan setelah kepala sekolah MTSN Dumai Edy,SPd memimpin rapat dan mengatakan bahwa anggaran ini meminta bantuan kepada orang tua wali karena sekolah saat ini sedang kekurangan dana tambahan untuk membantu suksesnya kegiatan UN dan USBN tahun 2017.

"Dalam rapat ini kita bertujuan mencari formulasi berapa besaran anggaran tambahan untuk UN dan USBN nanti, tapi melihat adanya gejolak anggaran dari sejumlah orang tua murid. keputusan kita ambil untuk melakukan evaluasi lagi rincian anggaran tersebut untuk ditinjau kembali,” terang kepsek MTSN Dumai, Edy Spd dihadapan sejumlah orang tua.

Masih kata 0, Edy SPD bahwa rincian anggaran itu tetap kita akan sesuaikan dengan permmintaan orang tua murid, mana yang perlu kita kurangi atau tambahkan dalam rincian anggaran tersebut. “ Sekolah tidak memaksakan anggaran ini untuk disetujui, namun kita akan evaluasi mana yang perlu ditambah atau kurangi agar pas dan sesuai,” imbuh Kepala sekolah MTSN Dumai, Edy Spd dan keputusan ini mendapat aplus dari sejumlah orang tua murid peserta rapat Sosialisasi UN dan USBN MTSN Dumai. (edy/DJV) 

Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Dumai Koordinasi dengan Polres dan Dishub

Written By Tribun Riau on Monday, January 16, 2017 | 9:23 AM


DUMAI - Dalam upaya perbaikan jalan di Kota Dumai dengan sistem tambal sulam, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan koordinas dengan pihak Polres Dumai bagian Satuan Lalu Lintas (Satlantas)

Hal itu dilakukan untuk mengetahui jalan yang menjadi prioritas perbaikan. "Perbaikan jalan ini kita lakukan sebagai upaya respon atas keluhan masyarakat. Kita juga membagi tugas dalam melakukan perbaikan jalan yang berlubang. Apalagi kondisinya saat ini sudah memprihatinkan," jelasnya.

Dilanjutkannya, beberapa jalan di Kota Dumai perlu dilakukan peningkatan, bukan perbaikan. "Melihat kondisi anggaran yang cukup minim tentunya untuk sementara ini kita lakukan pemeliharaan terlebih dahulu sebelum dilakukan peningkatan. Yang jelasnya kita akan lakukan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini Dinas PUPR Dumai sedang mengusahakan untuk mendapatkan anggaran dari APBN. Seperti Jalan Tuanku Tambusai (Perwira.red) dan Jalan Datuk Laksamana, yang akan dikerjakan menggunakan anggaran melalui APBN.

"Kedua jalan itu merupakan kategori jalan nasional, jadi perbaikannya pun harus menggunakan anggaran APBN. Menurut laporan bulan depan perbaikan Jalan Perwira dan Datuk Laksamana sudah bisa dikerjakan," ulasnya.

Apalagi kondisi saat ini, untuk anggaran pemeliharaan di APBD 2017 sangat sedikit. Sehingga pihaknya memaksimalkan anggaran yang ada untuk melakukan pemeliharan yang tidak hanya di kota, tapi di wilayah pinggiran Dumai.

"Kita berharap di APBD Perubahan anggaran pemeliharaan meningkat dan kalau perlu langsung peningkatan jalan. Sehingga perubahan infrastruktur dirasakan langsung masyarakat Dumai dan tidak menimbulkan keluhan lagi," katanya.

Selain berfokus pada pemeliharan jalan, kata dia, Dinas PUPR Dumai sendiri akan melanjutkan pemeliharaan atau normalisasi drainase yang ada di Dumai. Hal itu untuk mengantisipasi banjir jika terjadinya hujan dan pasang laut.

"Kalau tidak ada halangan teknis, bulan depan kita laksanakan normalisasi drainase. Dari hasil survei, dalam drainase kita sudah terjadi pengendapan pasir yang masuk ke dalam drainase dan perlu dilakukan normalisasi," pungkasnya.(djv)

Unsur UPIKA dan Masyarakat Goro Bersama

Written By Tribun Riau on Monday, January 9, 2017 | 4:06 PM


BATAM, Tribunriau-
Camat Sagulung, Kapolsek Sagulung AKP Hendriyanto, LPM, tokoh Masyarakat RT, RW, Kelurahan serta masyarakat melakukan gotong royong (Goro) bersama di Sungai Langkai, kecamatan Sagulung.

Hal tersebut merupakan jadwal rutinitas yang dilaksanakan setiap minggunya untuk menjaga lingkungan, kali ini goro masal dilakukan di sepanjang jalan Putri Hijau hingga lokasi di depan Polsek Sagulung.

"Masyarakat bahu membahu menebang ranting pohon dan membersihkan selokan di sepanjang jalan dan membersihkan tong sampah," ujar Camat Sagulung, Reza Khadafy yang didampingi Kapolsek Sagulung AKP Hendriyanto.

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk kepentingan bersama agar lingkungan di Kecamatan Sagulung tampak indah dan bersih.

"Tujuan kita mengadakan goro ini adalah untuk kenyamanan bersama, yaitu Sagulung yang asri, indah, bersih, sehat lingkungan, parit yang bersih, sampah tidak lagi berserakan, fasum berfungsi, drainase yang berfungsi lancar, saluran air sehingga tampak nyaman dan tak terjadi banjir," tandasnya. (Pilian)

Bagian Belakang dari 3 Rumah di Kota Dumai Hangus Terbakar

Written By Tribun Riau on Wednesday, November 30, 2016 | 11:21 AM


DUMAI, Tribunriau-
Musibah kembali terjadi, sebanyak tiga rumah bagian belakang (dapur, red) di Gang Pala Jalan Sukajadi Kelurahan Rimba Sekampung, Kota Dumai hangus terbakar sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (30/11/2016).

Menurut keterangan saksi di lapangan, Chufandy (32) mengatakan kebakaran tersebut hanya menghanguskan sebagian rumah, hal ini juga berkat bantuan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran tersebut, lanjut pria yang juga pengurus Dewan Pimpinan Ranting Partai Amanat Nasional (DPRt PAN) SUkajadi ini, kebakaran tidak sempat merembet ke wilayah lainnya. Api dapat dijinakkan sekitar pukul 10.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian diduga mencapai jutaan rupiah.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribunriau.com belum mendapatkan informasi valid dari Kepolisian tentang penyebab musibah tersebut, namun dugaan dari beberapa saksi di lokasi mengatakan penyebab terjadi musibah tersebut berasal dari ledakan tabung gas 3Kg. (red)

Koperasi Tanpa Bunga Diusulkan dalam Rakerda DPD PAN Kota Dumai

Written By Tribun Riau on Tuesday, November 29, 2016 | 7:28 AM



DUMAI, Tribunriau-
Koperasi tanpa bunga yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kader Partai Amanat Nasional (PAN) masuk dalam usulan program kerja Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Dumai untuk 5 tahun mendatang.

Usulan tersebut disampaikan Chufandi, salah seorang pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PAN Sukajadi dalam acara Rapat Kerja Daerah DPD PAN Kota Dumai yang dilaksanakan usai acara pelantikan DPD PAN Kota Dumai dan DPC PAN se-Kota Dumai, Minggu (27/11/2016).

Dikatakan Chufandi, koperasi ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, terutama kader yang ada di Kota Dumai. "Untuk mendorong ekonomi masyarakat, khususnya kader PAN yang ada di kota Dumai, kami mengusulkan untuk DPD PAN Kota Dumai dalam 5 tahun mendatang, hendaknya dapat mendirikan koperasi tanpa bunga," ujarnya di dalam rapat Komisi B yang membahas tentang program kerja DPD PAN Kota Dumai seraya mendapat sambutan hangat dan kesepakatan dari peserta lainnya.

Sekretaris DPD PAN Kota Dumai, Syamsu Rizal ketika dikonfirmasi Tribunriau.com menyatakan bahwasanya Pengurus DPD PAN akan mengkaji dan menganalisa usulan tersebut seraya berfikir keras bagaimana ekonomi masyarakat khususnya kader PAN yang ada di Kota Dumai dapat terbantu dan meningkat.

"Perlu kajian-kajian untuk usulan yang memang dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya kader PAN kota Dumai," ujarnya, Senin (28/11/2016).

Karena bagaimanapun bagusnya usulan tersebut, lanjutnya, tanpa ada kajian tentu program tidak berjalan dengan maksimal.

Ditambahkannya, sebelum sampai tahap kesana, memperkokoh pondasi partai (Pengurus DPC dan DPRt, red) sangat penting agar program yang diusulkan tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

"Kita kuatkan dulu pondasi (pengurus tingkat DPC dan DPRt, red), jika sudah kuat, apapun program yang dicanangkan untuk kemajuan masyarakat, tentunya bisa terealisasi," tutupnya. (red)

Banyak Kasus Dugaan Korupsi di Inhu tak Tersentuh Hukum

Written By Tribun Riau on Monday, November 28, 2016 | 4:06 PM



RENGAT, Tribunriau-
Semangat pemerintah dalam memerangi korupsi berbanding terbalik dengan fakta di lapangan, banyaknya dugaan kasus korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang tidak tersentuh hukum suatu tamparan untuk pihak berwenang yang selalu bersorak untuk memerangi korupsi.

Diantara dugaan kasus korupsi tersebut, hasil audit BPK RI Pekanbaru tentang biaya perjalanan dinas fiktif pada sekretariat DPRD Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2007 hingga saat ini belum disentuh oleh pihak terkait. Dugaan kerugian negara mencapai Rp 2,767,100,000.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang pegiat LSM di Kabupaten Inhu, Bujang kepada Tribunriau.com baru-baru ini. Ditambahkannya, dalam pengadaan pakaian Korpri Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan juga terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp 604,575,817.50. "Semua itu belum tersentuh hukum, hanya dugaan korupsi Kasbon yang masih diselediki, itupun masih banyak oknum terlibat yang berkeliaran," terangnya.

Dalam hal kasus mantan Bupati Thamsir Rachman, yang sudah mengembalikan ke kas daerah sebesar Rp520Juta, namun untuk penegakan keadilan, masih banyak oknum pejabat yang turut menikmati tapi masih berkeliaran dan tak tersentuh hukum sama sekali.

"Aneh, Thamsir Rachman memang sudah ditahan, dikatakan juga sudah mengembalikan sedikit, namun kenapa hanya dia yang ditahan, oknum penikmat yang lainnya malah tidak tersentuh hukum?," ujarnya heran.

Mereka yang diduga turut menikmati hasil korupsi Thamsir Rachman tersebut diantaranya Nurhadi, Junaidi Rahmat, Armansyah dan masih ada dugaan oknum lainnya.

"Dalam dokumen audit BPK, mereka tersebut terdaftar dalam kelompok Kas Bon Mantan Bupati Rp45 milyar dari Rp116 milyar, jadi seharusnya mereka bisa dikenakan Undang-undang Indonesia yang mengatur mengenai tindak pidana korupsi yaitu UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“UU Tipikor”).Dan bagi orang yang membantu pelaku tindak pidana korupsi dikenakan ancaman pidana yang sama dengan yang dikenakan kepada pelaku korupsi (lihat Pasal 15 UU Tipikor)," jelasnya.

Pihaknya berharap, hukum di negeri ini masih ada dan tidak pandang bulu serta mendesak pihak-pihak yang berwenang untuk mengusut beberapa dugaan kasus korupsi yang belum tersentuh hukum.

Penulis : Harmaein Pilianglowe/Yoveldi

Ratusan Kader Meriahkan Pelantikan DPD dan DPC PAN Kota Dumai



DUMAI, Tribunriau-
Proses pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Dumai Periode 2015-2020 serta pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Dumai dihadiri ratusan kader dari 7 kecamatan yang ada di Kota Dumai, Minggu (27/11/2016) di BallRoom Hotel GrandZuri.

Acara pelantikan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Riau, Irwan Nasir beserta sekretarisnya Zainal Abidin, Walikota Dumai dan undangan lainnya.

Beberapa pengurus DPD PAN Kota Dumai yang dilantik adalah Hasrizal yang terpilih sebagai Ketua, Syamsu Rizal sebagai Sekretaris dan Nur Aini sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya setelah dilantik, Hasrizal menyatakan bahwa di dalam berpartai ini hendaknya menyadari akan kewajibannya sebagai kader.

"Sebagai kader, tujuan utama kita adalah membangun negeri, khususnya Kota Dumai," jelasnya.

Dilanjutkannya, meskipun pada pilkada kemarin PAN Kota Dumai tidak berhasil mendudukkan kadernya sebagai orang nomor satu di Kota Dumai ini, namun tidak ada istilah untuk tidak bekerja sama dengan Pemerintah dalam hal pembangunan Kota Dumai, khususnya program-program yang berpihak kepada masyarakat.

"Jadi, untuk pembangunan, program yang berpihak kepada masyarakat, itu kita dukung dan bekerja sama dengan pemerintah, meskipun walikotanya bukan yang kita usung kemarin," tambahnya.

Begitu juga dengan sambutan Ketua DPW PAN Riau, Irwan Nasir menyatakan hendaknya PAN Kota Dumai dapat bersinergi dengan pemerintah dalam semua lini untuk kemajuan Kota Dumai.

"Saya berharap pengurus dapat bekerjasama dengan pemerintah Kota Dumai, untuk mendorong pertumbuhan dan menjalankan roda pemerintahan," ujarnya.

Untuk Pemilihan Legislatif 2019 mendatang, Irwan juga berharap agar PAN Kota Dumai dapat bekerja maksimal sehingga dapat meraih 5 atau 6 kursi di DPRD Kota Dumai.(red)

Kecelakaan Disebabkan Jalan Rusak, "Masyarakat Bisa Tuntut Pemerintah"

Written By Tribun Riau on Friday, November 25, 2016 | 6:44 PM


Sebuah mobil cold diesel Nomor Polisi BM 9039 BU bermuatan buah sawit terbalik hingga menyebabkan kemacetan panjang.

RENGAT,Tribun Riau-
Masyarakat atau korban kecelakaan yang diakibatkan dari rusaknya jalan dapat menuntut pihak penyelenggara jalan. Hal ini diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 Pasal 273 Ayat 1 sampai dengan 4.

Akhir-akhir ini, tingkat kecelakaan akibat jalan rusak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sangat tinggi, terutama di sepanjang Jalan Rengat - Bagan Jaya (Inhu-Inhil). Salahsatunya kejadian baru-baru ini sebuah mobil cold diesel Nomor Polisi BM 9039 BU bermuatan buah sawit terbalik hingga memicu kemacetan panjang.

Suhaimi, salah seorang aktivis LSM di Inhu menyatakan bahwa masyarakat dapat menuntut pemerintah sebagai penyelanggara jalan yang telah menyebabkan beberapa insiden kecelakaan.

"Pihak yang paling bertanggungjawab atas segala kemungkinan kecelakaan dan kerugian masyarakat yakni Menteri PU, Gubernur, dan Bupati/Walikota," ujar Suhaimi kepada Tribunriau.com baru-baru ini.

Ditambahkannya, Jalan Rengat-Bagan Jaya tersebut adalah Jalan Nasional."Jalan Rengat-Bagan Jaya adalah jalan Nasional, salah satu termasuk di dalamnya jalan Hang Tuah, maka yang dituntut adalah Pembangunan Jalan Nasional Wilayah II yang berpusat di Padang dan cabangnya di Pekanbaru," tambahnya.

Dijelaskan lebih rinci oleh Suhaimi, sanksi bagi penyelenggara jalan yakni pemerintah yang telah lalai memperbaiki jalan dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas ada beberapa bagian, yakni pada pasal 273 ayat 1 sampai dengan ayat 4. Ancaman pidana maksimal selama 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp.120Juta untuk kecelakaan yang menelan korban jiwa.

Sementara PPK Jalan Nasional Wilayah II, Akmaludin, ST hingga saat ini belum berhasil dihubungi Tribunriau.com.

Penulis : Harmaein Pilianglowe/Yoveldi

Kondisi Pasar Rakyat Kota Rengat Berantakan, Pihak Terkait 'Diam'

Written By Tribun Riau on Wednesday, November 23, 2016 | 11:43 AM




Rengat, Tribunriau-
Pasar Rakyat Kota Rengat yang seharusnya tertata rapi sehingga dapat memuaskan pembeli dalam hal fasilitas tentunya menguntungkan bagi pedagang yang berada di pasar tersebut. Namun kondisi pasar tersebut seperti tidak diatur alias berantakan dan anehnya kondisi ini seperti "didiamkan" oleh pihak terkait.

Salah seorang pedagang di Pasar Rakyat Kota Rengat yang tak ingin menyebutkan namanya, kepada Tribunriau.com, Selasa (23/11/2016) mengatakan risih akan kondisi semrawutnya Pasar Rakyat tersebut.

"Berantakan, ada yang jualan di tangga, banyak gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang memenuhi jalan para calon pembeli," ujarnya kesal.

Kondisi tersebut, lanjutnya, tentu berdampak kepada calon pembeli. "Kalo seperti ini, tentunya calon pembeli jadi susah, mau jalan susah (karena banyak Gepeng), akhirnya berimbas kurangnya minat calon pembeli ke pasar ini, tentu kami yang berdagang sepi calon pembeli," tambahnya.

Kondisi ini terus berlanjut meskipun beberapa pegawai dari pihak terkait sudah berada di lapangan untuk memantau kondisi Pasar Rakyat tersebut. Pihak terkait yang memantau pasar tersebut adalah Satpol PP dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagpasar).

Namun, hadirnya pegawai pihak yang berwenang tersebut tidak menuntaskan masalah kesemrawutan pasar tersebut. "Apa kerja mereka (Satpol PP dan Pegawai Disperindagpasar, red) yang ditugaskan mengawasi pesar tersebut? Kami pertanyakan ini karena mereka digaji dengan uang negara, jika tak mampu mengatasi masalah ini, lebih baik mundur saja kepala-kepalanya," kesalnya sambil menunggu calon pembeli.

Penulis : Harmaein Pilianglowe/Yoveldi

Komentar Anda

Iklan Baris "GRATIS"





Aneka Sablon

Menerima order Undangan Nikah, Banner, Kalender, Merk/Papan Nama, dll.
Alamat: Jl. Nangka No.2 Dumai.






FILIA MOBIL
Showroom Jual Beli mobil bekas dan baru di Kota Dumai, Hubungi 0812 7751 3879




Rental Alat Berat

Menyediakan Excavator dan Dump Truck untuk pembuatan parit, steaking, land clearing serta menjual tanah timbun. Jl. Sudirman Kota Dumai. Hubungi: 08127595608




Pengadaan CCTV

Rumah/Gedung anda ingin dipasang CCTV? Harga cukup menarik dan untuk Kawasan Dumai. Hubungi 082384252992 a.n Firdaus





Pembuatan Aplikasi/Program

Anda ingin membuat aplikasi? untuk perkantoran ataupun pelengkap Skripsi, Hubungi 085376557428 an.Iskandar





Opini

INFO

Kami mengharapkan kerjasama masyarakat/instansi untuk dapat memberi masukan dan kritik yang membangun.
kirim ke tribunriau@gmail.com

Bagi anda yang memiliki bakat menulis dan ingin bergabung dengan kami, hubungi 0853 7655 7428 an. ISKANDAR atau 0812 7751 3879 Darwis Joon Viker (Pemimpin Redaksi)


 
Copyright © 2011. Tribun Riau :: Portal Berita Riau dan Nasional - All Rights Reserved