Headlines News :

Terbaru

Surat Penolakan Diterima Pusat, Konferkot PWI Dumai Bakal Diulang

Written By Tribun Riau on Sabtu, 16 Desember 2017 | 15.10

Sekretaris PWI Dumai, Darwis Joon Viker foto bersama dengan Sekjen PWI Pusat, Henry Ch Bangun usai menyerahkan surat penolakan hasil Konferensi Kota (Konferkot) PWI Dumai 2017 di Gedung PWI Pusat, Jakarta.

DUMAI, Tribunriau- Setelah menemui dan menyerahkan berkas terkait penolakan hasil Konferensi Kota (Konferkot) PWI Dumai yang digelar pada Selasa, 5 Desember 2017 lalu ke Pengurus PWI Pusat, Darwis Joon Viker selaku koordinator yang juga menjabat sebagai sekretaris PWI Dumai Periode 2014-2017 menyimpulkan bahwa kemungkinan besar Konferkot akan diulang.

"Saya diterima oleh pengurus pusat (Sekjen PWI Pusat, Hendry Ch Bangun), berkas sudah kita masukkan dan saya sampaikan kronologis kejadiannya. Dari penyampaian saya tersebut, tanggapan pengurus PWI pusat sangat positif yang artinya kemungkinan penolakan kami diterima," ujar Darwis Joon Viker, Sabtu (16/12/2017).

Dijelaskan pria yang akrab disapa Jon ini, PWI Pusat juga tidak membenarkan kebijakan PWI Provinsi yang memasukkan sembilan (9) anggota muda dalam proses peningkatan status menjadi peserta Konferkot.

"Jangankan kebijakan provinsi, kebijakan PWI Pusat pun tidak bisa dipakai dalam menentukan kepesertaan konferensi, harus sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI," ujar Jon meniru pernyataan Sekjen PWI Pusat saat bertemu di Gedung PWI Pusat, Jakarta, Selasa (12/12/2017) lalu.

Selain bertemu dengan Sekjen PWI Pusat, tambah Jon, dirinya juga bertemu dengan Ketua Bidang Organinasi PWI Pusat, Sasongko Tedjo, yang kebetulan sedang mengikuti acara pertemuan Dewan Kehormatan PWI Provinsi se-Indonesia di Hotel Millenium, Jakarta.

"Setelah mendengar penjelasan saya, beliau menyatakan akan membawa hal tersebut ke rapat pengurus PWI Pusat dan akan menyurati PWI Provinsi terkait kisruhnya konferkot PWI Kota Dumai," tambah Jon.

Sasongko juga kaget melihat rekaman video kekisruhan yang terjadi di Konferkot Kota Dumai. Menurutnya, jika semua berjalan sesuai PDPRT, kekisruhan tersebut tidak mungkin bisa terjadi.

Darwis Joon juga sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Riau, H. Dheni Kurnia. Dijelaskan Ketua DKP Provinsi Riau, pihaknya akan memanggil Pengurus PWI Provinsi untuk mencari solusi atas kekisruhan tersebut.

"Kita tidak boleh menabrak aturan yang sudah diatur dalam PDPRT PWI, kami akan memanggil Saprudin Koto, Ketua dan Sekretaris PWI Riau," tegas Dheni Kurnia sembari menambahkan kekisruhan tersebut tidak akan terjadi jika pengurus PWI Riau paham tentang organisasi dan PDPRT PWI.

Di lain tempat, Muhammad Nuredy yang menjabat sebagai wakil ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Kota Dumai periode 2014-2017 menyayangkan utusan PWI Provinsi Riau yang tidak bisa mengkondusifkan atau mengayomi acara konferensi dan terkesan membiarkan kekisruhan terjadi.

"Kesannya utusan PWI Provinsi (Saprudin Koto, red) membiarkan kekisruhan terjadi, harusnya ada penjelasan dan bukti otentik terkait kepesertaan yang menjadi biang masalah," ujarnya kepada Tribunriau.com, Sabtu (16/12/2017).

Ditambahkannya, utusan PWI Provinsi tersebut sepertinya tidak memahami PDPRT PWI dan 'memaksakan' kebijakannya yang melanggar aturan menjadi keputusan mutlak di acara konferensi tersebut.

"Selain itu, saya juga geram dengan tingkah kawan-kawan yang tidak menghargai sekretaris PWI Dumai dan sekjen PWI Pusat saat hendak menjelaskan tentang kepesertaan dalam Konferensi, ketika saudara Jon dihalang-halangi, saya protes kepada pimpinan sidang, agar didengar dulu penjelasan sekjen PWI Pusat tentang kepesertaan yang tertuang dalam PDPRT PWI," jelas Edy.

Tony Marisi, SE yang menjabat sebagai wakil ketua Bidang Pendidikan PWI Dumai periode 2014-2017 juga menyatakan bahwasanya Konferkot PWI Dumai tidak sah secara hukum. Dirinya menyampaikan hal tersebut bukan tanpa alasan.

"Ini sudah masuk ranah hukum, tandatangan Sekretaris PWI Dumai sudah dipalsukan, selain untuk peningkatakan status, pemalsuan tersebut juga diduga untuk menambah daftar pemilih tetap pada acara Konferkot kemarin, harusnya saudara Jon melaporkan ini ke pihak berwajib," tegasnya.

Kita menduga, sambung Tony, pemalsuan tersebut sengaja dilakukan agar calon lain tidak mengetahui peta suara dalam konferkot tersebut.

"Dengan dipalsukannya tandatangan tersebut, kita menduga bahwa pengajuan peningkatan status ini juga dalam rangka mendapatkan suara lebih dalam pemilihan ketua PWI Dumai periode mendatang," jelas Tony.

Selain itu, jelas Tony, tentang administrasi peningkatan status anggota muda dan perpanjangan kartu adalah pekerjaannya sekretaris.

"Intinya, saya menganjurkan kepada Sekretaris PWI Dumai, Darwis Joon Viker untuk membawa kasus ini ke ranah hukum, agar kedepannya tidak terjadi lagi hal-hal yang seperti ini, demi berjalannya roda organisasi sebagaimana mestinya dan juga sebagai pembelajaran untuk PWI Kota lainnya," tegasnya mengakhiri pembicaraan. (isk)

Pemkab Kuansing Gandeng PLN dan Bank Riau Kepri Terkait Pembayaran Listrik

Written By Tribun Riau on Rabu, 06 Desember 2017 | 21.04


TELUKKUANTAN, Tribunriau - PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing dan PT Bank Riau Kepri tentang Penyelesaian Pembayaran Pemakaian Tenaga Listrik PLN oleh Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk kepentingan pemerintah kabupaten dan fasilitas umum, Selasa (5/12/17).

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh GM PLN Wilayah Riau dan Kepri M Irwansyah Putra bersama Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si dan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari disaksikan oleh Manager PLN Area Rengat Joymart Sihaloho, Kepala Divisi Operasional Regional Sumatera Ir Supriyadi serta Kepala Divisi Pengembangan Regional Sumatera Budi Pangestu di Ruang Rapat PLN Wilayah Riau dan Kepri Lantai 3.

Turut hadir pada acara tersebut Sekda Kabupaten Kuansing Muharlius beserta staff ahli Pemerintah Kabupaten Kuansing Wariman, Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Kuansing M Saleh dan para Manager Area serta para Kepala Divisi PT PLN (Persero).

GM PLN Wilayah Riau dan Kepri M Irwansyah Putra menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Bank Riau Kepri. Ia berharap kedepannya seluruh pemerintah kabupaten kota yang ada di wilayah Riau dan Kepri dapat untuk mengikuti kesepakatan yang pertama kali dilakukan di wilayah Riau dan Kepri ini. MoU ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di Indonesia setelah sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Langsa Aceh bersama Bank Aceh Syariah.

Masih pada acara yang sama Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi berharap kerjasama yang dilakukan dapat menguntungkan semua pihak dan dapat menjamin kelancaran pembayaran tagihan listrik Pemerintah Kabupaten Kuansing kedepannya.

Ditemui usai acara, Dirut Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari menyampaikan MoU ini merupakan salah satu implementasi dari transaksi non tunai yang sedang dimarakkan oleh pemerintah pusat. Irvandi juga menyampaikan Bank Riau Kepri siap untuk menjalin kerjasama dalam bentuk apapun dengan PLN (Persero). Bank Riau Kepri saat ini untuk bidang teknologi pada kelompok kategori BPD di perbankan sudah memiliki teknologi terbaik. (rls)

Putra Kelahiran Dumai Resmi Jabat Dandim 032 Dumai


DUMAI, Tribunriau – Dandim 0320/Dumai resmi dijabat oleh Letkol (inf) Horas Sitinjak menggantikan Letkol (Kav) Rendra Siagian.

Keduanya sudah menjalani serah terima jabatan di Markas Korem 031/Wira Bima, Selasa (5/12) kemarin.

Prosesi pisah sambut di Aula Kodim 0320/Dumai, dihadiri Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, Danlanal Kolonel Laut ( E) Yose Aldino, DPRD Dumai, Forkompimda dan ratusan undangan dari tokoh masyarakat Dumai, Rabu (6/12)

Horas Sitinjak sebelumnya menjabat Komandan Batalyon Infantri (Yonif) Raider 700 Makasar. Sementara Rendra dipromosikan  sebagai Pabandya -2/Pam SPABAN II/Pampers Spamad Mabes TNI.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Letkol (Kav) Rendra Siagian, telah banyak membawa perubahan khususnya di bidang pertanian, termasuk melakukan terobosan even besar yang mempromosikan Dumai.

"Selamat Bertugas di jabatan yang baru di Jakarta, semoga bisa mengaspirasikan permasalahan Dumai saat ini soal tata ruang, juga perlu pabrik pengolahan nenas karena bahan baku cukup banyak di Dumai," ujar Walikota.

Dandim 0320/Dumai, Letkol (inf) Horas Sitinjak ternyata merupakan putra kelahiran Kota Dumai.

Kepada Dandim yang baru Letkol (inf) Horas Sitinjak, tentunya Dumai tidak asing lagi karena beliau menempuh pendidikan dari tingkat SD sampai SMA di Dumai. "Selamat datang lagi ke Dumai tentunya sudah tidak asing lagi dengan Dumai, meskipun ada beberapa perkembangan kota kita ini. Mudah-mudahan bisa turut membawa Dumai lebih baik lagi," harap Walikota.

Letkol (Kav) Rendra Siagian, dalam pidatonya mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat Dumai, Pemerintah Dumai, Forkompimda, dan semua elemen masyarakat yang telah mendukung selama bertugas di Dumai.

Sementara itu, Dandim 0320 Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak mengawali pidato dengan perkenalan diri, begitu juga istrinya yang juga merupakan orang Dumai. Siap untuk melanjutkan keberhasilan Dandim sebelumnya yang sangat mendapat tempat di hati masyarakat Dumai. "Saya siap untuk menyambung sahabat sahabat semua, juga semoga bisa berbuat lebih baik lagi dengan dukungan seluruh masyarakat Dumai, " ucapnya.(r24/tn)

Konferkot PWI Dumai 2017 "Tidak Sah"


DUMAI, Tribunriau- Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, Darwis Joon Viker yang juga sebagai peserta dengan status anggota biasa pada Konferensi Kota (Konferkot) PWI Dumai menyatakan bahwa Konferkot yang diselenggarakan pada Selasa (5/12/2017) kemarin tidak sah menurut Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI.

"Menurut PDPRT PWI, yang berhak menjadi peserta adalah yang sudah mengantongi kartu PWI anggota biasa, bukan dalam proses peningkatan status anggota muda ke biasa," ujar Darwis Joon Viker dalam konferensi pers, Rabu (6/12/2017).

Dikatakannya, daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan PWI Provinsi jelas memiliki unsur keberpihakan kepada salah satu calon, sehingga merugikan calon lain. Parahnya, di dalam DPT tersebut, terdapat peserta yang diambil dari anggota muda yang sedang dalam proses peningkatan status.

"Harusnya 21 peserta yang sah, karena 9 anggota muda yang dalam proses peningkatan status juga dimasukkan, terjadilah "penggelembungan" suara sehingga total dalam DPT tersebut menjadi 30 peserta," jelas pria yang akrab disapa bang Jon.

Tidak sahnya konferkot tersebut, kata Jon lagi, setelah dirinya mengkonfirmasi Sekretaris Jendral (Sekjen) PWI Pusat, Hendry Ch Bangun. Dikatakan Sekjen PWI Pusat, bahwa yang berhak menjadi peserta dalam konferkot tersebut adalah anggota biasa yang sudah memiliki kartu biru yang ditandatangani ketua PWI Pusat.

"Jika masih dalam proses, berarti masih disebut anggota Muda, sedangkan kartu anggota biasa dikeluarkan oleh PWI Pusat," ujar Jon meniru pernyataan Sekjen PWI Pusat.

Parahnya lagi, lanjut Jon, utusan dari PWI Provinsi, Safrudin Koto (Safko) yang menghadiri acara mengaminkan kesalahan tersebut. Dikatakan Safko, penetapan DPT oleh PWI Provinsi yang memasukkan anggota muda dalam masa proses peningkatan status adalah kebijakan PWI Provinsi.

"Itu juga tidak dibenarkan oleh Sekjen PWI Pusat, dan PWI Provinsi tidak punya hak dalam mengambil kebijakan untuk menentukan DPT, terlebih memasukkan anggota muda yang sedang dalam proses peningkatan status," jelas Jon.

Selain itu, ketika di acara Konferkot yang digelar di Hotel GrandZuri, Selasa (5/12/2017) kemarin, beberapa anggota muda yang sedang dalam peningkatan status sebelumnya juga tidak mengetahui bahwa namanya terdaftar dalam DPT.

Lain lagi dengan masalah surat perpanjangan dan peningkatan kartu anggota ke PWI Provinsi yang dibuat pada tanggal 25 Oktober 2017 dengan nomor surat 17/PWI-DMI/X/2017, diakui Darwis Joon Viker, dirinya sebagai sekretaris tidak mengetahui dan tidak pernah menandatangi surat tersebut.

"Lalu siapa yang tanda tangani surat itu?, dengan kasus ini, saya anggap tandatangan saya dipalsukan dan saya akan pertimbangkan untuk membawa ke ranah hukum. Karena ketua PWI Dumai tidak pernah mengkonfirmasi ke saya mengenai surat pengajuan tersebut," tegas Jon. (isk)

Langgar PDPRT, Konferkot PWI Dumai Ricuh

Written By Tribun Riau on Selasa, 05 Desember 2017 | 16.11


DUMAI, Tribunriau- Konferensi Kota Persatuan Wartawan Indonesia (Konferkot PWI) Kota Dumai yang digelar di Hotel GrandZuri Jalan Sudirman berlangsung ricuh, Selasa (5/12/2017).

Kericuhan muncul diakibatkan daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan oleh PWI Provinsi Riau tidak sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PWI.

Beberapa peserta yang mencoba mengklarifikasi hal tersebut tidak digubris, bahkan pihak PWI Provinsi pun seakan membenarkan kesalahan tersebut.

"Kita ingin konferensi ini berjalan sesuai dengan PDPRT yang sudah ditetapkan, tidak melanggar sehingga dapat diterima oleh PWI Pusat yang notabene akan meng-SK-kan kepengurusan yang akan dibentuk," ujar Darwis Joon Viker sebagai peserta yang mengklarifikasi keberadaan tambahan DPT tersebut.

Dijelaskannya, anggota muda yang sedang proses peningkatan status menjadi anggota biasa, tidak dapat dikategorikan sebagai peserta dalam konferensi. Seharusnya DPT berjumlah 21 peserta, karena anggota muda yang dalam proses peningkatan status tersebut dimasukkan, DPT berubah menjadi 30 peserta.

"Kita juga sudah menghubungi Sekretaris Jendral PWI Pusat, Hendry Ch Bangun via telpon, beliau juga menyebutkan jika hal tersebut terjadi, maka konferensi yang digelar rekan-rekan di Dumai tidak sah," ujar pria yang akrab disapa Jon tersebut.

Namun, lanjut Jon, dirinya tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan pernyataan dari Sekjen PWI tersebut, lalu Jon dan rekan-rekan melakukan aksi Walkout (WO)

"Sekali lagi, ini bukan masalah pencalonan lagi, tapi masalah melanggar PDPRT," pungkasnya mengakhiri. (isk)

Wakil Walikota Buka Konferkot PWI Dumai

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo.

DUMAI, Tribunriau - Konferensi Kota Persatuan Wartawan Indonesia (Konferkot PWI) kota Dumai, Selasa (5/11), di Hotel Grand Zuri Dumai, secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota (Wawako) Dumai, Eko Suharjo.

Dalam sambutannya, Eko Suharjo mengharapkan agar Pers dalam melaksanakan tugasnya selalu berpegang teguh pada etika dan norma untuk menunjang perbaikan dan percepatan pembangunan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kebebasan Pers menjadi kebebasan pres yang dianologikan menjadi menekan dan memeras.

Wakil Walikota juga meminta kepada Pers di Dumai bisa sebagai kontrol sosial terhadap apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Dumai selama 2 tahun masa kepemimpinannya bersama Walikota. Masalahnya dari 21 Program Pemko Dumai masih banyak yang belum berjalan sebagaimana dicanangkan masa kampanye.

"Pemilihan Ketua PWI Dumai agar bisa membawa perbaikan dan peningkatan kualitas pemberitaan apalagi dalam waktu dekat Pemerintah Kota Dumai akan melaksanakan MTQ tingkat Provinsi Riau," harap Eko.

Sementara itu, dalam sambutan dan arahannya Ketua PWI Riau yang diwakili Ketua Bidang Organisasi Saparudin Koto  mengharapkan agar PWI kota Dumai bisa menangkal berita Hoax. Apalagi dalam pelaksanaan Hari Pers 2 tahun terahir ini PWI Pusat mencanangkan Perang melawan Hoax.

Saparudin Koto meminta agar anggota PWI Dumai bisa berperang melawan berita Hoax, dengan cara melakukan konfirmasi dan verifikasi atas sebuah kejadian sebelum dipublikasikan.

Disisi lain PWI Dumai harus lebih banyak lagi melakukan pelatihan sehingga bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Apalagi PWI Pusat sudah mencanangkannya.(Spr/tn)

Pemko Dumai Gelar Asesmen 12 Jabatan Pratama





Sekda Kota Dumai Ir. HM. Nasir memberikan sambutan di acara pelaksanaan asesmen jabatan pratama di lingkungan Pemko Dumai.


DUMAI, Tribunriau - Pelaksanakan asesmen Pemerintah Kota Dumai untuk mengisi 12 jabatan pratama dibuka oleh Sekdako Dumai Ir. HM Nasir, Senin (4/12).

Dalam asesmen yang diselenggarakan oleh tim asesor dari Provinsi Riau tersebut, yang meliputi tahapan psikometrik, psikologi, psikotes diri pribadi, kompetensi bidang, penawaran jabatan apa, wawancara, manajerial.

Jabatan pratama yang dilelang diantaranya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan.

"Kita tengah melaksanakan asesmen untuk jabatan pratama, peserta uji seleksi sebanyak 27 orang mengisi 12 jabatan yang mereka ini tentu sesuai kualifikasi, kepangkatan, rekam jejak dan itegritas serta persyaratan lain harus dimiliki peserta," jelas Sekda.

Sekda Kota Dumai Muhamad Nasir, dalam sambutannya menekankan bahwa aparatur jadi faktor utama Sumber Daya Manusia, tentunya diperlukan pengelolaan secara sistematis dan terpola sehingga tujuan dapat tercapai secara optimal.

"Penataan SDM aparatur telah dilakukan untuk pegawai menduduki jabatan tertentu salah satunya asesmen untuk jabatan tinggi Pratama di lingkungan Pemko Dumai," ujar Sekda. (Rde/tn)

Darwis Joon Siap Maju Menjadi Ketua PWI Dumai



DUMAI, Tribunriau - Sekretaris PWI Kota Dumai periode 2014-2017, Darwis Joon Viker mulai buka suara menjelang dimulainya Konfrensi PWI Kota Dumai yang dilaksanakan hari ini di Hotel Grand Zuri Dumai (5/12/2017). Kepada awak media dirinya mengatakan siap maju menjadi calon Ketua PWI Dumai periode 2017 - 2020.

Sebelumnya diberitakan di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik, Darwis Joon digadang-gadang sebagai salah satu calon ketua, namun dirinya belum berani berkomentar banyak.

Hingga Senin (4/12/2017) kemarin, dihadapan awak media dalam konfrensi pers, Darwis Joon Viker setelah mendapatkan dukungan dari mayoritas peserta yang akan memilih pada Konferensi tersebut, menyatakan siap maju untuk menjadi Calon Ketua PWI Kota Dumai.

"Dengan dukungan rekan-rekan anggota PWI yang ingin perubahan yang berarti di Organisasi Pers tertua ini, saya menyatakan siap maju," ujar Darwis Joon yang akrab disapa pak Sek karena jabatannya tersebut.

Lebih lanjut, Darwis memastikan bila terpilih sebagai ketua PWI Dumai periode mendatang, akan menyediakan kantor PWI sebagai tempat berkumpulnya rekan-rekan wartawan sambil bertukar informasi dan untuk meningkatkan tali silahturahmi diantara wartawan dari berbagai media massa, baik cetak maupun online. "Roda organisasi dapat berjalan maksimal dengan adanya sebuah kantor," jelas Sekretaris PWI Kota Dumai ini yang akan mengakhiri masa jabatan pada 14 Desember mendatang.

Disamping itu, ditambahkan Darwis, dengan adanya kantor yang representatif, program kerja yang telah disepakati akan lebih cepat terlaksana karena adanya managemen yang baik dengan tertibnya administrasi. "Bila tidak ada kantor, bidang-bidang dalam kepengurusan yang telah terbentuk akan berjalan di tempat," jelasnya.

Ketika ditanyakan berapa dukungan yang telah dikantonginya, Darwis mengatakan yang serius mendorong dirinya maju ada sekitar 14 orang. "Tapi, untuk lebih jelasnya akan dibuktikan dalam konfrensi nanti," jawab Darwis optimis. (red)

Wakapolres Rohil Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilpeng



ROHIL,Tribunriau- Wakapolres Rohil Dr.Wawan SH MH memimpin Apel Pergeseran pasukan pengamanan pemungutan suara dalam rangka pemilihan penghulu (Pilpeng) serentak Se-Kabupaten Rohil tahap II, Tahun 2017, Senin (4/12/17) di halaman apel Mapolres Rohil.

Turut hadir dalam Apel Pergeseran Pasukan yaitu para Kabag, Kasat, Kapolsek serta jajaran, Kaden B Sat Brimob Pelopor Manggala Juction, Kadis Pemdes, Ketua Panitia Pilpeng Tahap II tahun 2017, dan peserta upacara terdiri dari gabungan personil Polsek serta jajaran, Polres Rohil, para Bhabinkamtobmas, Sat Brimob Den B Pelopor Manggala Juction dan Sat Polair Polres Rohil.

Wakapolres Rohil, Kompol Dr.Wawan SH MH membacakan amanat Kapolres Rohil bahwa pelaksanaan puncak pesta demokrasi dalam rangka pemilihan Penghulu serentak Se-Kabupaten Rohil tahap II tentunya akan memberikan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, adapun dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat positif tetapi juga negatif. "Hal ini dapat terwujud dalam bentuk potensi gangguan ambang sampai gangguan nyata," tegasnya.

"Dalam berdemokrasi harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berfikir serta bertindak, sebagai sebuah sistem politik akan dapat berjalan efektif dalam pengelolaan kehidupan berbangsa dan bernegara," terangnya.

Pelaksanaan pemilihan penghulu serentak Se-Kabupaten Rohil berjumlah 18 Kecamatan, 95 Kepenghuluan, 163.013 DPT dan 454 TPS, yang melibatkan 1199 personil Polsek jajaran, Polres dan Backup Sat Brimob Den B Manggala Jucrion, dan instansi terkait.

Adapun pola yang diterapkan terbagi tiga (3) pola pengamanan yaitu, Pola aman sebanyak 331 TPS, Pola rawan satu sebanyak 116, Pola rawan dua sebanyak 7 TPS.

Personil yang melakukan pengamanan di Tps tetap siaga dan waspada, agar proses pilpeng berjalan lancar, aman dan kondusif, dengan tetap meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta menohon Ridhonya, agar pemilihan penghulu serentak berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

"Kenali wilayah tugas dan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dengan mengedepankan profesionalisme dan proporsionalitas, serta senantiasa bersikap tegas dan humanis," pesannya.

Ditambahkannya, personil diharapkan mengedepankan upaya deteksi dini, preentif dan preventif, serta fungsi Opsnal dan Bhabinkantibmas bersama toga, tomas, toda, antisipasi kejadian sedini mungkin, hindari sikap arogan yang tidak mencerminkan sebagai prilaku Polri.

"Jalin koordinasi dan kerjasama yang harmonis dengan linmas serta unsur lain, Pegang teguh komitmen netralitas dan tingkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan yang akan terjadi serta laporkan hambatan serta kendala di lapangan kepada Kapolsek dan Pamatwil di tempat pelaksanaan pengamanan," pungkas Wakapolres. (to)

27 Paket Ganja Diamankan Polres Rohil

Written By Tribun Riau on Senin, 04 Desember 2017 | 11.48


ROHIL, Tribunriau - JT alias Jamal diamankan Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Rohil di rumahnya yang berada di Balam Km 26 Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya, Rohil, beserta 27 paket diduga daun ganja kering, Minggu (3/12).

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH saat dikonfirmasi melalui Paur Humas Aiptu Yusran Pangeran Chery, Senin (4/12) pagi, membenarkan penangkapan tersebut.

Selain 27 paket daun ganja kering, Tim juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa, satu buah tas ransel warna hitam, satu paket besar yang dibalut dengan lakban warna coklat diduga berisikan narkotika jenis daun ganja kering, satu buah kertas asoy warna hijau, satu buah hekter, satu buah anak hekter, satu ladban warna coklat, satu buah hp merk stawberry warna putih dan satu buah timbangan warna orange.

Menurut Aiptu Yusran Pangeran Chery, awalnya pada hari Minggu (3/11) sekira pukul 11.00 wib Polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi penyalahgunaan narkotika jenis daun ganja kering di Balam Km 26 Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya, Rohil.

Mendapat informasi tersebut, tim diperintahkan untuk mengecek dan melakukan penyelidikan. Sekira pukul 12.30 wib tim membuat rangkaian penyelidikan terhadap tersangka yang nama dan ciri cirinya sudah diketahui.

Satu jam melakukan pengintaian, tim melihat tersangka menuju ke rumahnya, dan sekira jam 13.30 wib tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka JT alias Jamal.

Selanjutnya, tim melakukan penggeledahan di sekitar rumah tersangka dan di belakang rumah di samping pokok pisang ditemukan satu buah tas ransel warna hitam yang berisikan satu paket besar yang dibalut dengan lakban warna coklat diduga narkotika jenis daun ganja kering, satu buah plastik asoy warna hijau berisi 13 paket sedang narkotika jenis daun ganja kering, 14 paket kecil narkotika jenis daun ganja kering, dan sejumlah barang bukti lainnya.

Tersangka mengakui bahwa daun ganja kering itu adalah miliknya. "Kemudian tersangka dan barang bukti  dibawa ke Mapolres Rohil untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Aiptu Yusran Pangeran Chery.(spr/tn)

4 Calon Penumpang Citilink Diamankan Pihak Keamanan Bandara

Written By Tribun Riau on Jumat, 01 Desember 2017 | 23.32


PEKANBARU, Tribunriau - Pihak keamanan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau berhasil mengamankan 4 orang penumpang yang kedapatan membawa 8 bungkusan diduga berisi Narkotika jenis Sabu yang mereka selipkan di selangkangan, Jumat (1/11). 

Keempat penumpang ini rencananya akan berangkat menggunakan pesawat Citilink QG 982 tujuan Bandung.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada empat penumpang tersebut didapati di selangkangan mereka bungkusan Narkotika Jenis Sabu 5.750 Gram dengan rincian 2 bungkus 700 gram, dan 6 bungkus 725 gram.

"Kita telah mengamankan 4 penumpang yang diduga membawa narkoba, yang mereka sembunyikan diselangkangan mereka", ujar Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait.

Menurut Jaya, keempat penumpang tersebut sudah diserahkan ke polisi. "Keempatnya kini sudah kita serahkan ke pihak Polresta Pekanbaru untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.(R24/tn)

Mall Mandau City di Duri Terbakar, Api Diduga dari Gerai KFC



BENGKALIS, Tribunriau - Sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (01/12), Mall Mandau City yang berada di Duri, tepatnya di Jalan Sudirman Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis terbakar.

Pengunjung dan karyawan yang berada di dalam mall berhamburan keluar. Dan lokasi di luar mall menjadi padat oleh ratusan warga sekitar yang ingin melihat kebakaran tersebut.

Informasi sementara yang diperoleh wartawan di lapangan, kebakaran tersebut diduga berasal dari salah satu toko siap saji, Kentucky Fried Chicken (KFC), yang berada di sisi kiri pintu masuk Mall Mandau City. Awal api diperkirakan berasal dari slang gas tanam elpiji yang bocor dan meledak hingga sulit terpadamkan.

Saat kejadian, pengunjung mall tengah ramai menikmati liburan akhir pekan.

"Melihat kebakaran dan asap hitam yang tebal, terpaksa kita berhamburan menyelamatkan diri keluar bangunan. Sebelum itu terlebih dahulu terdengar tiga kali ledakan dan bunyi bell emergency," ujar salah seorang pengunjung yang mengaku bernama Tuti.

Untuk menjinakkan api, tampak tiga unit regu pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Mandau dan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Selain tiga unit regu Damkar, tampak dua unit Ambulance dan satu unit water Cannon milik Polres Bengkalis disiagakan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Hingga pukul 17.00 Wib, api belum berhasil dijinakkan. Asap hitam tebal masih membumbung keluar dari dalam bangunan. Pihak Polsek Mandau pun terlihat melakukan evakuasi terhadap pengunjung mal tersebut.

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo kepada wartawan mengatakan, asal api masih dalam penyelidikan. Karena saat ini proses pemadaman masih berlangsung.

"Kalau sudah padam apinya, baru kita masuk melakukan penyelidikan. Dugaan-dugaan awal belum bisa kita berikan," ungkap Kompol Ricky.(tn)

Gandeng Pemkot Bogor, Olympic City Tawarkan DP 0 Persen

Written By Tribun Riau on Kamis, 30 November 2017 | 14.39


BOGOR, Tribunriau - Ditengah keterbatasan lahan hunian di Kota Bogor, Olympic City hadir memberikan solusi dengan mengembangkan sebuah hunian modern yang terintegrasi dengan kawasan Central Business District (CBD).

Tak hanya itu sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kota Bogor, kali ini  Olympic city menggandeng pemkot Bogor dengan menawarkan DP 0 persen  khusus bagi warga yang bisa menunjukan KTP warga Kota Bogor hingga akhir tahun ini.

CEO Olympic City, Imelda Fransisca mengatakan DP 0 Persen ini diberikan bertepatan dengan Hari Bangkit Olympic yang ke-39 sebagai bentuk apresiasi dan wujud terimakasih terhadap warga Kota Bogor.

"Tanpa peran serta warga Kota Bogor kami juga tidak akan seperti ini, dan sebagai wujud terimakasih kami ingin dedikasikan kepada warga Kota Bogor hunian tanpa DP alias DP 0 Persen," ujar Imelda, Rabu (29/11).

Lanjut Imelda, bagi warga Kota Bogor yang belum memiliki tempat tinggal atau ingin berinvestasi, pilihan hunian di Olympic City ini sudah sangat tepat.  Miss Indonesia tahun 2005 ini juga menyebutkan hunian yang diberi nama Pine Garden ini dikembangkan dengan berbagai fasilitas sarana dan prasarana bisnis, retail dan lifestyle.

Imelda berharap Olympic City mendapat tempat dari semua kalangan sehingga secara tidak langsung  bisa memberikan kontribusi lebih kepada warga Kota Bogor dan sekitarnya untuk mendapatkan hunian yang aman, nyaman dan ramah lingkungan. Kendati demikian,  pihaknya  ingin menjadikan Olympic City ini bukan hanya sebagai bisnis minded. Sebaliknya ia ingin menjadikan Olympic City ini menjadi hunian ramah lingkungan.

"Kami juga  tetap concern dengan lingkungan salah satunya dengan menyediakan ruang terbuka hijau dengan konsep satu pohon untuk dua orang kehidupan manusia," imbuhnya.

Satu hal lagi, Pine Garden di kawasan Olympic City berada di lokasi strategis serta ditunjang dengan kemudahan akses transportasi mulai dari akses langsung jalur Toll BORR dan Jagorawi,  Commuter line, LRT, Shuttle Bus dan Bus Trans Olympic City  sehingga memudahkan bagi penghuninya terutama yang melakukan aktivitas di Jakarta. Kawasan tersebut juga dilengkapi beragam fasilitas pendukung mulai dari pusat Pendidikan, Apartemen Northparc dan perkantoran di CBD Olympic City.(Rls)

Indonesia Best Banking Brand Award 2017, BRK Raih Penghargaan Good Financial Performance


JAKARTA, Tribunriau - Bank Riau Kepri (BRK) mendapatkan penghargaan Good Financial Performance dalam kategori Regional Development Bank pada acara Indonesia Best Banking Brand Award 2017, yang digelar oleh majalah bisnis Warta Ekonomi, Rabu (29/11), di Balai Kartini, Jakarta.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Founder dan Preskom Warta Ekonomi Fadel Muhammad, CEO & Chief Editor Majalah Warta Ekonomi Muhammad Ihsan dan Pemimpin Perusahaan Majalah Warta Ekonomi Bram S Putro kepada Direktur Operasional BRK Denny M Akbar.

Turut hadir pada acara itu, Komisaris Utama HR. Mambang Mit, Pemimpin Divisi Perencanaan Tengkoe Irawan, serta para Direktur Utama dan Komisaris Utama Perbankan di Indonesia,

Menurut Denny M Akbar selaku Direktur Operasional BRK, dipilihnya bank milik Riau dan Kepri menerima penghargaan tersebut karena sebelumnya telah melalui dua tahapan riset.

"Tahapan pertama yakni financial performance. Maksudnya adalah riset menyeluruh terkait kinerja keuangan," kata Denny dilansir Riau24.com, Kamis (30/11)

Ada beberapa indikator penilaian dalam tahapan pertama itu diantaranya adalah, pengukuran earning atau rentabilitas, permodalan, resiko kredit, resiko likuiditas.

Dan untuk tahapan kedua adalah pilihan konsumen, dilakukan melalui wawancara tatap muka dan survey telepon kepada para nasabah bank yang tersebar di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Dengan adanya penghargaan yang diraih ini, Denny berharap dapat memotivasi Bank Riau Kepri untuk selalu berinovasi dan tetap memiliki reputasi yang baik di mata nasabah dan pemegang saham.

Indonesia Best Banking Brand Award 2017 ini telah diadakan sejak dua tahun belakangan ini dan merupakan bentuk apresiasi kepada perbankan di Indonesia yang mempunyai kinerja yang dinilai baik.  Maka dari itu, kinerja tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dari konsumen, baik itu nasabah kreditur maupun debitur.

Indonesia Best Banking Brand Award 2017 menghasilkan 4 bank asing, 6 bank campuran, 13 bank pembangunan daerah, 3 bank pemerintah, 23 bank umum swasta nasional devisa, 7 bank umum swasta nasional non-devisa 7 bank umum syariah, serta 3 bank special mention sebagai pemenang.(R24/tn)

Polres Dumai Menggelar Operasi Penertiban Premanisme dan Pungli


DUMAI, Tribunriau - Polres Dumai berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga pelaku pungli, satu diantaranya berstatus pelajar SMP dalam operasi penertiban premanisme dan pungli, Kamis (30/11) dini hari.

Dalam kegiatan operasi tersebut diterjunkan sebanyak 22 personel, tim operasi premanisme dan pungli menyasar Simpang Empat TPI Purnama dan mengamankan lima orang diduga pelaku pungli, diantaranya WA (29) tahun warga Kelurahan Purnama dengan barang Bukti Rp4 ribu, SE (40) tahun warga Purnama, RO (38) warga Purnama, JU (31) tahun warga Bagan Keladi, RI (16) tahun warga Purnama dengan barang bukti Rp 92 ribu.

Kemudian tim melanjutkan di Jalan  Cut Nyak Dien depan Gang Stel, Kelurahan  Purnama, Kecamatan Dumai Barat dan berhasil mengamankan  2 orang diduga pelaku pungli, yaitu IH (14) tahu warga Kelurahan Bagan Keladi yang masih berstatus Pelajar Kelas I SMP dan RY (11) tahun juga warga Kelurahan Bagan Keladi, dengan Barang Bukti Rp 2 ribu.

"Dalam kegiatan memberantas pungli dan premanisme di Kota Dumai, telah dilaksanakan operasi dan berhasil menangkap tujuh orang diduga pelaku pungli dan membuat kita prihatin ternyata ada yang berstatus siswa SMP, " ucap Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan SIK.

Saat ini para pelaku dugaan pungli diamankan oleh piket Sat Reskrim Polres Dumai guna proses penyidikan lebih lanjut.(R24/tn)

Tiga Calon Kades Batusawar Bertarung 9 Desember 2017



INHU, Tribunriau- Prioritas penggunaan dana desa, jika mereka terpilih menjabat Kepala Desa Batusawar Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu, Riau misi masing-masing calon hampir sama, selain digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Desa. Dana Desa juga digunakan untuk membiayai program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa yang diprioritaskan antara lain:
1. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunanDesa;
2. Pengembangan kapasitas masyarakat Desa;
3. Pengembangan ketahanan masyarakat Desa;
4. Pengembangan sistem informasi Desa;
5. Dukungan pengelolaan kegiatan pelayanan sosial dasar di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, serta pemberdayaan masyarakat marginal dan anggota masyarakat Desa penyandang disabilitas;
6. Dukungan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, penanganan bencana alam serta penanganan kejadian luar biasa lainnya;
7. Dukungan permodalan dan pengelolaan usaha ekonomi produktif yang dikelola oleh BUMDesa dan/atau BUMDesa Bersama;
8. Dukungan pengelolaan usaha ekonomi oleh kelompok masyarakat, koperasi dan/atau lembaga ekonomi masyarakat Desa lainnya;
9. Pengembangan kerjasama antar Desa dan kerjasama Desa dengan pihakketiga; dan
10. Bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa lainnya yang sesuai dengan analisa kebutuhan Desa dan ditetapkan dalam Musyawarah Desa.

Namun mereka berbeda dalam pandangan penyampaian visi dan misi mereka di bidang hukum administrasai perbatasan desa Batusawar dengan desa tetangga terutama dengan desa TanjungDanau.

Maspar calon nomor urut 1 menekankan bahwa penyelesaian batas wilayah Batusawar dengan desa Tanjung Danau harus melibatkan semua pihak desa Batusawar. Sementara Andi Susanto calon nomor urut 2 menekankan bahwa warga desa Batusawar harus turun ke lokasi untuk menghadapi oknum Tanjung Danau.

Sedangkan Harmaein calon nomor urut 3 menyatakan tegas penegakan hukum batas wilayah administrasi desa Batusawar. Selama ini Pemerintah desa BatuSawar lemah dalam penegakan hukum batas wilayah administrasi desa.

"Jika saya diberi kesempatan menjabat Kepala desa BatuSawar periode 2018-2024, maka saya akan tegas, terutama batas dengan desa Tanjung Danau. Berdasarkan payung hukum, yaitusurat-surat dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, diantaranya yang ditandatangani oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Junaidi Rahmat tertanggal 12 September 2012 poin 1. Batas wilayah administrasi desa Batu Sawar dengan desa Tanjung Danau (pemekaran desa Morong), patok tugu batas desa yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2001 adalah syah dan disepakati oleh kedua belah pihak," ujar Harmaein.

Ditambahkannya, berdasarkan hal tersebut, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin jika terpilih menjadi Kepala Desa Batu Sawar, maka warga desa Batu Sawar tidak lagi merasa takut mengolah lahan desa Batu Sawar sendiri. Karna selama ini warga desa Batu Sawar sering diancam oleh segelintir oknum warga desa Tanjung Danau jika warga desa Batu Sawar mengolah lahan desa sendiri.

"Jika dalam rentang waktu tiga tahun dalam masa jabatan saya selaku Kepala Desa Batu Sawar masih juga warga desa Batu Sawar tidak bisa mengolah lahan desa sendiri dan masih diancam oleh segelintir oknum warga desa Tanjung Danau, maka dengan ketulusan hati dalam fikiran waras dan berbadan sehat tanpa ada paksaan dari pihak manapun juga, maka saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan saya selaku Kepala Desa Batu Sawar," tegasnya.

Misi Utama Harmaein selain masalah batas desa, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang sering disebut rehab rumah bagi warga Batu Sawar serta bantuan Rumah Layak Huni(RLH) juga bagi warga desa Batu sawar.

Selama ini program tersebut sudah berjalan, namun kita kurang mendapat perhatian. Nah jika Harmaein alias Naen terpilih maka program ini akan menjadi prioritasnya. Semua bantuan tersebut tidak ada pemotongan atau penyunatan dari desa seperti pernah terjadi di desa Batu sawar.(Tim)

Miswanto Ramaikan Bursa Calon Ketua PWI Dumai



DUMAI, Tribunriau- Jelang Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, pada awal Desember 2017 mendatang, bursa bakal calon ketua organisasi profesi wartawan ini mulai menggeliat. Salah satunya, Miswanto, jurnalis senior Kota Dumai yang bakal ikut berkompetisi maju menjadi Ketua PWI Kota Dumai.

Pria yang aktif di Harian Pagi Dumaipos ini digadang-gadang akan maju dalam bursa calon ketua PWI Dumai, yang dijadwalkan berlangsung 5 Desember 2017 mendatang.

Miswanto atau yang akrab disapa Kang Mis, sudah berkecimpung dalam berbagai organisasi dan aktif di dunia jurnalistik. Sebut saja ketua Poros Wartawan Dumai, Gabungan Wartawan Dumai dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Miswanto akan mengusung program ketenagakerjaan dan kesejahteraan. Dia bertekad akan mendatangi kantor media, terutama di Riau untuk mendesak koresponden dan kontributor digaji tetap sesuai Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengawasi eksekusinya.

Putra asli Kota Dumai ini juga mengusung misi memperjuangkan kebebasan Pers dan kebebasan berekspresi. Salah satunya melalui kampanye masif anti kriminalisasi jurnalis dan pemahaman mengenai UU ITE.

"Mengenai profesi jurnalis, saya ingin menggenjot pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW) agar semua anggota berkompeten di bidangnya. Khususnya di Kota Dumai," katanya, Rabu (29/11/17) dikutip dari laman cakaplah.com.

Kang Mis sapaan akrap pria kelahiran Dumai juga berharap dapat meningkatkan kapasitas anggota dengan cara pendidikan jurnalistik dan media baru di PWI secara bergiliran. "Hal ini tentu untuk mendorong daya saing anggota PWI di dunia pers," imbuhnya.

Wartawan yang akrab dengan topi blangkon ini juga bermaksud memfasilitasi organisasi, mendorong kemandirian sekretariat Kota Dumai dan fasilitas pendukung.

"Kegiatan PWI, perlu dibarengi dengan adanya pemerataan program. Di bidang promosi, pengurus PWI Dumai harus memiliki media atau website resmi PWI Dumai lahirnya efektivitas kampanye gerakan," tutur pria yang aktif di dunia jurnalistik sejak 13 tahun silam ini.

PWI Dumai, sambung Miswanto yang mengaku telah dapat 8 suara pendukung dari 20 suara pemilih ini perlu menstimulus lahirnya media alternatif yang dimotori anggota-anggota PWI untuk mengimbangi keberagaman informasi. "Maka dengan hal itulah saya siap maju dan perubahan itu bakal kita wujudkan," singkatnya.

Di sisi lain Yusril wartawan salah satu media online di Kota Dumai mengatakan, saat ini banyak tantangan yang dihadapi jurnalis di masa depan. Profesi ini menjadi semakin berat dengan banyaknya hoax dan fake news, apalagi penegakan etika juga masih jadi problem. Persoalan lain yang juga harus dijawab adalah soal kesejahteraan wartawan serta kekerasan yang masih terjadi, bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Maka, sebagai wartawan melihat sosok Miswanto dan program serta visi dan misinya ke depan sudah layak untuk memimpin wadah Persatuan Wartawan Indonesia di Kota Dumai. (ckc)

UKW IX PWI Riau Akan Diikuti 113 Peserta


PEKANBARU, Tribunriau- Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan IX (ke-9) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan diselenggarakan pada 15-16 Desember 2017 mendatang. Bagi calon peserta UKW diharapkan menyelesaikan administrasinya paling lambat 4 Desember 2017.

Sebagaimana dikatakan Ketua Panitia UKW IX PWI Provinsi Riau, H Novrizon Burman, pelaksanaan UKW angkatan ke-9 akan diadakan di Hotel Ameera, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.

"Jumlah peserta UKW IX sebanyak 113 orang. Bagi wartawan anggota PWI yang akan mengikuti UKW kita minta segera menyelesaikan persyaratannya ke panitia di sekretariat PWI Provinsi Riau Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru paling lambat tanggal 4 Desember 2017 atau bisa menghubungi Abdul Gafur di nomor 08127531635 dan Dona 085265904870," kata Novrizon.

Novrizon mengatakan, pada UKW angkatan ke-9 ini disiapkan 17 kelas terdiri dari jenjang Utama 4 kelas, Madya 3 kelas, dan Muda 10 kelas. Untuk jenjang Utama dikenakan biaya Rp1.000.000. Jenjang Madya Rp900.000 dan jenjang Muda Rp800.000. Peserta UKW juga diminta mempersiapkan diri dengan beberapa perlengkapan wajib seperti laptop dan flashdisk. Untuk penguji berasal dari Dewan Pers dan PWI Pusat.

Sebelumnya, Ketua PWI Provinsi Riau, H Zulmansyah Sekedang mengatakan, PWI Provinsi Riau kegiatan UKM ini selaras dengan program kerja Dewan Pers dalam meningkatkan kualitas insan wartawan. Menurut dia, perkembangan informasi yang disajikan ke masyarakat tidak terlepas dari peran wartawan.

Oleh karena itu, agar informasi yang beredar ke masyarakat semakin berkualitas, maka dibutuhkan peningkatan kualitas kerja para wartawannya. PWI, tegas dia, berkewajiban meningkatkan kualitas insan pers.

"Ini merupakan bagian dari tanggung jawab PWI terhadap bangsa dan negara,’’ ujar Zoom, panggilan akrab Zulmansyah Sekedang, Senin (13/11/2017), di Gedung PWI Provinsi Riau.

UKW, sebut dia, adalah bagian dari upaya sistematis dan terukur untuk menjaga profesionalitas dan kehormatan profesi wartawan.

Dengan demikian, papar Zulmansyah, UKW boleh disebut sebagai standar keprofesionalan wartawan. Terkait hal itu, sebutnya, PWI Provinsi Riau membuka kesempatan dan mengajak para wartawan di Kota Pekanbaru khususnya dan Provinsi Riau umumnya untuk mengikuti UKW. (rilis)

Koramil 07/Reteh Melaksanakan Donor Darah Dalam Rangka Hari Juang Kartika


INHIL, Tribunriau - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 Satuan TNI AD jajaran Kodim 0314/Inhil Koramil 07/Reteh bekerjasama dengan Rumah sakit Tengku Sulung Pulau Kijang menggelar kegiatan Bhakti Sosial, Donor Darah pada hari Rabu 29 November 2017 bertempat di Aula Kantor camat reteh jalan penjang kel pulau kijang

Kegiatan Donor Darah menjadi salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 . Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Koramil 07/Reteh bersama rumah sakit tengku sulung kec reteh panitia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Inhil. Dalam pelaksanaan donor darah ini diperoleh sebanyak 100 kantong darah. Selanjutnya darah tersebut akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Kab. inhil.

Disela-sela kegiatan donor darah saat ditemui wartawan Danramil 07/Reteh Kapten Arm Syahrul Effendi. P mengatakan bahwa, diadakannya kegiatan donor dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017, kegiatan ini merupakan program dari Komando Atas yang dilaksanakan diseluruh Indonesia.

“Selain kegiatan donor darah, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 juga akan diadakan kegiatan-kegiatan lain yaitu kegiatan karya bhakti, pengobatan massal, rehap rumah masyarakat, pembuatan jamban di kampung yang membutuhkan, penghijauan dan masih banyak kegiatan lainnya

Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian prajurit TNI-AD khususnya Koramil 07/Reteh  dan jajarannya kepada sesama. Selain untuk membantu sesama, donor darah juga mempunyai manfaat kesehatan bagi si pendonor, diantaranya yaitu dapat dilakukan pemeriksaan darah lengkap secara gratis dan meregenerasi sel darah merah yang sudah tua menjadi sel darah merah yang lebih muda secara alami.(Rls)

Kodim Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis da Paham Radikal

Written By Tribun Riau on Selasa, 28 November 2017 | 22.10


TEMBILAHAN, Tribunriau - Dalam rangka Mengantisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal,  Kodim 0314/Inhil melaksanakan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal, bertempat di Aula Grabhakti Makodim 0314/Inhil Jalan A. Yani Parit Kel. Tembilahan Kec. Tembilahan Hulu Kab. Inhil, Selasa (28/11).

Kegiatan pembinaan Balatkom dan Faham Radikal ini dihadiri oleh 160 orang peserta yang terdiri dari unsur TNI dan PNS Kodim 0314/Inhil, LVRI, Pepabri, FKPPI, PPM dan Ibu-Ibu anggota Persit serta anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0314/Inhil dengan Tema “ Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radikal, Prajurit TNI AD Senantiasa Waspada dan Mampu Mengambil Langkah Yang Tepat Dalam Mengamankan dan Menjaga Keselamatan Bangsa Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Dari Segala Bentuk Ancaman Terutama Bangkitnya Kembali Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal”.

Pemberi materi disampaikan oleh Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Suratno dan Kakesbangpol Kab. Inhil Drs. H. Aslimuddin.

Kasdim 0314/Inhil dalam sambutannya mengatakan bahwa kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal agar jangan sampai menyusup ke lingkungan keluarga kita termasuk ke dalam lingkungan militer dan Lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penyelenggaraan kegiatan Pembinaan antisipasi Balatkom dan Faham Radikal ini bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan Komunis gaya baru, dimana gerakan Komunis gaya baru telah banyak menyusup ke berbagai elemen masyarakat, dan perlu diingat bahwa Komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru.

Oleh karenanya, Kata Kasdim 0314/Inhil dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua prajurit dan komponen masyarakat tentang berbagai hal yang terkait dengan bangkitnya kembali Komunisme yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas Binter di lapangan guna terwujudnya tingkat kewaspadaan yang tinggi di kalangan prajurit serta masyarakat, sehingga tidak mudah terhasud dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh Komunisme.

"Kita selaku aparat Teritorial mampu memberikan wawasan terhadap masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh Faham Radikal serta mengajak masyarakat agar dalam mengantisipasi dan mewaspadai terhadap orang asing yang akan memasukan Ideologinya, sehingga nantinya akan diperoleh langkah, cara dan kesamaan dalam bertindak," papar Kasdim 0314/Inhil.(rls)

Kasrem 031/Wira Bima Hadiri Apel Siaga Bencana Banjir dan Longsor Provinsi Riau


PEKANBARU, Tribunriau – Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E., M.Si., M.Tr (Han) menghadiri Apel Siaga Bencana Banjir dan Longsor Provinsi Riau di halaman kantor Gubernur, Jl. Sudirman Pekanbaru, Selasa (28/11)

Apel siaga ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau dan juga dihadiri oleh unsur terkait seperti BPBD, TNI-Polri, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, Tagana dan Basarnas kabupaten/kota se-Riau serta instansi terkait lainnya.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi resiko banjir dan longsor karena Provinsi Riau saat ini memasuki musim hujan.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem 031/Wira Bima mengatakan pihak TNI siap membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi bencana alam akibat banjir dan tanah longsor.“Hal ini sesuai dengan tugas TNI salah satunya OMSP (operasi Militer Selain Perang) dalam membantu menangani terjadinya bencana alam”, Ujar Kasrem.(Rls/Penrem)

Pertamina Siap Jual LPG 3 Kg Non Subsidi

Written By Tribun Riau on Senin, 27 November 2017 | 22.09


JAKARTA, Tribunriau -  PT Pertamina akan meluncurkan produk baru elpiji 3 kg dengan warna pink dengan tulisan di badan tabung Bright Gas 3 Kg Non Subsidi. Saat ini perusahaan sedang melakukan uji coba pasar di kawasan DKI Jakarta.

External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita bilang, Pertamina belum akan meluncurkan produk baru tersebut dalam waktu dekat. "Belum, masih trail," ungkap Arya kepada KONTAN, Senin (27/11).

Dia mengatakan, biasanya nanti kalau trial sudah selesai baru bisa didapati resumenya. Sehingga belum bisa disimpulkan berapa harga yang akan dilempar ke pasar. "Kan baru uji coba, nanti aku update kalau sudah ada hasil uji cobanya," imbuh dia.

Sebelumnya Pertamina juga sudah meluncurkan produk elpiji dengan nama Bright Gas 5,5 kg berwarna pink. Pembelian perdana tabung Bright Gas 5,5 Kg berikut isi di SPBU dan Indomaret sebesar Rp 326.000 per tabung.

Seperti diketahui, Pertamina selama ini menjual LPG 3 kg subsidi berwarna hijau, namun karena pengawasannya tidak ketat banyak penjualannya yang tidak tepat sasaran. Untuk tahun 2017 subsidi untuk LPG melon itu sebesar Rp 22 triliun dan karena tak tepat sasaran bisa bengkak Rp 40 triliun, sedangkan tahun 2018 sebesar Rp 20 triliun.

Agar penyaluran subsidi LPG 3 kg tepat sasaran maka pola subsidi akan diubah menjadi subsidi orang, bukan barang lagi. Nanti ada sekitar 26,6 juta rumah tangga akan menerima subsidi LPG dalam bentuk kartu yang kemudian hanya orang yang pegang kartu yang bisa membeli.(Kontan.co.id)

Konferkot PWI Dumai Bakal Dihadiri Zulmansyah Sekedang


DUMAI, Tribunriau - Rencananya 5 Desember 2017 mendatang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai akan menggelar Konferensi kota (Konferkot).

Pengurus PWI Dumai sudah membentuk panitia untuk menggelar konferkot tersebut. Konferkot memiliki sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah memilih Ketua PWI Dumai yang segera habis masa jabatannya.

"Persiapan sudah mulai dilakukan, guna menyukseskan Konferensi Kota PWI Kota Dumai 2017," ujar Ketua PWI Dumai, Kambali.

Konferkot PWI Kota Dumai tersebut rencananya akan dihadiri Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dan Sekretaris PWI Riau Amril Jambak.

"InsyaAllah Ketua dan Sekretaris PWI Provinsi Riau akan menghadiri Konferkot PWI Dumai," kata Kambali.

Menurut Kambali, para pengurus bersama mempersiapkan ajang ini, pengurus sudah menggelar sejumlah rapat untuk membahas persiapan Konferensi Kota ini. Rencananya Konferkot ini bakal dilaksanakan di hotel ternama di Dumai.(tn)

Kasrem 031/Wira Bima Apresiasi Pawai Budaya Festival Lancang Kuning di Provinsi Riau


PEKANBARU, Tribunriau – Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E.,M.Si., M.Tr (Han) menghadiri pagelaran Pawai Budaya Festival Lancang Kuning Provinsi Riau, bertempat di Gedung Daerah, Jl. Diponegoro Pekanbaru, Senin (27/11).

Pawai budaya yang bertajuk “Festival Lancang Kuning” dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

Pawai budaya tersebut diikuti 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau  dan juga dihadiri 5 negara serumpun yang ikut berpartisipasi. Diantaranya, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singpura.

Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E.,M.Si., M.Tr (Han) sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, iven semacam ini harus terus didorong. Apa lagi iven ini dilengkapi dengan beberapa acara seminar-seminar yang mengundang pelaku budaya dan seniman dari berbagai negara yang punya kesamaan kebudayaan dengan Riau.

“Untuk itu mari terus lestarikan budaya melayu Riau sehingga Riau ini menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara”, ujar Kasrem.(rls)

"Katanya akan Dipanggil, Lurah Rimba Sekampung Dumai PHP?"



DUMAI, Tribunriau- Hingga kini, Senin (27/11/2017), salah seorang warga RT 11 Kelurahan Rimba Sekampung, Kota Dumai yang seharusnya menerima jatah beras miskin (raskin) belum dipanggil oleh pihak kelurahan.

Sebelumnya, Rabu (22/11/2017) kemarin, Lurah Rimba Sekampung, Royan mengatakan akan memanggil warga tersebut. Pihaknya akan bertanggung jawab terkait distribusi raskin yang diduga diselewengkan tersebut.

"Belum ada panggilan dari kelurahan, katanya mau dipanggil melalui RT, tapi sampai sekarang belum ada dapat informasi dari pihak RT," ujar Rahmi kepada Tribunriau.com, Senin (27/11/2017).

Dirinya juga merasa tidak yakin akan diperhatikan oleh pihak kelurahan, terlebih dalam kasus distribusi raskin ini. "PHP (pemberi harapan palsu,red) mungkin, tapi entah lah, kalo dipanggil bersyukur, ga dipanggil yah begitulah keadaan pemerintah sekarang," tambahnya.

Untuk diketahui, pengambilan raskin tersebut harus membawa kartu keluarga (KK) dan kartu kuning sebagai tanda terima, namun, warga RT 11 tersebut menyatakan jika pengambilan jatah raskinnya sudah diteken, padahal ia merasa belum pernah mengambil jatah raskin tersebut.

"Kartunya masih sama saya, belum ada diteken oleh pihak kelurahan sebagai bukti saya mengambil jatah tersebut," pungkasnya. (isk)

Galeri

Tajuk Rencana

Opini

INFO

Kami mengharapkan kerjasama masyarakat/instansi untuk dapat memberi masukan dan kritik yang membangun.
kirim ke tribunriau@gmail.com

Bagi anda yang memiliki bakat menulis dan ingin bergabung dengan kami, hubungi 0853 7655 7428 an. ISKANDAR atau 0812 7751 3879 Darwis JV (Pemimpin Redaksi)


Iklan Baris "GRATIS"





Aneka Sablon

Menerima order Undangan Nikah, Banner, Kalender, Merk/Papan Nama, dll.
Alamat: Jl. Nangka No.2 Dumai.






FILIA MOBIL
Showroom Jual Beli mobil bekas dan baru di Kota Dumai, Hubungi 0812 7751 3879




Rental Alat Berat

Menyediakan Excavator dan Dump Truck untuk pembuatan parit, steaking, land clearing serta menjual tanah timbun. Jl. Sudirman Kota Dumai. Hubungi: 08127595608




Pengadaan CCTV

Rumah/Gedung anda ingin dipasang CCTV? Harga cukup menarik dan untuk Kawasan Dumai. Hubungi 082384252992 a.n Firdaus





Pembuatan Aplikasi/Program

Anda ingin membuat aplikasi? untuk perkantoran ataupun pelengkap Skripsi, Hubungi 085376557428 an.Iskandar





 
Copyright © 2011. Tribun Riau :: Portal Berita Riau dan Nasional - All Rights Reserved