Headlines News :

Terbaru

Bank Riau dan PGN Siap Bantu Untuk Penghijauan Kota

Written By Tribun Riau on Selasa, 26 September 2017 | 21.12


DUMAI, Tribunriau - Dumai sebagai Kota Industri harus diimbangi dengan banyaknya penghijauan untuk mengurangi panasnya cuaca dan membuat kesan asri, tidak terkecuali penghijauan taman Kota.

Menurut Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS yang akrab disapa Zul AS, dari sekian banyak ruas jalan baru, hanya ada dua jalur yang sudah siap dibantu oleh Bank Riau dan PGN, selebihnya masih menunggu kontribusi perusahaan lainnya.

"Bank Riau sudah menyepakati membangun taman penghijauan di sepanjang jalan Sultan Syarif Kasim yang nilainya Rp 1 milyar dan PT. PGN membangun taman sebagian jalan Putri Tujuh dengan nilai Rp 400 juta. Masih banyak ruas jalan yang kita harapkan kontribusi dari perusahaan lainnya," ujar Walikota.

Disampaikan Zul As, untuk Jalan Sudirman diharapkan peran dari PT. PLN  (Persero), jalan putri tujuh kekurangan dari PGN bisa diselesaikan oleh Pertamina, begitu juga perusahaan lainnya. Walikota yakin, penghijauan taman di Dumai dapat terwujud dengan kebersamaan dan peran serta perusahaan.

"Pemko Dumai ingin penghijauan taman, masalah pengerjaan taman, ya silakan perusahaan yang bersangkutan untuk mengelolanya," kata Zul AS.

Upaya lain yang dilakukan Pemko Dumai adalah dengan mengajukan permohonan bibit untuk penghijauan kepada Dirjen Kehutanan RI.(R24/Tn)

Bujang Dara Riau 2017, Malam Grand Final sudah di Depan Mata

Written By Tribun Riau on Jumat, 22 September 2017 | 11.00

Finalis Bujang Dara Riau saat mengunjungi situs Candi Muara Takus 
di kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

PEKANBARU, Tribunriau - Prosesi pemilihan Bujang Dara Riau 2017 segera memasuki babak akhir dan pemenangnya akan ditentukan pada malam grand final Bujang Dara Riau tahun 2017, Jumat (22/9). Acara yang terbuka untuk umum itu akan dilangsungkan di SKA Co Ex Pekanbaru, Pukul 19.00 WIB.

Sebelumnya, 25 pasang finalis mengunjungi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Balai Serindit, Minggu (17/9) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Riau menyampaikan bahwa para finalis tak hanya berperan sebagai duta, namun lebih jauh menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Pemilihan Bujang Dara bukan sebatas seremonia belaka, melainkan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur melayu secara lebih meluas lagi. Gubernur juga menyampaikan tentang besarnya potensi pariwisata Bumi Lancang Kuning.

"Diperlukan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif dalam membangun kepariwisataan yang kuat dan berkarakter. Ketika kita memilih budaya sebagai basis pengembangan maka pariwisata yang hendak ditumbuhkan sejalan dengan kultur melayu," ujar Gubri.

Gubri berharap tidak hanya pemenang, namun seluruh finalis berperan aktif dalam upaya merindangkan dunia kepariwisataan dan kebudayaan. Menjadi agen dalam memacu perubahan.

Selain Gubernur Riau beserta istri, malam grand final akan dihadiri petinggi dan jajaran Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata RI, Esthy Reko Astuti, Duta Pariwisata Indonesia, Azka (Putra Generasi Pesona Indonesia) dan Indah (Putri Agro Wisata Indonesia).

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman mengabarkan soal naiknya standar kompetensi Bujang Dara 2017 dibanding tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan terdahulu proses seleksi hanya perwakilan dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.

"Saat ini persaingan lebih ketat bahkan mulai dari audisi yang sangat terbuka semisal sudah melibatkan peserta melalui jalur umum dan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berstandar nasional. Peserta seleksi jalur umum dibuka secara luas untuk seluruh putra-putri Riau yang memenuhi kriteria seleksi," jelas Fahmizal Usman.

Tahapan seleksi yang relatif jauh lebih ketat itulah yang kemudian menjaring 25 pasang finalis. 12 pasang utusan dari Kabupaten dan Kota serta ditambah 13 pasang melalui jalur seleksi umum.

"Seleksi peserta melalui dua jalur itu memungkinkan kuota untuk kuris finalis bertambah. Menjadi lebih banyak sehingga seleksi Bujang Dara 2017 makin kompetitif. Langkah ini juga bertujuan memperbanyak duta wisata yang dapat diberdayakan dalam upaya memajukan pariwisata Riau," ujarnya.

Menjelang malam grand final keseluruhan finalis masih mengikuti karantina. Sebelumnya mereka telah beroleh pembekalan pariwisata Riau, kultur melayu, public speaking, kepribadian, kepedulian sosial sampai pelatihan disiplin yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) sampai materi tentang bahaya narkoba dari BNN.

Acara grand final Bujang Dara Riau tahun 2017 yang dikemas bernuansa melayu, juga menghadirkan Mulan Jameela, Micky AFI, Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI) dan David Flamenco. Warga yang ingin menyaksikan rangkaian pagelaran malam grand final via video streaming dapat mengakses http://streaming.riau.go.id.(rls/Tn)

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, HM Harris Salurkan Bantuan Baznas 300 Juta


PANGKALAN KERINCI, Tribunriau - Bupati HM Harris menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, di lapangan Publik Kreatif Pangkalan Kerinci, Kamis (21/09) malam. Penceramah dalam Tabligh Akbar ini adalah Ust Nur Fadillah Yusuf (Ustad TILE) dari Jakarta.

Turut mendampingi Bupati HM Harris, Wakil Bupati Drs H Zardewan, Ketua DPRD H Nasaruddin SH MH, perwakilan Polres Pelalawan Kabag Sumda, Perwakilan Dandim KPR 0313 Sekda T Muhklis, OPD dan jajaran pejabat Pemda Pelalawan, Tokoh Masyarakat.

Sebelum memberikan sambutan, Bupati HM Harris menyalurkan bantuan Baznas 300 juta yang merupakan bantuan konsumtif dan produktif kepada masyarakat miskin.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kondisi Dana APBD saat ini cukup menurun drastis, namun pembangunan harus tetap jalan. Diharapkan kebersamaan agar tetap kondusif melanjutkan Pembangunan. "Tahun 2006 Kabupaten Pelalawan dikatakan tertinggal secara nasional. Namun berkat kebersamaan serta semangat dapat dilewati menjadi daerah yang diperhitungkan dan dapat berbagai Prestasi. Ini karena kebersamaan dan kerjasama semua pihak, bukan karena Bupati," kata HM Harris.

Ustad Tile panggilan Ustad Nur Fadillah Yusuf memberikan ceramah dengan penuh kesejukan dan humor. Dalam ceramahnya, Ustad menjelaskan Tahun Baru Islam 1 Muharram adalah memperingati Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Yang dibangun Ahlak moral hijrah dari tidak baik kearah yang lebih baik. "Ilmu membuat kita mudah, Seni membuat indah dan Agama membuat hidup jadi terarah. Islam telah mengatur semua sendi kehidupan. Jadi kita bangga sebagai penganutnya," ujar Ustad.(Tn)

H Wan Thamrin Hasyim Pimpin Upacara Harhubnas 2017

Written By Tribun Riau on Senin, 18 September 2017 | 11.15

 
Wagubri H Wan Thamrin Hasyim memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari 
Perhubungan Nasional Tahun 2017 di Halaman Kantor Gubernur


PEKANBARU, Tribunriau - Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2017, Senin (18/9), di Halaman Kantor Gubernur Riau.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2017 ini mengangkat tema ”Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2017 Kita Tingkatkan Soliditas, Sinergitas Dan Kerja Bersama Dalam Mewujudkan Transportasi Yang Andal, Berdaya Saing, Dan Memberikan Nilai Tambah”.

Dalam sambutan tertulis Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang dibacakan Wakil Gubernur Riau menyebutkan bahwa, Kementerian perhubungan selaku regulator, memiliki peranan yang cukup krusial dalam mendukung roda perekonomian, memperlancar mobilisasi penduduk, arus barang, serta konektivitas antar daerah.

"Untuk itu, pembangunan sektor transportasi harus mampu menjamin konektivitas dan aksesibilitas ke seluruh wilayah di indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote," ungkapnya.

Menhub juga menambahkan, saat ini tantangan pembangunan sektor transportasi semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Untuk menjawab tantangan tersebut, kita dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi melalui perubahan pola kerja baru yang lebih efektif dan efesien, dengan menciptakan sistem transportasi yang andal, SDM yang kompeten, serta sarana dan prasaran yang baik.

Dalam rangka memperingati Harhubnas itu, sebelumnya Dinas Perhubungan Riau bersama Jasa Raharja Cabang Riau juga sempat mengadakan bakti sosial berupa donor darah.

Donor darah itu sendiri diikuti oleh pegawai Dinas Perhubungan, pihak Jasa Raharja, perwakilan taksi dan masyarakat.(HR/Tn)

Simpan Sabu, Warga Medang Kampai Diamankan Polres Dumai



DUMAI, Tribunriau - Jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan 6 paket sabu-sabu dan menangkap dua orang, MU (57) dan IN (35), di Jalan Mat Dun Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai, Minggu (17/9).

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat ada yang memiliki narkoba jenis sabu-sabu, pada hari Jumat (15/9/17).
Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai yang dipimpin oleh KBO sat narkoba Polres Dumai Iptu Nur Rahim SIK, pada Minggu (17/9) melakukan penyelidikan di lokasi dimaksud dan melakukan penggerebekan serta penggeledahan dirumah kos.

Hasil penggeledahan ditemukan 6 paket kecil yang berisikan narkotika jenis sabu dan Barang Bukti yang lain serta penangkapan 2 tersangka. Semua barang bukti dan tersangka dibawa ke Mapolres Dumai guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.(Tn)

Menteri Perindustrian Resmikan Pabrik Oleokimia Milik Sinar Mas Cepsa di Dumai

Written By Tribun Riau on Kamis, 14 September 2017 | 20.06


DUMAI, Tribunriau - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meresmikan PT Energi Sejahtera Mas, pabrik oleokimia yang dikelola Sinar Mas Cepsa di Kawasan Industri Lubuk Gaung Kota Dumai, Kamis (14/9/17).

Sinar Mas Cepsa adalah perusahaan patungan antara Sinar Mas Agribusiness and Food yang tidak lain adalah perusahaan kelapa sawit terbesar kedua di dunia dan Cepsa yaitu perusahaan energi terpadu dan terkemuka yang berpusat di Madrid, Spanyol. Cepsa dikenal sebagai pemimpin di dunia dalam produksi alkilbenzena linier (LAB) yang digunakan untuk membuat deterjen berbahan dasar organik yang dapat terurai (biodegradable).

Pabrik yang dibangun selama dua tahun dengan nilai investasi senilai 300 juta Euro atau setara Rp 4,77 triliun ini akan memproduksi alkohol lemak (fatty alcohol) dari minyak inti sawit. Fatty alcohol digunakan sebagai bahan utama pembuatan produk sehari-hari seperti bahan pembersih rumah tangga dan produk perawatan pribadi yang memiliki pangsa pasar di kawasan Asia, Eropa Timur dan Eropa Barat.

Peresmian pabrik ini dihadiri juga  CEO Cepsa Pedro Miro dan Menteri Energi Uni Emirat Arab H.E. Suhail Al Mazrouei, Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food Franky O. Widjaja, CEO Sinar Mas CEPSA Kung Chee Wan, Dubes Spanyol untuk Indonesia, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wali Kota Dumai Zulkifli As, Bupati Rokan Hilir Suyatno dan sejumlah unsur pimpinan daerah Provinsi Riau dan Kota Dumai.

"Usaha patungan ini diciptakan dengan visi untuk menjadi produsen alkohol lemak berbasis nabati serta turunannya yang terdepan dengan skala global dan dengan pasokan bahan baku yang berkelanjutan. Integrasi vertikal Sinar Mas Cepsa dan peluncuran pabrik di Dumai ini merupakan langkah penting yang kami lakukan untuk mencapai visi ini. Melalui usaha patungan ini kami dapat meningkatkan nilai tambah bagi produk turunan kelapa sawit dan terus mencipatakan lapangan kerja di Indonesia," kata Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, Franky Widjaja.

Sementara itu, CEO Cepsa Pedro Miro mengatakan, perusahaannya memiliki portofolio yang luas khususnya untuk industri kimia. Menambah rantai nilai alkohol lemak berbasis nabati merupakan cara terbaru perusahaan dalam rencana internasionalisasi.

"Divisi kimia Cepsa adalah kunci utama dalam strategi pertumbuhan kami dan sangatlah penting bagi kami untuk bermitra dengan para ahli dalam bidangnya yang terpercaya dan bereputasi baik," timpalnya.

CEO Sinar Mas Cepsa, Kung Chee Whan berpendapat, Cepsa memang ingin memperluas portofolio petrokimia dengan produk berbasis nabati. Oleh karena itu, perusahaan akhirnya bermitra dengan Sinar Mas Agribusiness and Food yang dikenal sebagai salah satu produsen kelapa sawit terkenal di dunia. Bentuk kemitraan yang menggabungkan kekuatan dari kedua sisi terlihat dari pabrik ini.

Peluncuran pabrik di Dumai ini merupakan langkah penting untuk mencapai visi perusahaan menjadi produsen alkohol lemak berbasis nabati terdepan dan dapat meningkatkan nilai tambah bagi turunan kelapa sawit serta menciptakan lapangan kerja baru di Riau khususnya dan Indonesia umumnya.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 160.000 metrik ton alkohol lemak pertahun dan secara langsung menyerap lapangan pekerjaan sebanyak 300 orang. Selain itu, pabrik ini juga sebagai salah satu dukungan pertumbuhan industri bahan kimia di Indonesia melalui transfer pengetahuan serta penerapan teknologi terdepan dalam memproduksi alkohol lemak dari bahan baku nabati yang berkelanjutan.

"Kita juga memiliki area tanam dengan total luas nasional mencapai lebih 480 ribu hektare dan menciptakan lapangan kerja 170.700 tenaga kerja indonesia," kata CEO Cepsa Pedro Mino.

Pabrik di Dumai ini sepenuhnya telah beroperasi secara mandiri dan menghasilkan listrik, mengolah limbah dan mengelola logistik sendiri, berlokasi strategis dan kilang minyak telah sertifikasi RSPO.(Tn)

Festival Kelapa Internasional 2017 Digelar Di Inhil Riau

Written By Tribun Riau on Senin, 11 September 2017 | 04.23

Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman memberikan sambutan saat hadiri seminar Kelapa Internasional 
dalam rangka hari kelapa Internasional di tembilahan kab Inhil.


TEMBILAHAN, Tribunriau - Perayaan Hari Kelapa Dunia (World Coconut Day) merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal 2 September oleh negara-negara penghasil Kelapa di dunia, termasuk Indonesia. Tanggal tersebut merupakan hari berdirinya Asian and Pacific Coconut Comunity (APCC), Lembaga Pemerintah Negara Penghasil kelapa didunia yang saat ini beranggotakan 18 negara.

Sabtu (9/9/2017), bertempat di Lapangan taman kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau menjadi pusat perayaan hari kelapa Dunia tahun 2017 dengan penyelenggaraan event akbar bertajuk “Festival Kelapa Internasional“. Acara ini dihadiri oleh Menteri pertanian yang diwakili Dirjend Perkebunan dan Holtikulutra, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, Ketua Badan Restorasi Gambut RI Nasir Foead, Dirjen Perkebunan Ir Bambang, Direktur Eksekutif Asian Pacific Coconut Comunity (APCC) Dr. Uron N. Salum, Gubernur Nangroe Aceh Darusalam (NAD), Gubernur Bengkulu, Bupati Banyuasin SA Supriono, Bupati Gorontalo, serta Asisten Direktur Asian Pacific Coconut Comunity (APCC)  dan beberapa perwakilan negara negara sahabat penghasil kelapa.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dalam sambutanya mengatakan, sekitar 80% penduduk Kabupaten Indragiri Hilir menggantungkan penghidupannya dari Kelapa, dengan luas Kebun Kelapa Dalam 392.752 Ha dan Kelapa Hibrida 71.519 Ha sehingga total luasan kebun kelapa 464.271 Ha, sekitar 12,78% dari Luasan perkebunan kelapa nasional. Namun saat ini sebagian kebun kelapa tengah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya perkebunan kelapa yang sudah tidak produktif.

"Masih banyaknya kelapa berusia tua, sekitar 60% di atas usia 40 tahun atau sudah tidak produktif, dikarenakan replanting berjalan tersendat dan lamban, bahkan banyak perkebunan beralih fungsi. Selain itu tantangan pemerintah adalah mengembangkan industri pengolahan secara terpadu," kata Gubri.

Gubri mengharapkan semua pihak yang terkait atau Stakeholder, dalam hal ini Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Menteri Koordinator Perekonomian dan lembaga Keuangan Nasional dapat terlibat dalam industri kebun kelapa rakyat dan perbaikan tata niaga.

Menurutnya hal ini harus dilakukan guna meningkatkan pendapatan petani, serta memberikan harga yang baik bagi petani kelapa dan juga memberi pendampingan petani kelapa untuk meningkatkan produksinya, serta mendorong replanting (peremajaan) secara nasional, dan meningkatkan volume ekspor buah kelapa rakyat.

"Festival Kelapa Internasional 2017 yang dihelat saat ini merupakan suatu anugerah dan kebanggaan bagi Kabupaten Indragiri Hilir yang ditunjuk sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan sentra budi daya Perkebunan Kelapa yang tersebar di seluruh Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Gubri.

Kita ketahui kelapa telah dikenal masyarakat sebagai tanaman multifungsi, mengingat hampir seluruh bagian tanamannya, dari daun hingga akar dapat dimanfaatkan, sehingga kelapa memberi banyak manfaat sebagai sumber penghidupan. Tidak heran jika di berbagai daerah, tanaman kelapa sering disebut sebagai pohon kehidupan, serta tanaman serba bermanfaat.(Tn)

Sempana HUT TNI, Targetkan Dua Ribu Peserta Pertandingan Menembak

Written By Tribun Riau on Minggu, 10 September 2017 | 22.01

Acara syukuran sempena Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M, 
di Makodim Dumai, Minggu (10/9).


DUMAI, Tribunriau - Sempana HUT ke-72 TNI yang puncaknya pada 5 Oktober, pihak Dandim 0320 Dumai sudah melakukan berbagai kegiatan. Juga bakal digelar pertandingan menembak terbesar di Indonesia dengan total hadiah Rp75 juta dan sepeda motor. Untuk pertandingan menembak ini ditargetkan 2 ribu peserta se Indonesia.

Hal itu disampaikan Dandim 0320 Dumai Letkol Kav Rendra Siagian, disela-sela acara syukuran Hari Raya Idul Adha, di Makodim Dumai, Minggu (10/9). Dandim juga mengatakan, untuk pertandingan menembak sudah banyak daerah yang menkonfirmasi keikutsertaannya.

"Kegiatan menembak ini akan dilaksanakan pada 23 dan 24 September 2017 dan kami berkomitmen pertandingan ini dibuat paling meriah dan besar, kalau selama ini hadiah paling tinggi itu Rp40 juta. Di Dumai kami menyediakan dua kalilipatnya dan juga ada sepeda motor, setakat ini memang sudah beberapa daerah menkonfirmasi keikutsertaannya, seperti Medan, Aceh, Jambi, Jawa, Pelalawan, Batam dan daerah lain," ujar Dandim.

Untuk pertandingan menembak yang melibatkan Perbakin Dumai dan Provinsi Riau untuk penjuriannya, akan di pertandingkan 8 nomor ada untuk junior dan senior. "Untuk juri dari perbakin provinsi dan Dumai, kami sudah komitmen ini pertandingan sportifitas  tidak mau rekayasa hasil siapa yang berkemampuan itu juaranya, untuk peserta terbuka untuk umum," jelas Dandim.

Dan dalam rangkaian kegiatan puncak peringatan HUT ke-72 TNI pada 5 Oktober, sudah digelar acara lomba tarian dan lagu melayu, dan tanggal  15 september akan diadakan sepak bola antar pelajar SMA memperebutkan piala bergilir Dandim 0320 Dumai Cup dan penyelenggaraan tahun ini sudah yang ke tiga kalinya.

Berbagai kegiatan dan even diadakan, kata Dandim adalah untuk mengangkat nama Dumai di Indonesia, dengan potensi yang luar biasa tanpa adanya promosi terhadap Dumai maka daerah ini tidak banyak dikenal di luar.

"Saya bertugas sudah lebih 1,6 tahun, berharap ketika pindah tugas dapat meninggalkan Dumai dengan peninggalan yang positif. Salah satunya menggiatkan kegiatan yang memunculkan nama Dumai," jelasnya.

Gas 3 Kg Kembali Langka

Written By Tribun Riau on Rabu, 06 September 2017 | 15.14


DUMAI, Tribunriau - Saat menjelang hari raya idul adha kemaren hingga hari ini warga Dumai kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 kg.

Iwan warga Pangkalan Sesai mengaku sudah keliling di kedai pengecer maupun di agen yang ada di Pangkalan Sesai hasilnya nihil, tidak ditemukan gas bersubsidi 3 kg. "Sudah keliling kesana kemari, namun gas elpiji 3 kg tidak ada yang jual," ujarnya.

Pantauan tribunriau di lapangan, agen gas dan pengecer di Pangkalan Sesai tidak memiliki stok gas 3 kg. Bu Nur, pengecer di jalan nelayan darat mengaku gas telah kosong sejak sepekan ini.

"Kabarnya gas subsidi 3 kg tidak ada lagi, dan akan beredar gas non subsidi tabung 5 kg warna merah. Itu kabar  yang saya dapat," ujar Bu Nur.

Jika benar subsidi gas 3 kg ini dicabut tentu sangat menyulitkan masyarakat Dumai, pasalnya peralihan gas elpiji ini belum begitu lama berjalan. Dahulu masyarakat memakai minyak tanah bersubsidi dan subsidi minyak tanah dicabut, diganti dengan subsidi gas elpiji 3 kg.

Apakah mungkin program konversi gas elpiji yang baru berjalan beberapa tahun, dan masyarakat baru mulai terbiasa dengan pemakaian gas elpiji ini juga akan dicabut subsidinya, jelas masyarakat akan kembali memerlukan biaya lebih untuk urusan bahan bakar rumah tangga. Beban masyarakat akan bertambah dalam ekonomi yang makin sulit.(Tn)

Fraksi PAN DPRD Pelalawan Kembalikan Mobdis Lebih Awal


PANGKALAN KERINCI, Tribunriau - Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang penarikan dan pengembalian fasilitas Mobil Dinas yang dibiayai dari APBD, Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pelalawan mengembalikan Mobil Dinasnya kepada Sekretariat Dewan (Sekwan) yang diterima langsung oleh Kabag Umum Sekwan DPRD Kabupaten Pelalawan, Ferry Fisda Bimo SE, M.Si, Selasa (5/9), di halaman Parkir Kantor DPRD Pelalawan.

6 kunci kontak dan 6 lembar STNK Mobil Dinas ini diserahkan kepada Kabag Umum Sekwan oleh Ketua Fraksi PAN, Nazaruddin Arnaz. Mobil Dinas yang dikembalikan dengan Nomor Polisi BM 1084 C, BM 1082 C, BM 1108 C, BM 1107 C, BM 1091 C dan BM 1006 C.

Kabag Umum Sekwan, Ferry Fisda Bimo SE, M.Si, mengatakan Pihaknya memberikan apresiasi kepada Fraksi PAN yang lebih awal menyerahkan Mobil Dinasnya sesuai amanat PP No. 18 tahun 2017. "Kita patut memberikan apresiasi kepada Fraksi PAN yang telah awal mengbalikan Mobdisnya kepada Sekwan. Walaupun Perda kita masih dalam proses verifikasi dan belum turun dari Gubernur. Namun, Fraksi PAN sudah langsung menyambut PP No.18 itu dengan mengembalikan Mobil Dinasnya kesekwan," ujarnya.

Ferry Fisda juga menerangkan bahwa target Sekretariat Dewan akan melakukan penarikan seluruh Mobil Dinas Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, selambat-lambatnya 1-2 bulan terhitung dari hari ini, setelah Fraksi PAN menyerahkan 6 unit Mobil Dinasnya kepada kita. "Penarikan seluruh kendaraan Mobil Dinas Anggota DPRD Pelalawan ini dengan target 1-2 bulan sesuai amanat PP No. 18 tahun 2017," katanya.

Ketua Fraksi PAN, Nazaruddin Arnaz, mengatakan pengembalian fasilitas Mobil Dinas Dewan merupakan peraturan PP No. 18 tahun 2017. "Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017 tentang penarikan dan pengembalian Mobil Dinas Anggota Dewan harus dijunjung Tinggi karena hal itu merupakan peraturan pemerintah yang tidak bisa diabaikan," kata Nazaruddin.(dtl/tn)

PWI-BRK Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Wartawan


PEKANBARU, Tribunriau - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Bank Riau Kepri (BRK), Selasa (5/9). Dalam pertemuan di gedung BRK Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru itu, PWI Provinsi Riau dan BRK sepakat menjalin kerja sama salah satunya meningkatkan kompetensi wartawan.

Pertemuan silaturrahmi tersebut dihadiri Ketua PWI Provinsi Riau, H Zulmansyah Sekedang, Sekretaris PWI, Amril, Bendahara, Oberlin Marbun dan sejumlah pengurus PWI Riau. Sementara dari BRK, PWI Riau disambut langsung Direktur Utama (Dirut), DR Irvandi Gustari, beberapa pejabat direksi BRK dan Pemimpin Desk Corporate Secretary BRK, Winovri.

Ketua PWI Provinsi Riau, H Zulmansyah Sekedang mengatakan, maksud kedatangan beberapa pengurus PWI Riau ke BRK ini adalah untuk menjalin silaturrahmi sekaligus mensinergikan sejumlah program PWI dengan BRK.

"Salah satu program kegiatan yang ada di PWI Riau adalah melaksanakan uji kompetensi wartawan atau biasa disebut UKW. Kami berharap dengan adanya program itu, BRK bisa menjadi mitra kerja PWI dalam meningkatkan kompetensi wartawan," katanya.


Zulmansyah juga memperkenalkan beberapa pengurus PWI Provinsi Riau yang baru dilantik oleh Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Riau, bulan Agustus 2017 lalu.

Zulmansyah  berharap kepada BRK  membuat semacam pelatihan perbankan bagi awak media massa sehingga wartawan terutama yang melakukan tugas peliputan jurnalistik di BRK bisa memahami dunia perbankan dan menulis berbagai istilah perbankan dengan baik dan benar.

Dirut BRK, DR Irvandi Gustari mengatakan, BRK menyambut baik kedatangan dan program kegiatan PWI Provinsi Riau. Irvandi menyebutkan kerja sama dengan wartawan ini jelas sangat membantu kinerja BRK. Karena itu, tidak ada salahnya sejumlah kegiatan PWI bisa disinergikan dengan BRK.

"Memang ada sedikit perubahan. Jika selama ini BRK mengurus dana pemerintah daerah hampir 80 persen, umum 20 persen, namun saat ini dana pemerintah daerah yang kita kelola hanya 20 persen, umum 80 persen. Karena itulah BRK bekerja keras untuk memajukan bank ini. Jika BRK maju, mitra kerja BRK seperti PWI Riau juga akan maju, dan Provinsi Riau pun otomatis akan lebih berkembang dan maju," ujar Irvandi.

Pihaknya siap dikritik oleh rekan-rekan wartawan di PWI. "Karena kami juga butuh dikritik biar kami bisa memperbaikinya. Dan BRK mohon dukungan dan doa agar bisa lebih berkembang ke depannya," kata Irvandi.(rls/tn)

Warga Rohil dan 10 Ton Kayu Olahan Jenis Meranti Diamankan Polres Dumai

Written By Tribun Riau on Senin, 04 September 2017 | 11.25


DUMAI, Tribunriau - Jajaran Polsek Sungai Sembilan Kota Dumai berhasil mengamankan kayu olahan jenis Meranti sebanyak 10 ton yang tidak dilengkapi dokumen resmi, dan satu unit Tongkang merk Rizki, serta MA (42) tahun, Warga Kabupaten Rohil sebagai pembawa kayu tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting menjelaskan, pada Rabu tanggal 30 Agustus 2017 sekitar pukul 14.00 Wib pelapor dan saksi yang merupakan anggota Polri, mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Sungai Teluk Dalam RT 08 Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sei Sembilan, ada satu unit kapal tongkang hendak menarik kayu olahan yang sudah dirakit oleh pemiliknya MA.

Setelah mendapatkan informasi tersebut pelapor bersama saksi langsung berangkat menuju Sungai Teluk Dalam  dan sekira pukul 19.00 Wib pelapor bersama saksi langsung melakukan penangkapan terhadap MA dan menyita barang bukti berupa satu unit kapal tongkang merk KM Rizki, serta 10 ton kayu olahan jenis meranti.

Kapolres mengatakan, pengamanan MA bersama barang bukti karena terkait tindak pidana mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi bersama-sama dengan surat keterangan hasil hutan. Ini melanggar Pasal, 78 ayat (7) UU RI No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pelaku bisa diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah).

Selanjutnya MA dan barang bukti dibawa ke Polsek Sei Sembilan guna di proses lebih lanjut.(Tn)

Wujud Peduli dan Rasa Cinta, MPC PP Batam Bagikan Daging Kurban

Written By Tribun Riau on Minggu, 03 September 2017 | 22.20

 

BATAM, Tribunriau - Dalam rangka Idul Adha 1438 H/2017 M, MPC Pemuda Pancasila Batam yang dipimpin Syafrizal Ganti Sitorus mengadakan kurban dengan memotong 2 ekor lembu dan 2 ekor kambing di Kantor Sekretariat Pemuda Pancasila (PP), kompleks Ruko Angrek Sai Commersial Batam centre, Jumat (1/9/2017), yang dihadiri Sekretaris MPC Sutarnanto, RT Ibrahim koto dan RW Wawan Koswara.

Sapi dan Kambing  dipotong secara gotong royong dengan rasa kekeluargaan dan penuh semangat oleh anggota PP seluruh PAC dan anggota Koti. Daging kurban tersebut dibagikan kepada seluruh anggota PP dan juga kepada masyarakat sekitarnya.

Ketua PP MPC Batam Syafrizal Ganti Sitorus, mengatakan kegiatan ini merupakan kepedulian PP kepada masyarakat. "Ini adalah kepedulian dan rasa cinta kita kepada masyarakat Batam, khususnya yang berada di lingkungan Sekretariat Pemuda Pancasila (PP) Batam. Saling berbagi diantara kita dalam acara kurban ini semoga mendapat berkah dari Allah SAW," ujarnya kepada tribunriau.com.

Masyarakat dan seluruh anggota PP Batam kelihatan sangat senang dan gembira mendapatkan daging kurban ini.

Ketua Panitia Kurban, Ibu Lina Candra Dipangkar, berterima kasih kepada semua panitia yang sudah bekerjasama sehingga acara ini terlaksana dengan baik.(Pilian)

Galeri

Tajuk Rencana

Opini

INFO

Kami mengharapkan kerjasama masyarakat/instansi untuk dapat memberi masukan dan kritik yang membangun.
kirim ke tribunriau@gmail.com

Bagi anda yang memiliki bakat menulis dan ingin bergabung dengan kami, hubungi 0853 7655 7428 an. ISKANDAR atau 0812 7751 3879 Darwis JV (Pemimpin Redaksi)


Iklan Baris "GRATIS"





Aneka Sablon

Menerima order Undangan Nikah, Banner, Kalender, Merk/Papan Nama, dll.
Alamat: Jl. Nangka No.2 Dumai.






FILIA MOBIL
Showroom Jual Beli mobil bekas dan baru di Kota Dumai, Hubungi 0812 7751 3879




Rental Alat Berat

Menyediakan Excavator dan Dump Truck untuk pembuatan parit, steaking, land clearing serta menjual tanah timbun. Jl. Sudirman Kota Dumai. Hubungi: 08127595608




Pengadaan CCTV

Rumah/Gedung anda ingin dipasang CCTV? Harga cukup menarik dan untuk Kawasan Dumai. Hubungi 082384252992 a.n Firdaus





Pembuatan Aplikasi/Program

Anda ingin membuat aplikasi? untuk perkantoran ataupun pelengkap Skripsi, Hubungi 085376557428 an.Iskandar





 
Copyright © 2011. Tribun Riau :: Portal Berita Riau dan Nasional - All Rights Reserved