Headlines News :

Terbaru

Razia Warnet, Satpol PP Dumai Rampas Modem

Written By Tribun Riau on Sabtu, 04 Juli 2015 | 02.14

DUMAI, Tribunriau-
Razia warnet yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beberapa hari yang lalu diwarnai dengan perampasan alat internet (modem, red). Informasi yang didapatkan Tribunriau,  3 warnet pada saat razia diambil modemnya secara paksa.

Menyikapi razia tersebut, Asosiasi Warnet Dumai (AWD) melakukan rapat konsolidasi di Meeting Room Hotel City, Kamis (2/7/15) lalu.

"Kita menghormati razia yang dilakukan oleh Satpol PP, tapi jika main rampas dengan dalih menegakkan aturan, saya rasa keliru," ungkap Faisal salah satu pengelola warnet yang juga menjabat Ketua AWD Kota Dumai.

Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan warung internet yang menjadi dasar hukum dinilai berat sebelah serta bertentangan dengan UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan pasal 6 ayat 1 point a,b,g dan j dan pasal 96 ayat 1,2 dan 3.

"Kita berhak ikut dalam penyusunan perwa tersebut, tapi kita tidak pernah diikutkan dalam pembahasan perwa tersebut, alih-alih diberitahu jika perwa tersebut telah terbit dan tidak berimbang," ujarnya di depan puluhan pengusaha warnet yang hadir.

Eko, salah seorang pengusaha warnet yang berada di wilayah Jaya Mukti juga menyayangkan sikap pemerintah yang mengklasifikasikan warnet sebagai tempat hiburan.

"Warnet adalah jasa informasi dan multimedia, bagi warga yang tidak memiliki internet di rumah, warnet adalah solusi tepat untuk mencari informasi," ungkapnya.

Masalah ada judi online dan pornografi, lanjutnya, itu terpulang kepada mental pribadi pengguna jasa, pihak warnet serta Menkoinfo sudah berupaya untuk memblokir.

Sekretaris PWI Kota Dumai, Darwis Jon Viker menyayangkan sikap Satpol PP yang merampas alat milik pengusaha warnet tersebut.

"Harusnya ada surat teguran, satu kali atau dua kali, jika masalah perwako yang tidak berimbang atau merugikan pengusaha warnet, hal itu bisa dikaji ulang," singkatnya via seluler. (isk)

Jelang Ramadhan, Muspika Kecamatan Sagulung Gelar Rakor

Written By Tribun Riau on Selasa, 16 Juni 2015 | 17.09

BATAM, Tribunriau-
Memasuki bulan suci Ramadhan, Kapolsek Sagulung, AKP Krisman Panjaitan menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Muspika kecamatan Sagulung, Selasa (15/6/15) di salah satu restoran di Pasar Mandalay.

Rakor tersebut juga dihadiri jajaran Polsek Sagulung, Camat Sagulung, Abidun Pasaribu, Lurah se-Kecamatan Sagulung beserta tokoh masyarakat.

Acara tersebut dipimpin oleh Kasi Satpol PP, Kelurahan Sagulung Jamil,SH, MH dengan agenda membahas masalah keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan berlangsung.

Dikatakan Jamil, hasil rakor ini diharapkan dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan. "Kita berharap hasilnya dapat dilaksanakan sehingga tercipta rasa aman dan kondusif," ucapnya. (pilian)

Maju di Pilkada Dumai 2015, Ibnu Chalik Tekad Kurangi Pengangguran

Written By Tribun Riau on Jumat, 05 Juni 2015 | 08.29

Tribunriau, DUMAI-
Sebagai tokoh pemuda kelahiran kota Dumai, dengan melihat situasi kota industri yang ramai dengan perusahaan-perusahaan yang tak kalah besar dari kota lainnya, namun tingkat pengangguran masih dirasakan cukup tinggi.

Berangkat dari hal tersebut, Ibnu Chalik yang saat ini berusia prima, juga alumni dan mantan ketua Himpunan Mahasiswa Dumai periode 2006-2008 ikut dalam kancah pemilihan kepala daerah yang akan digelar akhir tahun 2015 mendatang.

"Sungguh ironi, Dumai sebagai kota industri yang ramai dengan perusahaan-perusahaan, namun masih ada saja warga atau masyarakat, bahkan lulusan sarjana pun susah mencari kerja. Hal itu salah satu tekad saya untuk maju untuk mengurangi angka pengangguran," ungkapnya prihatin disela-sela acara temu ramahnya dengan beberapa awak media, Kamis (4/6/15) di salah satu rumah makan yang berada di Jalan Sudirman.

Ditambahkannya, selain faktor sulitnya lapangan kerja, dirinya juga didesak oleh beberapa organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan untuk maju bersaing dengan kandidat lainnya.

"Banyak desakan dari adik-adik yang berada di organisasi kepemudaan dan mahasiswa, itu menjadi dorongan untuk saya dan semoga cita-cita kita dapat terwujud," tambahnya.

Selain berdoa kepada Allah SWT, dirinya juga berharap akan dukungan dari masyarakat kota Dumai. Semoga dengan dukungan yang diberikan, Dumai bisa maju ke arah yang lebih baik.

Untuk visi misi, saat ditanya rekan-rekan wartawan, dirinya menyatakan akan ada waktu yang diberikan partai untuk menyampaikan visi misi dari masing-masing kandidat yang ada.

"Untuk masalah itu, nanti ada waktu yang disediakan partai untuk menyampaikan visi misi," jelasnya.

Untuk diketahui, nama Ibnu Chalik sudah masuk dalam daftar bakal calon wakil walikota Dumai di Partai berlambang matahari, yaitu Partai Amanat Nasional. Hingga saat ini, PAN masih melakukan survei terhadap nama-nama yang sudah terdaftar. (isk)

Pemko Dumai Gelar Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi

Written By Tribun Riau on Kamis, 04 Juni 2015 | 09.35

Tribunriau, DUMAI -
Pemerintah Kota Dumai melalui Bagian Humas dan Infokom Setdako Dumai menggelar Pelatihan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diikuti perwakilan PPID masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh Dumai, Rabu (3/6). 

Ketua pelaksana pelatihan PPID yang juga Kabag Humas dan Infokom Setdako Dumai Basri, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada peserta pelatihan yang telah hadir.

"Pelatihan PPID dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2010 tentang pelaksanaan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang KIP," jelasnya pada saat kata sambutan pembukaan acara.

Dilanjutkannya, pelatihan PPID sangat penting untuk menunjang kinerja Pemerintah Daerah, terutama dalam memberikan bekal kepada pelaksana PPID dimasing-masing Satuan Kerja (Satker) yang tujuannya agar dalam memberikan informasi kepada publik mengacu pada UU KIP.

"Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti pelatihan PPID dengan baik hingga selesai sehingga apa yang menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan ini dapat terwujud," harapnya.

Terakhir, Basri mengatakan bahwa pelatihan PPID akan diselenggarakan selama dua hari yakni terhitung sejam 3 hingga 4 Juni 2015 di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Dumai. "Sementara untuk mensukseskan kegiatan ini, panitia mendatangkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, yang nantinya narasumber akan menjelaskan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang KIP dan memaparkan apa saja tupoksi PPID dimasing-masing SKPD dilingkungan Pemko Dumai. Serta menjelaskan cara PPID menyampaikan informasi kepada publik agar apa yang disampaikan sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya

Sementara Wakil Walikota Dumai H.Agus Widayat dalam sambutan dan sekaligus membuka acara secara resmi mengatakan, Pemko Dumai menyambut baik dilaksanakannya kegiatan pelatihan PPID oleh Bagian Humas dan Infokom Setdako Dumai.

"Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan peserta atau pelaksana PPID dimasing-masing SKPD," kata Wawako.

Wawako mengajak kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai agar apa yang disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat diserap oleh pejabat PPID, dan ilmunya dapat diterapkan untuk menyampaikan informasi kepada publik sesuai dengan UU KIP yakni UU nomor 14 tahun 2008.

Wawako juga berharap, setelah mengukuti pelatihan ini, pejabat PPID dapat menyampaikan informasi yang benar kepada publik sehingga data yang disampaikan akurat dan tidak simpang siur agar tidak terjadi perbedaan persepsi ditengah-tengah masyarakat.

"Untuk mencegah terjadinya kesimpang siuran itu, data yang keluar harus satu pintu yakni pejabat PPID sehingga informasi yang diberikan kepada publik dapat dipertanggung jawabkan," tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Infokom Setdako Dumai Basri, Kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai serta undangan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), dan tamu undangan lainnya.(isk)

Belum Satu Bulan, Kapolres Ini Sudah Akrab dengan Insan Pers

Tribunriau, DUMAI -
Belum genap satu bulan di Kota Dumai, AKBP Suwoyo,SIK,M.Si yang menjabat sebagai Kepala Polisi Resort (Polres) Kota Dumai telah akrab dengan insan Pers. Hal tersebut terlihat pada acara temu ramah di Rumah Makan (RM) Pak Datuk Dumai Rabu (3/6) kemarin.

Tampak hadir beberapa pengurus PWI Kota Dumai, seperti Ketua PWI Dumai Kambali, Sekretaris Darwis Joon Fikar serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya.

Kapolres Dumai didampingi Kasat Intelkam Polres Dumai AKP Dedi Susanto, serta Kasat Lantas Polres Dumai  AKP Dheni dan sejumlah staf Intelkam Polres Dumai.

Dikatakan AKBP Suwoyo, polisi dan wartawan saling membutuhkan, tanpa dukungan wartawan, polisi juga tak dapat bekerja dengan optimal.

"Wartawan dan Polisi atau sebaliknya ialah 'mutualisme' atau saling membutuhkan. Bahkan tanpa dukungan wartawan, Polisi juga tak akan dapat optimal dalam melaksanakan tugas," katanya.

Mantan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) itu juga berjanji akan mendirikan  media center di Polres Dumai, untuk tempat wartawan mencari berita dan informasi di Polres Dumai.

"Pelan-pelanlah, nanti kita dirikan media centre agar wartawan bisa duduk-duduk. Kalau ada yang perlu silahkan dihubungi, tak ada saya hubungi pihak terkait, Kasat Reskrim, Kasat Lantas dan pak Dedi ini siap memberikan informasi kepada rekan-rekan media," ujarnya.

Ketua PWI Perwakilan Dumai Kambali menyebutkan, hubungan PWI dan Polres Dumai sudah terjalin sejak lama. Memang tak seluruh wartawan yang hadir 'ngepos' di Polres Dumai, namun demikian, wartawan anggota PWI dan insan pers lainnya akan senantiasa siap mendukung program Polri dalam menciptakan Kota Dumai kondusif.

"Kami khususnya wartawan anggota PWI siap mendukung program pak Kapolres Dumai. Mudah-mudahan sukses bertugas di Dumai," tutur Kambali yang dalam kesempatan itu, Ketua PWI Dumai itu juga memperkenalkan satu-per satu wartawan anggota PWI dan insan pers yang hadir. (isk)

Air Keruh dan Bau, Ini Klarifikasi PDAM Bengkalis

Written By Tribun Riau on Rabu, 27 Mei 2015 | 14.34

Tribunriau, BENGKALIS-
Kondisi air yang didistribusikan oleh PDAM Bengkalis ke pelanggan beberapa hari terakhir ini terlihat keruh dan berbau. Tentunya kondisi ini agak sedikit menganggu kenyamanan pelanggan.

Berdasarkan kondisi ini, Kepala Cabang PDAM Bengkalis M. Yunus memberikan klarifikasi kepada para awak media agar dapat diinformasikan kepada masyarakat luas. “Jadi dapat kami informasikan kepada masyarakat bahwa seminggu terkahir ini ada pengerjaan penggalian dan pelebaran waduk, dan berimplikasi terhadap air yang ada di waduk kita,” ujar Yunus.

Dikatakannya, kondisi air yang berwarna serta berbau tersebut saat ini memang benar, hal tersebut dikarenakan beberapa pekerjaan penggalian.

“Benar adanya air yang didistribusikan kepelanggan agak sedikit bewarna dan berbau lumpur, dikarenakan pengerjaan ini,” imbuh Yunus.

Pelebaran waduk ini dilakukan untuk meningkatkan daya tampung air untuk mengantisipasi musim kemarau, dikarenakan berdasarkan evaluasi selama ini waduk selalu kekeringan pada saat musim kemarau. Untuk pengerjaan penggalian dan pelebaran waduk ini diprediksi akan selesai pada minggu pertama pada bulan juni mendatang.

Melihat kondisi ini pihak PDAM Bengkalis meminta sedikit pengertian dari pelanggan PDAM. “Kami mohon maaf dalam beberapa minggu kedepan pelayanan kami kurang maksimal disebabkan pengerjaan pelebaran waduk ini," tutup Yunus. (JE)

Pisah Sambut Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan Dilepas Dengan Upacara Pedang Pora

Written By Tribun Riau on Selasa, 26 Mei 2015 | 19.03


Tribunriau, DUMAI –
Dalam rangka  peningkatan karir, Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan, R.SIK akhirnya mendapatkan promosi jabatan di Mabes Polri dan akan menduduki posisi baru sebagai Kasubag Lekdikbangum Baglegdik Rodalpers SDM Polri. Penggantinya adalah AKBP Suwoyo, SIK, M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Inhil.
  
AKBP Tonny Hermawan, R.SIK dilepas dengan upacara pedang pora Selasa (26/5) di Mapolres Jalan jendral Sudirman Dumai setelah melaksanakan agenda sertijab di Polda Riau Senin (25/5) kemarin. Upacara Pedang pora merupakan salah satu rangkaian kegiatan pelepasan personel di jajaran kepolisian.
 
Dalam sambutannya, AKBP Tonny Hermawan, R.SIK mengatakan serah terima jabatan dilingkungan Polri mengandung makna penting dan strategis ditinjau dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
 
“Di satu sisi dengan serah terima jabatan akan terjadi regenenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide – ide baru dan mampu minciptakan langkah – langkah kreatif dalam menjalankan organisasi Polri yang kita cintai ini.” Katanya
 
Selain itu, mutasi jabatan di tubuh kepolisian, merupakan hal yang biasa sebagai peningkatan kinerja dan untuk meningkatkan kualitas para personil kepolisian dan organisasi dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang Polri.
 
“Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada semua jajaran Polresta Dumai, serta pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan kepada saya dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres di Kota Dumai.” Sebutnya
 
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua jajaran Polresta Dumai, jika dalam perkataan dan pergaulan selama ini ada yang salah. “Meski baru enam bulan sangat banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya terima selama menjalankan tugas di Kota Dumai.” Tambahnya
 
Terakhir, ia mengajak kepada semua jajaran Poleresta Dumai, ikut mendukung tugas Kapolres baru. Dalam tujuan menjaga keamanan dan penegakan hukum di wilayah Kota Dumai ini. Kerjasama yang baik dari seluruh jajaran kepolisian untuk saling menjaga keutuhan wilayah, khususnya di Kota Dumai ini. Harapnya
  
Sementara, Kapolresta Dumai yang baru, AKBP Suwoyo, SIK, M.Si mengatakan sebelum menjabat sebagai Kapolresta Dumai, dirinya menjabat sebagai Kapolres di Kabupaten Inhil.
 
Dengan jabatan Kapolres baru yang disandangnya di Kota Dumai ini, ia berharap dirinya bisa lebih meningkatkan kinerja kepolisian, dapat melaksanakan tugas dengan baik serta mendapat dukungan dari semua pihak.
 
“Saya menaruh harapan besar untuk meraih keberhasilan, namun harapan tersebut tidak dapat tercapai tanpa dukungan semua pihak khususnya anggota Polres Kota Dumai.” Katanya
 
Lanjutnya, apresiasi kepada AKBP Tonny Hermawan, R.SIK selaku pejabat terdahulu yang telah menorehkan keberhasilan sehingga mampu menjawab tantangan penegakan hukum di Dumai, keberhasilan ini akan menjadi tauladan dalam menghadapi tugas kedepan. Ketegasan, disiplin yang tinggi dan konsistensi AKBP Tonny Hermawan, R.SIK dalam menjalankan tugas patut menjadi panutan.
 
“Terakhir saya mengucapkan selamat jalan kepada AKBP Tonny Hermawan, R.SIK semoga sukses menjalankan tugas ditempat yang baru,” tukasnya. (bbg)

Setahun jadi Tersangka, Mantan Kadishub Dumai Akhirnya Ditahan

Written By Tribun Riau on Senin, 25 Mei 2015 | 22.30

Tribunriau, DUMAI-
Setelah menyandang status tersangka, TI (Mantan Kepala Dinas Perhubungan Dumai) dan AC (Mantan Bendahara Penerimaan Dinas Perhubungan Dumai) akhirnya resmi ditahan, Senin (25/5/2015) oleh Pihak Seksi Pidana Khusus Kejari Dumai atas dugaan Korupsi Retribusi di Terminal Barang Dumai.

Berdasarkan informasi, keduanya memenuhi panggilan penyidik Kejari Dumai pada Pukul 10.00 WIB.

Pantauan di lapangan, Senin siang TI dan AC menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Dumai. TI terlihat mengenakan busana kaos Polo warna Merah sedangkan AC mengenakan busana berwarna Hijau.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Dumai, Hendarsyah Yusuf Permana mengatakan bahwa berkas keduanya sudah lengkap atau P21. Maka keduanya pun resmi ditahan hari ini. (isk)

Tingkatkan Jumlah Akseptor, BKBP3A Dumai Canangkan Baksos TNI KB-Kes 2015

Tribunriau, DUMAI -
Berbagai upaya dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan angka peserta KB baru atau akseptor, salahsatunya dengan melaksanakan kegiatan pencanangan Baksos TNI KB-Kes 2015.

Melalui Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kota Dumai tahun ini menargetkan 8.889 akseptor.

Demikian disampaikan Kepala Badan BKBP3A Kota Dumai H. Marwan melalui Sekretaris Badan BKBP3A Maini Asna. "Tahun ini kita menargetkan 8.889 akseptor atau peserta KB baru, salah satu upaya untuk mencapai angka tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan pencanangan Baksos TNI KB-Kes 2015," katanya belum lama ini.

Menurutnya, pencanangan TNI KB-Kes bertujuan untuk melakukan percepatan pencapaian target tersebut untuk mensukseskan program KB di Kota Dumai dalam rangka meningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat menuju keluarga yang sehat dan sejahtera.

"Melalui kegiatan Baksos TNI KB Kes, Badan BKBP3A Kota Dumai mengadakan pelayanan KB gratis. Alhamdulillah melalui kegiatan tersebut kita berhasil mendapatkan 50 akseptor baru," jelasnya. 

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam mensukseskan program KB dengan cara mengatur usia perkawinan, mengatur jarak kelahiran menuju kesejahteraan keluarga dan terwujudnya keluarga kecil bahagia.

Sejauh ini, program KB yang telah dijalankan Pemerintah memberikan dampak yang signifikan dalam mewujudkan keluarga sejahtera. "Oleh karena itu tahun ini Pemerintah melalui Badan KBPPPA Kota Dumai menargetkan 8.889 akseptor baru. Mudah-mudahan, dengan dukungan semua pihak dan didukung seluruh lapisan masyarakat Dumai angka tersebut dapat tercapai dengan baik dan maksimal," tutupnya. (mg)

Dugaan Korupsi Bansos, Ini Tanggapan Ketua DPRD Bengkalia

Written By Tribun Riau on Kamis, 21 Mei 2015 | 13.35

Tribunriau, Bengkalis-
Ditetapkannya lima tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di DPRD Bengkalis menjadi pelajaran berharga bagi kalangan legislatif, Terlebih lagi, dua dari lima tersangka yang ditetapkan tersangka itu, masih aktif sebagai anggota DPRD Bengkalis 2014-2019.
 
Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Bengkalis H. Heru Wahyudi, SH, Selasa (12/5) kemarin memberikan dukungan secara moral dan berharap dua anggota DPRD Bengkalis aktif, masing-masing MT dan RY untuk tetap tegar menghadapi kasus tersebut.
 
“Sampai hari ini, saya masih terus memberikan dukungan secara moral, dan menyarankan agar tetap tegar menghadapinya, dan menyarankan untuk tetap bekerja dan jalani kewajiban, sampai ada kekuatan hukum tetap atau incraht,” terangnya.
 
Ia juga menuturkan, terhadap penetapan tersangka itu hanya sebatas peningkatan status dalam kasus dugaan korupsi Bansos, dan sampai hari ini juga menurut keterangan dari anggota DPRD yang bersangkutan, mereka belum menerima surat penetapan tersangka, dari penyidik Polda Riau.
 
“Ini juga menjadi persoalan bagi kita di DPRD, namun saya terus berupaya dan menyarankan agar mereka (tersangka) tetap bekerja. Silahkan bekerja dan jalani kewajiban, dan kita sangat mendukung hal itu, lagi pula mereka juga sampai hari ini belum menerima surat penetapan status atau peningkatan status tersangka yang dimaksud," pungkas Heru.(JE)

Razia Pekat Satpol PP Bengkalis, Pasangan Ini Terjaring

Written By Tribun Riau on Kamis, 14 Mei 2015 | 17.39

Tribunriau, Bengkalis-
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bengkalis berhasil mengamankan sepasang kekasih bukan suami istri yang sedang berduaan di salah satu penginapan yang berada di kota Bengkalis.

Penangkapan sepasang muda-mudi ini dilakukan saat anggota satpol PP Kabupaten Bengkalis menggelar razia di sejumlah penginapan dan kos-kosan yang diduga sebagai tempat prostitusi.

Sepasang kekasih ini langsung digiring  petugas ke kantor Satpol PP kabupaten Bengkalis untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Kasi ops satpol PP kabupaten Bengkalis, Hengky Irawan mengatakan razia dilakukan untuk mengurangi angka prostitusi.

“Jelang MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis dan menyambut bulan Ramadhan, kita akan gencar melakukan razia pekat, untuk mengurangi angka prostitusi di Bengkalis,” ujar Hengky.(JE)

Dugaan Korupsi Bansos, Ini Tanggapan Ketua DPRD Bengkalis

Written By Tribun Riau on Rabu, 13 Mei 2015 | 18.15

Tribunriau, Bengkalis-
Ditetapkannya lima tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di DPRD Bengkalis menjadi pelajaran berharga bagi kalangan legislatif. Terlebih lagi, dua dari lima tersangka yang ditetapkan tersangka itu, masih aktif sebagai anggota DPRD Bengkalis 2014-2019.
 
Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Bengkalis H. Heru Wahyudi, SH, Selasa (12/5) kemarin memberikan dukungan secara moral dan berharap dua anggota DPRD Bengkalis aktif, masing-masing MT dan RY untuk tetap tegar menghadapi kasus tersebut.
 
“Sampai hari ini, saya masih terus memberikan dukungan secara moral, dan menyarankan agar tetap tegar menghadapinya, dan menyarankan untuk tetap bekerja dan jalani kewajiban, sampai ada kekuatan hukum tetap atau incraht,” terangnya.
 
Ia juga menuturkan, terhadap penetapan tersangka itu hanya sebatas peningkatan status dalam kasus dugaan korupsi Bansos, dan sampai hari ini juga menurut keterangan dari anggota DPRD yang bersangkutan, mereka belum menerima surat penetapan tersangka dari penyidik Polda Riau.
 
“Ini juga menjadi persoalan bagi kita di DPRD, namun saya terus berupaya dan menyarankan agar mereka (tersangka) tetap bekerja. Silahkan bekerja dan jalani kewajiban, dan kita sangat mendukung hal itu, lagi pula mereka juga sampai hari ini belum menerima surat penetapan status atau peningkatan status tersangka yang dimaksud," pungkas heru. (JE)

Ketua DPD KNPI Batam Bantah Isu OKP Terima Upeti dari Pengusaha Gelper

Written By Tribun Riau on Selasa, 12 Mei 2015 | 15.48

Tribunriau, BATAM-
Isu ditengah masyarakat Batam yang menyatakan bahwa beberapa OKP mendapatkan jatah atau upeti dari pengusaha gelanggang permainan (gelper) yang memiliki unsur perjudian dibantah oleh ketua DPD KNPI Batam, Kadarisman, Selasa (12/5/15).

Kepada Tribunriau.com di ruang kerjanya, bahwasanya tidak ada satupun OKP yang mendapatkan upeti dari pengusaha gelper yang memiliki unsur judi.

"Tidak benar itu, tak ada satupun yang mendapatkan atau meminta upeti," tegasnya.

Pihaknya juga sudah mendapatkan informasi mengenai maraknya keberadaan gelper yang menyalahi izin tersebut.

"Kita juga sudah mendapatkan informasi dari kawan–kawan mahasiswa dan OKP bahwa usaha gelper sangat menjamur di Batam, bahkan sudah hampir di semua titik lokasi yang ada di Pulau Batam, parahnya lagi, anak-anak dan pelajar juga ada di sana main hingga larut malam," jelasnya.

Ditambahkannya, pemerintah selaku pemberi izin sebaiknya mengkaji ulang izin yang telah diberikan agar tidak lagi ada penyelewengan penggunaan izin oleh pengusaha gelper.

"Kami akan meminta kepada pemerintah yang memberi izin gelper agar mengkaji ulang izin tersebut, biar tidak terjadi penyimpangan, atau menyalah gunakan izin yang dikeluarkan pemerintah," pintanya kepada pemerintah.

Pihaknya juga menyatakan apabila pengusaha gelper menyelewengkan izin usahanya, pihaknya akan melakukan tindakan tegas untuk menghentikan usaha yang dapat merusak generasi bangsa.

"Dan apabila pemberi izin dan pengusaha gelper yang mendapatkan izin tidak mengindahkan hal ini, kita dan  mahasiswa akan turun mengadakan swiping, ini sebagai bentuk rasa keperihatinan kami dan kebaikan Batam kedepan," tegasnya.(tim)

Perbaikan Jalan Lintas di Pinggir Picu Macet Hingga 1KM Lebih

Tribunriau, MANDAU-
Perbaikan jalan lintas Dumai - Pekanbaru, tepatnya di Desa Pinggir Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis menyebabkan antrian panjang atau macet kurang lebih 1 KM.

Pantauan Tribunriau di lokasi macet, Desa Pinggir, Selasa (12/05/15), terlihat kemacetan  bertambah parah dari hari sebelumnya.

Salah seorang supir yang terjebak macet, Anto mengatakan macet hari ini (Selasa, red) lebih panjang dari hari sebelumnya. Bahkan kemacetan yang terjadi juga dikarenakan ulah supir nakal yang nekat menerobos atau menyalib.

"Lebih parah dari yang kemarin, ditambah lagi dengan supir yang maunya duluan sendiri, itu yang buat macet jadi panjang," kesalnya kepada Tribunriau sambil menunggu instruksi untuk jalan.

Ditambahkannya, rakyat harus berterima kasih kepada pemerintah yang mencoba memperbaiki jalan, namun tentu tidak menyebabkan masalah yang lain (kemacetan).

"Kita patut berterima kasih, tapi alangkah baiknya pemerintah atau pihak yang berwenang memiliki cara untuk mengatasi masalah yang timbul selama perbaikan berjalan," ungkapnya.

Untuk perjalanan Dumai ke Pekanbaru, biasanya dapat ditempuh 4 atau 5 jam perjalanan. Namun dalam kondisi macet seperti kondisi saat ini, perjalanan paling cepat memakan waktu 6 hingga 8 jam. (isk)

Aparat Lapas dan Polres Bengkalis Tangkap Napi yang Kabur

Tribunriau, BENGKALIS-
Aparat lapas kelas ll A Bengkalis bekerjasama dengan pihak Kepolisian berhasil menangkap Amjan alias Maican yang kabur sekitar 6 bulan lalu. Maican pernah ditangkap dengan kasus narkoba, penangkapan ini terjadi di kecamatan Bantan tepatnya di Desa Belas.

Keberhasilan ini buah hasil kerja keras aparat Lapas Bengkalis yang bekerja sama dengan pihak Polresta Bengkalis dan dibantu oleh pihak Polsek Selat Baru.

“Penangkapan kita lakukan pada hari sabtu (09/05/15) yang lalu, sekitar pukul 20.00 WIB, Amjan alias Maican ini kabur pada tanggal 22 November 2014, dan kita mencoba berkoordinasi dengan pihak kepolisian hingga akhirnya kami bisa membekuk kembali,” ujar Kalapas Bengkalis melalui KPLP Kelas ll A, Sugyanto.

Sugyanto juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bekerja sama dalam penangkapan napi yang kabur ini. (JE)

SPTI Bengkalis Gelar Lomba Burung Berkicau

Written By Tribun Riau on Senin, 11 Mei 2015 | 17.52

Tribunriau, BENGKALIS-
Ratusan masyarakat yang berasal dari kota Bengkalis maupun luar Bengkalis mengikuti perlombaan burung berkicau. acara yang dipusatkan di sebelah Sungai Bengkel Bengkalis ini dihadiri langsung oleh ketua umum SPTI, Dandim 0303 Bengkalis dan perwakilan pemerintah kabupaten Bengkalis.

Perlombaan yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei lalu. Selain menumbuh kembangkan  kecintaaan masyarakat terhadap satwa, kegiatan ini juga merupakan upaya SPTI dalam mendukung program pemerintah  untuk melindungi keberadaan satwa, guna mendukung keberlangsungan mata rantai dari satwa itu sendiri. 

Pada acara tersebut, peserta berjumlah 50 orang, dan untuk jenis burung yang dilombakan  mulai dari burung Murai Batu, Mega Bintang, Kacer dan Kendari Bintang. 

“Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan lanjutan dari hari may day, serta menyalurkan bakat masyarakat, dan mengajak masyarakat agar mencintai keberadaan satwa, karna hal ini selaras dengan program pemerintah,” ujar Masuri.

Dengan diadakannya perlombaaan burung berkicau SPTI Cup tahun 2015, bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan di kabupaten Bengkalis. (JE)

Kawal Kasus PT BLJ, ABM Datangi Lagi Kantor Kejari Bengkalis

Tribunriau, Bengkalis-
Guna mempertanyakan kelanjutan kasus PT. BLJ dan komitmen Kejari Bengkalis untuk melakukan pemeriksaan terhadap bupati Bengkalis, Aliansi Bengkalis Menggugat (ABM) mendatangi kantor Kejari Bengkalis, Senin (11/5/15).

Selaku ketua EK – LMND yang tergabung dalam ABM, Suhada menyatakan kedatangan mereka adalah bukti keseriusan ABM dalam melakukan pengawalan kasus tersebut.

"Ini bukti pengawalan yang kita lakukan dari ABM, kita minta komitmen dari kejari Bengkalis dalam penanganan kasus ini," ujarnya.

Kedatangan ABM kali ini disambut langsung oleh kasi Intel Furkon, dikarenakan Kejari Bengkalis Mukhlis dan Kasi Pisdus Reza tidak berada ditempat.

“Bapak Furqon menjelaskan bahwa besok akan ada pemeriksaan 5 orang saksi lagi, yakni Nanang Harianto, Risma Yeni, Heru Wahyudi, Yudi Feriantoro selaku tim pansus DPR dan Yondri Kepala Bappeda Bengkalis," jelasnya.

Menurut informasi, ditambahkan Suhada, Bupati Bengkalis pada tanggal 19 Mei mendatang akan dipanggil ke persidangan sebagai saksi.

"Kita juga mendapat informasi bahwa Selasa 19 Mei mendatang akan dilakukan pemanggilan Bupati Bengkalis HS di persidangan sebagai saksi, dan kita harapkan ini tidak ditunda-tunda lagi,” tegas Suhada. (JE)

Over Kapasitas, Rutan Kelas II A Memprihatinkan

Written By Tribun Riau on Sabtu, 09 Mei 2015 | 12.48

Tribunriau, DUMAI-
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Bengkalis kian sesak oleh penghuni dan sangat memprihatinkan. Rutan yang memiliki kapasitas 175 napi tersebut, saat ini sudah dihuni lebih dari 996 orang napi.

Jumlah tersebut sudah dikategorikan over kapasitas, lapas kelas II A Bengkalis berada pada posisi kedua nasional setelah Bagansiapiapi.

Kalapas melalui KPLP kelas II A Bengkalis Sugyanto mengatakan, pihak lapas telah mengusulkan pembangunan gedung baru ke pemkab Bengkalis. “Kita sudah usulkan kepada pemkab agar setiap tahunnya itu ada penambahan bangunan baru untuk penghuni,” ujar Sugyanto.

Pihaknya berharap usulan tersebut segera terealisasi mengingat jumlah napi yang sudah maksimal.

“Kita juga berharap agar pengusulan ini cepat direalisasikan, mengingat dengan jumlah napi sekarang ini akan mengalami kendala dalam pengawasan karena jumlah pegawai piket hanya 6 orang setiap," jelasnya. (JE)

Tes Urine Mendadak, 10 Anggota Polres Dumai Positif Kosumsi Narkotika

Written By Tribun Riau on Jumat, 08 Mei 2015 | 00.37

Tribunriau, DUMAI-
Polda Riau bersama Polres Dumai melakukan tes urine mendadak terhadap anggotanya. Hasilnya, 10 anggota positif mengkonsumsi narkoba dan dipastikan akan dipecat.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, pelaksanaan tes urine ini dilakukan kerja sama tim Polda Riau bersama Kapolres Dumai, AKBP Tony Hermawan. Pelaksanaan tes urine ini mulai pagi hingga siang.

"Ini sifatnya mendadak dan sistemnya main acak di setiap Polres yang ada. Hasilnya, ada sepuluh anggota terdiri dari perwira dan brigadir yang terbukti mengonsumsi narkoba," kata Guntur kepada wartawan, Rabu (6/5/2015).

Dia menjelaskan, hasil tes urine dari 10 anggota jajaran Polres Dumai diketahui positif mengandung amphetamine. Mereka terdiri dari satu berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), tiga orang berpangkat Brigadir Kepala (Bripka), dua orang berpangkat Brigadir, serta empat lainnya berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu).

"Tes urine ini diikuti 102 anggota Polres Dumai. Dari jumlah itu 10 anggota yang positif mengonsumsi narkoba akan diberhentikan secara tidak hormat. Mereka langsung diproses hari ini juga," tegas Guntur.

Tes urine dadakan ini, lanjut Guntur, guna menghindari adanya anggota yang dengan berbagai alasan tidak masuk kantor. Ini merupakan instruksi langsung Kapolda Riau, Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan.

"Kapolda sudah berpesan, anggota yang terbukti mengkonsumsi narkoba sama saja penghianat dan harus dipecat. Ini bentuk komitmen kita untuk memerangi narkoba di kalangan masyarakat khususnya lagi di internal kita sendiri. Artinya, kami juga menindak tegas oknum yang terlibat," kata Guntur.

Dua bulan lalu juga dilakukan tes urine di jajaran Polda Riau. Hasilnya, dua oknum terbukti mengkonsumsi narkoba. Keduanya kini dalam proses Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH).

"Kita akan terus main acak untuk melaksanakan tes urine di seluruh jajaran Polres yang ada. Siapa pun yang terbukti, tidak ada ampun lagi, mereka harus keluar dari Polri," tutup Guntur.(dtc)

Bermodal Kajian Potensi Kota, LIKPD Diundang UNSDSN ke Korea

Written By Tribun Riau on Rabu, 06 Mei 2015 | 23.13

Tribunriau, Dumai-
Sejak ditetapkannya Bapak H. Khairul Anwar sebagai Walikota periode ke-3 (sejak UU 16/1999) pada tahun 2010, Dumai memasuki wacana baru dalam konsep pembangunannya melalui Visi Misi yang dikenal dengan sebutan Pengantin Berseri Sehat (Pelabuhan, Perdagangan, Tourism, Industri yang Bersih, Semarak, Rukun, Indah untuk mewujudkan Dumai yang Sejahtera,  Harmonis, Aman, dan Tertib).

Penerjemahan Visi Misi ini merupakan komitmen antara Walikota Dumai dengan Pendiri Lembaga Inovasi dan Kajian Potensi Daerah (LIKPD), yang sepakat untuk menginterpretasikan Visi Misi tersebut sesuai dengan Wacana Nasional dan Internasional yang relevan dengan kondisi dan potensi Kota Dumai.

Visi Misi berdasarkan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Develepment) merupakan penerjemahan pemikiran Walikota Dumai dalam perspektif kepentingan lokal, nasional dan internasional di Kota Dumai. Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) adalah tema yang menjadi sasaran global dalam bentuk Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang nantinya akan di ratifikasi menjadi Undang-Undang oleh seluruh negara anggota PBB sebagai bagian perubahan sistem World Goals dari Millenium Development Goals (MDGs) menjadi SDGs.

SDGs ini diwacanakan secara aktif mulai tahun 2012 di PBB melalui United Nations Sustainable Development Solutions Network (UNSDSN) dan berbagai lembaga PBB lainnya yang tahap awalnya telah dirumuskan pada tahun 2013 bersamaan dengan penetapan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan di Kota Dumai melalui Surat Keputusan Walikota Dumai Nomor 406/SDA/2013 tentang Penetapan Manifestasi Interpretatif Prinsip Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) dalam Mekanisme Kebijakan Daerah Kota Dumai.

Hal tersebut menunjukkan Pemerintah Kota Dumai bersama LIKPD telah proaktif mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan dalam mekanisme kebijakan daerah jauh sebelum Pembangunan Berkelanjutan tersebut diterapkan dalam mekanisme kebijakan nasional maupun internasional yang rencana draft-nya akan diselesaikan oleh UNSDSN sebagai perpanjangan tangan PBB pada tahun 2016. Wacana dari SK No. 406 tersebut digunakan oleh LIKPD sebagai tiket menembus jaringan kerja internasional di UNSDSN yang sekaligus merupakan wacana utama bagi LIKPD untuk membuktikan signifikasi realisasi kepentingan lokal pada wacana global.

Upaya LIKPD melalui pengembangan konsep Pembangunan Berkelanjutan berdasarkan perspektif lokal ini diharapkan dapat menjadi pendorong penguatan pembangunan di berbagai daerah termasuk Kota Dumai.

Berkaitan dengan perwujudan wacana Pembangunan Berkelanjutan di kota Dumai tersebut,  LIKPD diundang oleh UNSDSN dan KOICA (Korea International Cooporation Agency) untuk mengikuti agenda rapat the Seoul Financing for Sustainable Development Forum pada tanggal 18 Mei 2015 di Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh perwakilan LIKPD selaku perumus kebijakan dan perwakilan Pemerintah Kota Dumai selaku pemangku kebijakan sebagai bukti keseriusan antar pihak untuk mewujudkan visi dan misi Kota Dumai menuju Pembangunan Berkelanjutan. Para perwakilan tersebut, berdasarkan restu Walikota Dumai sebagai inisiator awal dikembangkannya Pembangunan Berkelanjutan di Kota Dumai, rencananya terdiri atas Patrik Tatang selaku Direktur LIKPD, Mega Kurnia selaku Kepala Sekretariat LIKPD, Zulkarnaen S.H,M.H selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, serta beberapa pihak yang berkepentingan. Zulkarnaen merupakan salah satu pejabat yang menyusun konsep bersama LIKPD untuk mengembangkan konsep kebijakan Sustainable EcoIndustry sebagai bagian dari perwujudan Sustainable City.

Sustainable EcoIndustry adalah konsep kebijakan mengenai pengembangan industri berwawasan lingkungan secara berkelanjutan untuk mempertahankan kapasitas-kapabilitas dan potensi sumber daya lokal di masa kini dan masa mendatang. Sedangkan Sustainable City merupakan kota yang dirancang berdasarkan pemahaman dampak lingkungan dengan masyarakat yang memiliki kesadaran atas keberlanjutan pangan, energi, air dan pengelolaan sampah, polusi udara, polusi air demi keberlangsungan kota yang dihuninya baik masa kini maupun masa mendatang.

Konsep Sustainable City merupakan konsep yang diprioritaskan oleh PBB untuk diterapkan di berbagai kota di seluruh dunia.

Setelah acara tersebut, rencananya para perwakilan tersebut juga akan melakukan pertemuan dengan pihak Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perindustrian dan beberapa Kementerian lainnya untuk melakukan sinkronisasi fungsi kepentingan penerapan Pembangunan Berkelanjutan dalam mekanisme kebijakan di Kota Dumai sebagai Pilot Project termasuk di daerah lainnya. Wacana ini juga akan diteruskan oleh LIKPD melalui Kantor Riset Wilayahnya yang ada di berbagai daerah.(rls)

Ganti Rugi tak Jelas, Jalan Sudirman Bengkalis Ditutup Pemilik

Written By Tribun Riau on Selasa, 05 Mei 2015 | 15.55

Tribunriau, BENGKALIS-
Selama 15 Tahun lahan milik Ahli Waris Jefry Tumangkeng tidak mendapatkan kejelasan ganti rugi dari Pemkab Bengkalis, akhirnya Jefry menutup sebagian jalan Sudirman, Bengkalis.

Dijelaskan Jefry, pada dasarnya tanah tersebut tidak ada sengketa dan pihak keluarga telah mengajukan untuk pembangunan tempat usaha, namun tidak mendapatkan izin dari pihak Pemkab Bengkalis.

"Setelah dibeli, tepatnya pada tahun 2000, kita mengajukan usaha hotel, namun pada saat itu tidak diberikan izin oleh pemerintah karena wilayah ini akan dijadikan perluasan kota, taman dan pelabuhan," ujarnya.

Namun, Jefry selaku ahli waris tetap menunggu kepastian dari pihak Pemkab. Dirinya juga pernah dipanggil ke kantor Bupati untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita terus menunggu dan sampai saat ini tidak kepastian, sampai orang tua kami meninggal hal ini belum juga ada penyelesaian. Kami sudah pernah dipanggil ke kantor bupati untuk membahas hal ini, tapi tetap tidak titik temu. Pada perundingan kedua yaitu tahun 2014, dan sudah ada kesepakatan ganti rugi dari pemkab, namun tetap dilalaikan, bahkan pihak pemkab sudah memasang plang di tanah ini dengan bahasa bahwa akan diganti rugi," imbuh jefry

Tidak adanya kejelasan mengenai penyanderaan tanah ini, ahli waris mendapatkan isu bahwa  pemkab mengatakan adanya permasalahan internal di dalam keluarga.

"Kami mendapatkan isu yang mengatakan di dalam keluarga kami adanya ketidakcocokan, sehingga ini yang dijadikan dasar gagalnya perundingan, dan kami sanggah secara tegas isu ini tidak benar," tegas Jefry.

Dikatakannya lagi, pihaknya akan ikhlas jika pemerintah memang berniat untuj membangun, tapi dengan syarat menyelesaikan ganti rugi.

“Kalau pemkab tidak ada keinginan untuk perluasan kota maka kami akan bangun tempat usaha, tapi jika ada keinginan, kami ikhlas, namun harus ada kejelasan, ini sudah masuk 15 tahun kami dihadapi dengan ketidak pastian pembebasan lahan ini. Aksi ini kami lakukan agar pemkab Bengkalis cepat mengambil keputusan, jangan digantung seperti ini," tutup Jefry. (JE)

Warga Ditipu Salahsatu Tim Sukses Balon Walikota Dumai

Written By Tribun Riau on Senin, 04 Mei 2015 | 18.55

Tribunriau, DUMAI-
Beberapa warga di Jalan Air Bersih Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Barat ditipu salah satu tim sukses bakal calon (balon) walikota Dumai dengan iming-iming akan mendapatkan sembako gratis, beberapa hari yang lalu.

Salah seorang warga yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan, tim sukses salah satu balon yang datang ke beberapa rumah warga menawari bantuan sembako dengan syarat meminta meminta fotokopi KTP.

"Beberapa hari yang lalu, mereka (tim sukses, red) datang ke rumah nawari sembako gratis, tapi dengan syarat menyerahkan fotokopi KTP," ujarnya kepada Tribunriau.com, Senin (4/05/15).

Namun, bantuan sembako tersebut, dikatakannya tidak langsung diberikan, sembako akan diberikan setelah tiga hari berikutnya.

"Tidak langsung dikasih, katanya tiga hari (hari ini, red) diantar ke rumah," tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, bantuan sembako yang dijanjikan belum datang sehingga harapan warga yang telah memberikan fotokopi KTP sangat kecewa.

"Sepertinya mereka (tim sukses) bohong untuk mengantarkan sembako yang telah dijanjikan, bahkan sudah memberikan syarat yang diminta berupa fotokopi KTP," kesalnya.

Ketika disinggung dari tim sukses mana yang menawari bantuan sembako gratis tersebut, dirinya tak berani mengatakan hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan fitnah.(isk)

Keterangan gambar: ilustrasi sembako

Dugaan Korupsi PT BLJ, ABM Desak Kejari Bengkalis Penuhi Janji

Written By Tribun Riau on Sabtu, 02 Mei 2015 | 17.35

Syafri, Aktivis LMND saat melakukan aksi terkait kasus PT BLJ beberapa waktu yang lalu.


Tribunriau, BENGKALIS-
Lambannya kinerja Kejari Bengkalis dalam pengusutan kasus korupsi PT. BLJ sebesar 300 Miliar menuai tanda tanya besar bagi masyarakat Bengkalis. Setelah pemeriksaan pertama yang dilakukan terhadap Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, hingga saat ini belum ada perkembangan terhadap hasil pemeriksaan tersebut.

Salah seorang aktifis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Syafri yang tergabung dalam Aliansi Bengkalis Menggugat (ABM) mengatakan sangat  kecewa dengan kinerja Kejari Bengkalis yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. “Dalam pengusutan kasus ini, kita menduga sengaja diperlambat,” ujar Syafri beberapa waktu yang lalu.

ABM terus melakukan kontrol terhadap kasus PT BLJ dikarenakan adanya pernyataan dari Kejari Bengkalis yang terkesan hanya umbar janji tanpa ada kejelasan. “Kita menuntut janji Kejari Bengkalis pada tanggal 6 Januari lalu, yang akan kembali memeriksa Herliyan Saleh terkait kasus BLJ ini, namun sampai saat ini tidak ada perkembangan, kita dari mahasiswa dan masyarakat hanya butuh sebuah kepastian dan ketegasan Kejari Bengkalis,” ujar Syafri.

Ditanya soal tindakan selanjutnya apabila tidak ada tanggapan, aktivis ABM ini mengatakan akan melakukan aksi kembali. “Kita akan aksi besar-besaran dari sebelumnya, dan kita juga sudah berkoordinasi dengan hampir seluruh organisasi mahasiswa yang ada di Bengkalis dan sepakat melakukan aksi untuk meminta kejelasan kasus ini,” pungkas Syafri. (JE)

Pencemaran Lingkungan, KLH Dumai Tertutup Tentang Hasil Uji Sample

Written By Tribun Riau on Jumat, 01 Mei 2015 | 00.04

Tribunriau, DUMAI -
Uji sample yang dilakukan oleh Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai atas pencemaran yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang beroperasi di pesisir pantai Dumai hingga kini tak satupun diekspos ke publik. Padahal, masyarakat harus tahu dampak yang ditimbulkan dari pencemaran tersebut.

Ketua Yayasan Lembaga Badan Hukum (YLBH) Kota Dumai Kimlan Antoni, SH sangat menyayangkan sikap tertutup KLH Dumai. KLH Dumai selama ini tidak pernah terbuka dalam menyampaikan hasil uji sample yang dilakukan.

"Setiap kejadian pencemaran selalu ditangani dan dilakukan penyelidikan, tapi sayang hasilnya tak pernah jelas. Masyarakat tidak pernah tahu apakah setiap pencemaran yang terjadi memberi efek buruk atau tidak kepada masyarakat dan lingkungan," katanya, Rabu (29/4).

Menurutnya, sepanjang tahun 2014, tidak sedikit kasus pencemaran lingkungan hidup yang terjadi, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di pinggir pesisir pantai Dumai. "Seluruh kasus pencemaran lingkungan itu didominasi oleh perusahaan, baik itu secara disengaja maupun tidak disengaja," sebutnya. 

Dijelaskan lagi, jenis pencemaran itu dapat digolongkan menjadi empat macam. Diantaranya pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara. Dari beberapa jenis itu, pencemaran lingkungan yang kerap terjadi di Kota Dumai adalah pencemaran udara, air, dan pencemaran suara. Dan pada akhir tahun 2014 lalu, masyarakat pernah mengeluhkan adanya pencemaran air akibat terjadinya tumpahan minyak PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) dan Pencemaran suara yang berasal dari PT. Kuala Lumpur Kempong (KLK). 

Menyikapi keluhanan masyarakat itu, KLH Dumai juga telah melakukan penyelidikan dan uji sample. Namun hasil penyelidikan dan uji sample itu yang tak pernah diketahui oleh masyarakat, karena KLH Dumai sangat tertutup dengan informasi.

"Seharusnya KLH mempublikasikan, agar masyarakat tahu apakah pencemaran yang terjadi itu berbahaya atau tidak bagi kehidupan manusia, mahluk hidup lainnya serta lingkungan sekitar," tutupnya. (isk)

Chevron Dumai Taja Kegiatan Silaturahmi Bersama PWI Dumai

Written By Tribun Riau on Selasa, 28 April 2015 | 19.34

Tribunriau, DUMAI-
PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Dumai taja kegiatan silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai. Ajang silaturahim ini dirangkai dengan pertandingan persahabatan Futsal, Sabtu (25/4) kemarin.

Ketua PWI Dumai, Kambali dalam sambutannya menyambut baik kegiatan dari pihak CPI untuk mempererat tali silaturahim bersama wartawan di Dumai.

"Terima kasih kepada CPI mengundang wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Dumai dalam silaturahmi dan fun futsal," kata Kambali.

Sebagaimana diketahui, kata Kambali, silaturahmi juga dapat menjadikan panjang umur, dan kegiatan olahraga dapat menjadi tubuh lebih sehat. " Selain dari pada kegiatan silaturahmi, dengan adanya hubungan seperti ini kita dari media juga dapat memberitakan Chevron yang berimbang, jadi ketika terbit tak ada yang komplain, atas berita tersebut," katanya.

General Manager (GM) PT CPI Dumai Beramantyo Prakoso dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada wartawan PWI Dumai sudah memenuhi undangan silaturahmi dan Fun Futsal.

"Salam perkenalan dari saya sebagai pimpinan baru di CPI Dumai, dan terima kasih buat rekan telah hadir dalam silaturahmi yang mengangkat tali persaudaraan," kata Beram sapaan akrabnya.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat menjalin kerjasama yang baik untuk kedepan, "Saya baru di Dumai, kita harus sering lakukan komunikasi yang positif," ungkap Beram yang mengaku hobi meracik Coffe ini.

Sementara General Managaer atau PGPA Sumatera Sainur Arif mengatakan, ini dilakukan untuk menjalin hubungan baik antara Chevron dan PWI Dumai. " Kita harap kedepan apapun bisa kita komunikasikan. Selain dengan pihak media kita juga selalu menjaga hubungan baik bersama masyarakat dan organisasi lainnya. Dan kami juga ingin melakukan hubungan baik dengan Pemko Dumai, "sebutnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Management Operasional Duri dan Rumbai serta pengurus PWI Dumai. (Ocu/red)

Keterangan Foto: General Managaer atau PGPA Sumatera Sainur Arif memberi sambutan dalam acara silaturahmi antara Chevron dan PWI Dumai, Sabtu (25/4) kemarin.

POLLING BALON WAKO DUMAI

Komentar Anda

Iklan Baris "GRATIS"





Aneka Sablon

Menerima order Undangan Nikah, Banner, Kalender, Merk/Papan Nama, dll.
Alamat: Jl. Nangka No.2 Dumai.






FILIA MOBIL
Showroom Jual Beli mobil bekas dan baru di Kota Dumai, Hubungi 0812 7751 3879




Rental Alat Berat

Menyediakan Excavator dan Dump Truck untuk pembuatan parit, steaking, land clearing serta menjual tanah timbun. Jl. Sudirman Kota Dumai. Hubungi: 08127595608




Pengadaan CCTV

Rumah/Gedung anda ingin dipasang CCTV? Harga cukup menarik dan untuk Kawasan Dumai. Hubungi 082384252992 a.n Firdaus





Pembuatan Aplikasi/Program

Anda ingin membuat aplikasi? untuk perkantoran ataupun pelengkap Skripsi, Hubungi 085376557428 an.Iskandar





Opini

INFO

Kami mengharapkan kerjasama masyarakat/instansi untuk dapat memberi masukan dan kritik yang membangun.
kirim ke tribunriau@gmail.com

Bagi anda yang memiliki bakat menulis dan ingin bergabung dengan kami, hubungi 0853 7655 7428 an. ISKANDAR


 
Copyright © 2011. Tribun Riau :: Portal Berita Riau dan Nasional - All Rights Reserved